
Martini terbelalak dan terbangun seketika dari pembaringannya. Tengkorak melayang itu ternyata bukan hayalannya semata. Bahkan ingatan bahwa dia disapa oleh sebuah tengkorak juga bukan ilusi.
Ternyata memang ada sebuah tengkorak yang bisa melayang tanpa badan dan bisa berbicara. Bahkan ada juga sebuah badan kerangka yang bisa berjalan dan bergerak bebas tanpa ada kepala.
Dia menonton video bang Franky berulang-ulang. Belakangan ini untuk mengasah rasa beraninya terhadap hal-hal gaib, dia memang sedang gandrung dengan chanel bang Franky. Ditambah editan videonya yang enak di mata, juga cara Franky menggiring wawancara yang renyah, maka banyak sekali orang yang betah menonton berlama-lama. Begitu juga Martini.
Malam ini, lewat chanel bang Franky juga dia bertemu dengan Skul sekali lagi, plus Bod yang baru dilihatnya.
Skul terlihat ceria dan sepertinya orangnya asik aja diajak ngobrol. Sementara Bod terkesan dingin, namun setiap tema yang dibahas bersamanya selalu seru.
Akhirnya Martini tertidur juga dengan sejuta rasa. Kaget, penasaran, namun juga ada semangat menggebu-gebu. Martini tiba-tiba memandang dunia ini dengan cara yang berbeda.
>>>
Pak Hafzi adalah tipe guru zaman dulu yang mulai jarang ditemui dan hampir punah. Dia masih mengandalkan buku cetak sebagai sumber 100 persen dalam pembelajaran yang dia lakukan. Pembelajarannya secara mayoritas hanya terisi oleh dua hal, catatan dan hafalan.
Meski uban di kepalanya mulai menebal, Pak Hafzi masih sanggup melangkah dengan tegap. Di balik baju kemeja dan celana kainnya, tersimpan otot yang kekar. Kerja sampingannya sebagai model iklan memang menuntutnya untuk selalu menjaga bentuk badannya. Meski menjaga kesehatannya memang dilakukannya dengan senang hati dan sukarela.
Alasan dia tetap menjadi guru selama bertahun-tahun, tidak ada yang tahu.
__ADS_1
Kini dia telah duduk di meja dan menghadap anak-anak kelas XII. "Oke hari ini kita ujian dadakan ya.."
Serentak terdengar koor sumbang "yaaaaa...." dari para murid. Meski cara mengajarnya lumayan membosankan, Pak Hafzi memang terkenal mampu menjalin persahabatan yang akrab dengan murid di luar kelas, sehingga murid-murid betah juga diajar olehnya. Bahkan ada saja murid yang mengidolakannya.
"Sudah, sudah. Tenang, tenang. Saya yakin kalian bisa mengerjakannya dengan baik, koq." Kata Pak Hafzi berusaha menenangkan kelas."Oke, sekarang, ketua kelas tolong ambil buku cetak di perpus ya..."
"Siap, pak." Ketua kelas yang bernama Dita segera bangkit dan melangkah menuju perpustakaan. Tak lupa dia mengajak teman duduknya, Martini. Buka yang akan dibawa berjumlah banyak, dan lumayan tebal. Dita dan Martini juga dua sahabat yang selalu berprinsip 'gak ada lo gak rame'.
Pak Hafzi sendiri sudah berdiri dan siap dengan spidolnya, dia mulai menggambar di papan tulis. Dalam gambarannya yang biasanya nampak acak itu, Pak Hafzi menyelipkan clue-clue jawaban dari soal ulangan harian yang akan dikerjakan oleh para murid.
Di perjalanan menuju perpustakaan, Martini tak lagi sanggup menahan rasa penasarannya "Eh, Dita."
"Kamu tahu gak, ada tengkorak yang bisa melayang dan berbicara di lingkunganmu, loh." Martini bertanya dengan menggebu-gebu.
"Ya tahu, lah. Abang Skul, kan? Juga badan tanpa kepala, Si Bod." Dita menjawab dengan santai.
"Iya, iya. Itu. Aku penasaran banget sama mereka."
"Mau ketemu?"
__ADS_1
"Emang bisa?"
"Ya bisa aja. Tapi kalau mereka lagi gak sibuk ya. Soalnya sejak mereka muncul di podcast paranormal activity, jadwal mereka tiba-tiba padat banget."
"Iya, boleh. Aku mau!" Jawab Martini bersemangat. Sebenarnya masih ada rasa gugup di hatinya, namun rasa penasaran mengalahkan itu.
"Oke. Nanti malam kebetulan tugas ronda mereka, biasanya Mama suka nyuruh aku bawain kopi hitam sama pisang goreng ke yang lagi jaga ronda. Kalau sempet, aku tanyain langsung deh ke mereka."
"Siiiip!. Kamu emang ketua kelasku yang terrrrbaik!"
"Yee.... Giliran ada maunya aja, baik kamu."
"Eh, aku emang anak baik koq. Alim, penurut, gak sombong dan rajin menabung."
"Widih lengkap bener. Kata-kata siapa?"
"Bapak Aku." Martini tesenyum lebar.
Mereka berdua tertawa.
__ADS_1
.