Cerita Cinta Rasya Dan Raina

Cerita Cinta Rasya Dan Raina
Tidak Ada Yang Pura Pura


__ADS_3

"Sebenarnya ada apa sih Bun?",tanya ayah Rasya.


"Niat bunda kan baik yah menjodohkan si kutukupret dengan anak temen arisan bunda, emang dasar aja tuh anak di kasih enak gamau!", adu sang bunda kepada ayah, belum juga ayah memulai berbicara, bunda sudah lebih dulu pergi.


"Macem jaman dulu aja main jodoh jodohan" , ucap ayah sambil geleng-geleng kepala.


Rasya termenung bagaiman bisa membawa Raina untuk menemui bunda nya, sedangkan Raina selalu saja menghindar.


Di Rumah sakit---


Raina masih asyik dengan mimpinya karna pengaruh obat yang di berikan Dokter tadi, tidak di sangka dia tidur hingga larut malam, jam dinding menunjukan pukul 21.15 mata Raina mengerjap tubuhnya menggeliat, Raina bangun dan duduk bersandar.


Rasanya seperti ini ya menjadi sebatang kara, sakitpun tidak ada yang menunggu harus bagimana lagi mungkin ini sudah jalan hidupnya. Perut nya sudah mulai kelaparan tapi mau apa yg di makan tidak ada makanan.


Tiba-tiba pintu terbuka lebar, muncul seorang lelaki tampan berjas putih perawakan yang tinggi dan gagah kulit putih berlesung pipi begitu manis jika sudah tersenyum.


"Sudah bangun?"


"Saya bawa makan, dimakan yah jangan lupa obatnya di minum juga"


"Saya tidk bisa lama, karna ada pekerjaan di rumah sakit lain",


"inget di makan",


"kok diem aja sih?", tanya sang dokter.


Raina mengernyitkan dahi "Gimana mau jawab dok, lah wong dokter ga berenti berenti ngomong!", jawab Raina jutek.


"Hehe iya maaf, yasudah saya pamit ya, inget di makan ya", ucap sang pemuda tampan yang berprofesi seorang dokter itu.


"Iya, makasih juga makananya ya dok", ucap Raina.

__ADS_1


Hanya di bales anggukan dan langsung pergi. Eh tunggu Raina melupakan sesuatu, dia belum sempat bertnya nama sang dokter tersebut dan anehnya lagi dokter itu begitu peduli padanya, apa dokter itu kenal ya dengan Raina atau ...??? yah sudahlah masa bodoh yang penting perut Raina kenyang.


Ketika sedang butuh keluarga, sama sekali tidak ada yang bisa di hubungi ingin menelfon Rasya pun takut mengganggu jam kerjanya. Hidup bagai sebatang kara seperti daun kering yg terombang ambing oleh angin, Raina terus saja meratapi nasibnya sambil duduk bersandar pikirannya kemana mana sampai pada satu titik tentang Rasya dan Bundnya yah Rasya yang ingin mengajak nya bertemu dengan Bundanya apa mungkin bertemu saja ya dan menerima pinangan Rasya, pertanyaan demi pertanyaan terus saja lewat di pikirannya . Pikirannya mengatakann bahwa bunda Rasya pasti tidak akan merestui hubungan ini karna dia hanya wanita biasa, sedang hatinya ingin sekali hidup menua bersama Rasya sungguh berat pilihannya .


'Ya Tuhan.. Jika memang Rasya terbaik untukku maka mudahkanlah jalannya dan jika Rasya bukan jodohku ku mohon beri aku yang terbaik 🙏' , doa Raina dalam hati .


Keesokan paginya pukul 06.45 Raina baru saja terbangun .


"Sudah bangun?", tanya sang dokter tampan.


"Loh dok? sepagi ini sudah visit?", heran Raina.


"Bukan, tapi saya kesini nganter sarapan",jawab dokter tampan tersebut.


"Oh kalo pagi nganterin sarapan?", tanya Raina lagi.


"Khusus untuk kamu", tagas dokter tampan itu.


Hanya gelengan kepala yang di balas oleh dokter tampan tersebut.


"Yuk saya bantu ke kamar mandi", ajak sang dokter tampan.


Belum sempat sang dokter menyentuh tangan Raina sudah lebih dulu di tahan oleh sang pemilik tangan "Eiitsss apa-apaan nih?", cegah Raina.


"Mau ngapain hah? mau mesumin aku ya?! iya kan?!", cerocos Raina.


"Mau bantuin mapah mbak ga ada niat apa apa sumpah", sambil mengacungkan dua jarinya.


"Bohong!", sanggah Raina.


"Eh tunggu dulu, kita belum kenalan",

__ADS_1


"Masa?", tanya Raina dengan serius.


"Iya beneran" , jawab sang dokter juga serius.


"Bodo!", jawab Raina ngeledek.


"Aiishhh si mbak bikin gumuss ajah" , ucapnya sambil terkekeh dengan jawaban Raina yang menurutnya lucu .


"Oke kalo begitu perkenalkan nama saya Nunu, umur saya 31 tapi masih tetep ganteng dan saya disini sebagai dokter umum", ucapnya memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangan nya yang kekar .


"Nama saya Raina saya pengangguran saya doyan makan saya suka banget sama baso dan nanti kalo dokter gajian bisa traktir saya baso dan masalah umur sudah pasti masihlebih muda dari dokter" , cerocos Raina tanpa jeda, Nunu tersenyum melihat tingkah Raina yang lucu dan tidak jaim terhadapnya kebanyakan wanita jika berhadapan dengan nya selalu inngin terlihat sempurna berbicara dengan lembut tapi tidak dengan gadis di depannya membuat Nunu semakin penasaran .


Flashback on🌸


Seorang pemuda sedang asyik berjalan di taman kota, langkahnya berhenti ketika melihat seorang wanita yang diapun tidak mengenalinya namun jantungnya berdegup kencang ketika tatapan matanya bertemu.


'Apa ini, kenapa jantungku seperti ini tidak biasanya..' batin Nunu.


Akhirnya Nunu memutuskan untuk mengintai wanita itu di balik pohon, melihat dari kejauhan betapa ingin mendekat tapi terkesan buru buru, memotret wanita yg tengah duduk smbil komat Kamit mulutnya entahlah bicara apa Nunu pun tak mendengarnya . hingga wanita itu melihat ke arahnya dan Nunu pun berlari sekencangnya.


"Hei siapa disana?!" ucapan nya di dengar oleh Nunu namun Nunu tetap berlari karna takut kepergok oleh wantita yang di intainya tadi.


flashback off 🌸


Terlintas di fikiran Nunu kejadian yang belum lama tentang dia yang mengintai wanita cantik yang sedang duduk di taman yah dialah Raina, senyum selalu terukir di bibir sexy Nunu karna melihat celotehan celotehan Raina "Tidak Ada yang Pura Pura" itulah kalimat yang terlintas di hati dan pikiran Nunu melihat tingkah Raina yang begitu apa adanya dan begitu sangat menarik perhatian Nunu.


Hallo Kaka Kaka semua☺️🙏 maaf yah baru up sudah lama tidak up 😁 author kehilangan someone yang paling berharga jadi sempet down ga bisa mikir 😅 sekali lagi maaf yah🙏


jangan lupa vote 👆 like 👍 dan faforit ♥️


terimakasih 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2