
Azalea pun menghapus Aur matanya, "jadi sekarang tuan Adi Fernandes, saya dan anda tak ada hubungan apapun, dengan tambahan uang ini," kata wanita itu memberikan cek pada pak Sam.
Dan dengan sopan pak Sam menaruh cek itu di Meha bersama semua hadiah.
Kini mereka pergi dari rumah itu, dan Azalea terus mengusap air matanya yang jatuh membasahi pipinya.
"Nyonya, tuan meminta saya membawa anda ke kantor, apa boleh," tanya asisten Ferdi dengan sopan.
"Baiklah, tapi sebelum itu kita berhenti di toko kue karena aku ingin membeli kue ulang tahun, karena hari ini adalah hari ulang tahun ku dan Andreas,"kata Azalea dengan lirih.
Pak Sam dan asisten Ferdi sebenarnya ingin mengucapkan selamat, tapi mereka menahan diri karena tau jika tuan besar mereka sudah menyiapkan pesta yang sangat meriah.
Azalea turun dari mobil dan memilih kue yang terbuat dari kacang, ya semenjak hamil dia menyukai makanan manis dan rasa kacang yang kuat.
"Apa boleh kaku bayar dulu asisten Ferdi, karena uang ku habis setelah memberikan semuanya pada keluarga itu," kata Azalea tersenyum.
"Nyonya tau, kartu yang nyonya miliki bisa membeli segalanya, kalau hanya kue ini lebih dari cukup," kata asisten Ferdi yang merasa aneh.
"Ah kartu kredit hitam ini, aku tak ingin notifikasinya masuk ke ponsel suamiku, jadi bisa aku minta tolong," kata Azalea pada pria itu lagi.
__ADS_1
"Baik nyonya," jawab Ferdi
Setelah membeli kue, mereka pun berangkat perusahaan tempat kerja dari Andreas.
Tampaknya asisten Lucki ada di mejanya, asisten Ferdi mengetuk tiga kali kemudian mendorong pintu besar itu untuk mempersilahkan wanita cantik itu masuk.
"Tuan nyonya ada di sini," kata asisten Ferdi yang terpaku melihat hal itu.
Azalea yang dari tadi membawa kuenya sendiri, karena tak ingin merepotkan pun, menjatuhkannya ke lantai begitu saja.
"men-ji-jik-kan...." kata Azalea yang langsung berlari pergi.
Suaminya bisa-bisanya berciuman dengan asistennya yang memang berpakaian minim dan menggoda di banding istrinya yang sedang hamil tua.
Hati istri mana yang tak hancur melihat suaminya sedang bermesraan dengan wanita di ruang kerja seperti ini.
Suami yang selalu tersenyum dan bersikap manis padanya, ternyata memilih bermain api dengan sekertaris cantiknya.
"Bukan salahku jika aku jelek saat ini, karena aku sedang hamil..." kata Azalea sambil berlari meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Bahkan semua panik melihat Azalea yang lari begitu saja, dan tak ada yang bisa menahannya.
Andreas yang mendengar suara istrinya menoleh dan terkejut melihat sosok wanita yang sudah menemaninya beberapa tahun ini, meneteskan air mata kesedihan.
"Azalea!!" teriaknya dengan mendorong wanita yang bersamamu untuk mengejar istrinya itu.
tapi teriakannya itu tak di gubris wanita yang terlanjur terluka itu, hingga sesuatu yang paling buruk terjadi.
"kenapa cuma diam, cepat kejar istriku, dan jika aku melihatnya terluka sedikit saja, aku akan membunuh mu sialan!!" makinya pada asistennya Lilian yang tampaknya tak bergeming.
"kamu tak akan pernah takut, karena kamu akan jadi milik ku Andreas, lihat saja nanti," gumam asisten Lilian dengan santai.
Azalea lari di lobi, beberapa karyawan tak sengaja di tabrak olehnya.
"Azalea tunggu!!" teriak Andreas yang berhasil turun dengan lift yang lain.
tapi wanita itu terus lari hingga ke pinggir jalan, dan saat dia berlari tanpa melihat jalan.
Azalea lari tanpa tujuan, hingga tanpa sadar dia sudah berada di tengah jalan.
__ADS_1
sebuah bus mengerem mendadak karena melihat seorang wanita berdiri di tengah jalan, tiba-tiba pingsan dan itu membuat kecelakaan beruntun.