
Hari berganti hari, sudah 4 hari Raina di rawat di rumah sakit dokter Nunu lah yang bolak balik merawat Raina dari yang hal terkecil sampai terbesar, jika dokter Nunu sedang tugas maka ia titipkan kepada perawat jaga.
Sebetulnya Bu Murni ingin sekali merawat hanya saja ia pun sedang merawat suaminya yang sakit, sebelumnya Bu murni sempat ke rumah sakit untuk menengok Raina tapi sayang RSUD meniadakan jam besuk karna pandemi yang semakin parah, hingga akhirnya Bu Murni bertemu dokter Nunu di area parkir, beliau menitipkan Raina kepada dokter Nunu untuk menjaganya dan Bu Murni menceritakan bagaimana kondisi keluarga Raina yang bubar jalan tanpa mengasihani Raina. Dan kebetulan sekali Bu Murni bertemu dengan dokter Nunu, pria tampan yang jatuh hati pada wanita biasa yaitu Raina.
Seolah mendapat rejeki nomplok Nunu pun langsung setuju atas permintaan seorang ibu-ibu yang tidak di kenal hanya saja ibu itu mengucap nama wanita pujaan hatinya Raina .
Dan di keempat hari ini Raina di perbolehkan pulang karna kondisi Raina sudah membaik. Raina di antar oleh Nunu untuk pulang ke kontrakan yang di huni Raina.
"Ayo Na kita bersiap untuk pulang", ucap Nunu.
"Hmm Dok terus administrasi nya bagaimana?" , tanya Raina dengan pelan.
"Udah beres tenang aja", ucap Nunu sambil memperhatikan gerakan Raina yang menyusun baju kotornya di dalam tas.
"Sudah dok", ucap Raina.
"Yasudah yuk , mau pake kursi roda atau mau aku gendong?", goda Nunu .
"Ihh apaan sih dok orang bisa jalan juga! jangan ngambil kesempatan ya!", bentak Raina dan langsung mendapat senyuman manis dari sang dokter.
__ADS_1
Mereka berdua berjalan dengan Nunu yang di belakang sambil menggendong tas Raina yang berisi baju kotor sedangkan Raina berjalan tepat di depan Nunu .
Setelah sampai di tempat parkir Nunu menyuruh Raina untuk menunggunya karna Nunu menggambil mobilnya terlebih dahulu.
Hanya ada keheningan di dalam mobil Nunu karna Raina terus saja menatap jalanan tanpa ingin berkata sekalipun. Di pikiran Raina harusnya Rasya yang seperti ini bukan malah orang lain, sudahlah toh bukan salah Rasya sepenuhnya karna dia pun meninggalkan hp nya di kontrakan .
Sampai di kediaman Raina, Nunu terkejut dengan banyaknya orang dan Nunu mengenal satu wanita paruh baya yang sempat bertemu dengannya yaitu Ibu Murni.
"Loh ini ada apa rame-rame?" tanya Nunu.
Semua warga cengengesan mendengar pertanyaan dari sang dokter tampan itu.
"Ya Allah pake acara penyambutan segala.. tapi terima kasih ya semuanya udah nyambut aku sampe serame ini", sambar Raina yg begitu senang dan bahagia ternyata ada yang perduli padanya.
Terkadang kehidupan itu aneh banyak saudara kandung tapi malah acuh ketimbang tetangga kita yang notabenenya tidk ada hubungan darah malah lebih perduli terhadap kita yang tidak punya apa-apa. Ada pula yg mengaku saudara bila kita sudah sukses dan kaya, nauzubillah semoga kita semua terhindar dari sifat yg seperti itu.
Raina istirahat di kamar kecilnya sedangkan para warga sudah di bubarkan oleh ibu Murni karna khawatir jika berkerumun akan menimbulkan virus, sedangkan Nunu duduk lesehan di tikar yang sudah di siapkan oleh ibu Murni dan warga tadi. Di depan Nunu banyak sekali cemilan kue-kue pasar seperti nagasari, kue poci, kue cucur, kue cincin, jalabia, dan risol berikut dengan air mineral kemasan yang berbentuk gelas. Begitu menggiurkan dan menggugah cacing perut Nunu, yang pertama yang di coba adalah kue nagasari yang legit di dalam nya terdapat pisang kepok begitu nikmat setelah itu barulah kue kue yang lainnya ikut masuk ke dalam mulut sang dokter tampan.
Kembali ke Raina ternyata gadis itu tengah menghubungi Rasya yang ia tinggal selama beberapa hari karna sakit. Dia melihat ponselnya begitu banyak notifikasi panggilan tak terjawab dari Rasya dan juga pesan yang menanyakan keberadaan Raina. Hingga dering ke lima kali barulah di angkat oleh Rasya.
__ADS_1
Raina 📞: "Hallo assalamualaikum Rasya?"
Rasya📞 :"Ya Allah Na kamu kemana aja? aku hubungin kamu tapi ga bisa terus, kamu baik baik aja kan? aku mau nyari kamu tapi aku gatau tempat tinggal kamu sekarang! sekarang coba ngomong kamu kemana aja Na.. "
Rasya berbicara di seberang telepon tanpa jeda dan bertepatan Nunu masuk ke kamar Raina untuk pamit pulang.
"Na.. Aku pamit ya, kamu jaga kesehatan, Besok aku kesini lagi " ucap Nunu .
Rasya 📞: "Na kamu sama siapa? itu suara siapa?!"
Degg ..
Degg..
Jantung Raina berpacu kencang pasti akan ada salah faham antara dia dan Rasya.
Haduhh bagaimana ini readers .. 🤔
eeiittsss jangan lupa like vote and favorit ❤️ oke biar author makin semangat buat up ☺️
__ADS_1
selamat membaca ...