Cerita Cinta Rasya Dan Raina

Cerita Cinta Rasya Dan Raina
sakit jantung kah??


__ADS_3

Akhirnya mereka turun dari mobil yg mereka tumpangi.


Raina menatap gedung yang lumayan tinggi, dan begitu indah dengan taman di depannya .


"Rasya kita sebenarnya mau apa kesini?" , tanya Raina.


"Yuk ngomongnya sambil jalan aja." , ajak Rasya dan menarik tangan Raina.


"Kamu kan katanya mau kerja?" , tanya Rasya.


"He'em terus?", jawab Raina.


"Aku bakal masukin kamu ke Rumah Sakit ini, tapi maaf sesuai dengan ijazah yah", ucap Rasya.


"Pengen sih daftarin kamu jadi asisten aku tapi apa kamu bisa liat darah?, liat perut ibu ibu di belah gitu?", ucap Rasya lagi.


Raina langsung melongo mendengar ucapan Rasya tentang darah.


Dan betapa terkejutnya Raina ketika melihat banyak darah yang bercecer di ruangan itu dan melihat korban kecelakaan yang merintih kesakitan menunggu giliran untuk di oprasi.


Raina langsung terkejut dan memeluk tubuh Rasya sampai erat dia menangis melihat korban kecelakaan itu, antara tidak tega atau syok melihat darah yang begitu banyak.


Senyum bibir Rasya terus mengembang ketika Raina memeluknya.


Bukan main ternyata nikmat di peluk dengan orang tercinta pikir Rasya .


"Raina sudah yuk jangan di lihat.", Ucap Rasya.


Sambil terus mengelus punggung Raina untuk menenangkan nya .


Dan yah, Raina dan Rasya terkena teguran dari Dokter dan perawat jaga lainnya.


"Huussstttt jangan berisik," Ucap perawat jaga tanpa melihat siapa yang membuat ulah .


Dan perawat itu akhirnya melirikan matanya melihat siapa yang ribut .


"Loh Dokter Rasya?", kaget mbak perawat .


"ini..????" , tanya mbak perawat melihat Raina di sebelah Dokter Rasya.


"Oh maaf maaf dok , saya kira keluarga pasien", ucap perawat itu.


"Iya tidak apa, saya kesini ingin bertemu dengan Pak Suranto bagian Pramu kantor mbak, ada?" , Tanya Rasya.


"Bisa di tunggu Dok, Soalnya Kang Ato lagi jadi asisten Dokter Roy Dok." Jawab mbak perawat.


Ya Pak Suranto lebih di kenal sebagi Kang Ato di ruangan tersebut, tugasnya mencatat setiap pasien masuk ke ruang operasi namun dia bisa banyak hal pula seperti membantu oprasi Caesar dan lain lain seperti menyiapkan kain kasa dan mensterilkan alat alat oprasi. Dan dia orang berpengaruh di ruangan tersebut.


"Caesar kah mbak?" ,Tanya Rasya.


"Iya Dok, Kembar tiga loh dok,


"Eh ini calon ibu dari anak-anak Dokter Rasya?". Timpalnya lagi.


Astaga ini perawat mulutnya tidak bisa di kondisikan liat tuh muka Raina kaya kepiting rebus.


Raina benar benar malu dengan ucapan sang perawat yang mulutnya ajaib.

__ADS_1


"Insya Allah seperti itu mbak", Jawab Rasya tersenyum.


"Waahhh.... Hebat loh mba dapet Dokter Rasya sudah kuat sabar baik lagi, kemaren aja oprasi 5 jam Dokter kuat loh berdiri terus", Ucap perawat .


Raina hanya mampu menunduk karna benar benar malu dengan ucapan sang perawat itu.


Bagaimana tidak malu banyak keluarga pasien yang ada di sekitanya yang memperhatikan obrolan mereka.


"Yasudah mba, nanti jika Kang Ato sudah keluar tolong bilang ke dia ya saya menunggunya di ruangan saya", ucap Rasya.


"Baik Dok akan saya sampaikan", jawab perawat.


Lanjut, Mereka berdua akhirnya sepakat untuk menunggu Bapak Suranto di ruangan Rasya.


Ruangan yang lumayan nyaman tidak besar tidak juga sempit , ada sofa di pojok dekat pintu masuk yang lumayan empuk, ada meja dan kursi tempat Rasya duduk untuk bekerja melihat kertas diagnosa pasiennya.


Mereka berdua masuk ke dalam ruangan Rasya , mata Raina terus saja melihat lihat keadaan di sekitar ruangan tersebut melihat ada foto berukuran kecil bertengger di meja kerja Rasya sudah di pastikan itu foto Rasya dan Ayah Bundanya .


Puas berkeliling Raina mendudukan bokongnya di sofa empuk itu tanpa melihat Rasya yg sedang melihat lihat berkas nya di meja kerja .


Tokk.....Tokk....


Terdengar suara ketukan pintu dari luar.


Rasya berdiri dan meninggalkan meja nya berjalan mendekati pintu dan membukanya.


Cklek..


"Alhamdulillah akhirnya Dateng juga", ucap Rasya.


"Ayo masuk kang, silahkan duduk" , ajak Rasya.


"Trimakasih Dok," ucap kang Ato.


"Jadi ada perlu apa dengan saya Dok? sepertinya penting", ucap Kang Ato sambil tersenyum canggung.


"Hmm.. Kang kenalkan dulu ini Raina , Dia masa depanku atau ibu dari anak anakku kelak" , kelakar Rasya.


Langsung di hadiahi pelototan mata oleh Raina, bagaimana tidak seorang dokter berbicara seperti itu Raina malu setengah kilo ehh setengah mati.


"Wahh.. Cantik Dok", ucap kang Ato.


"Mbak kenalkan nama saya Suranto panggil aja kang Ato ya " , Ucap kang Ato sambil mengulurkan tangannya.


Raina pun menerima dan saling berjabat tangan.


"Raina kang " , ucap Raina.


"Sudah kang jangan di pegang terus , calon saya itu kang" , Cibir Rasya.


Dan mereka pun tertawa tapi tidak dengan Raina karna malu akan ucapan Rasya.


"Jadi gini kang aku langsung aja deh ya,


Aku ini ingin meminta tolong sama kang Ato ,


Bisa masukan Raina kerja disini engga kang, dia lagi cari kerja soalnya" , Ucap Rasya.

__ADS_1


"Maaf dok sebelumnya , tetapi memang belum ada .. Nanti kalau ada saya kabari ya Dok" , ujar Kang Ato.


Rasya dan Raina saling bertukar pandang .


"Yasudah tidak apa apa kang Ato , saya mengerti" , Ucap Rasya langsung.


"Terimakasih atas waktunya", ucap Rasya.


"Kang Ato boleh lanjutkan lagi kerjanya", Ucap Rasya sopan.


"iya Dok saya permisi, mbak Raina mangga saya duluan", izin kang Ato.


Di Jawab anggukan oleh Rasya dan Raina.


"Raina maaf .." , Lirih Rasya.


"Tidak apa Ras, aku berterima kasih juga sama kamu , nanti aku bisa cari sendiri , gausah hawatirin aku ya.." ucap Raiana.


"Aku langsung pulang aja yah ", pamit Raina.


"Biar aku antar ", ucap Rasya.


Ketika mereka sudah keluar baru berapa langkah perawat sudah menghadang di depan Rasya.


"Dok maaf sudah di tunggu dengan Dokter Reza, oprasi pengangkatan rahim akan segera di lakukan" , ucap perawat.


"Baik, saya segera kesana" , ucap Rasya.


"Permisi Dok" , pamit perawat itu dan segera pergi .


Rasya menggenggam tangan Raina dan menatap matanya.


"Maaf sekali lagi tidak bisa menjadi pahlawan mu, kamu bisa kan pulang sendiri?" , tanya Rasya.


"Rasya .. Ada orang lain yang membutuhkan pertolonganmu, aku tidak apa pulang sendiri aku baik baik saja" , ucap Raina.


"Aku pulang yah " , pamit Raina.


"Tunggu!", cegah Rasya.


Raina berbalik dan


CUP..


Bibir Rasya sukses mendarat tepat di kening Raina. Dan seketika tubuh Raina menegang jantungnya berdegup dengan kencang.


Apa ini apa Raina sakit jantung???


# Mohon Masukan kak ☺️


# Jangan lupa like 😘


#Mohon bimbingan ya kak ☺️


#Masih belajar🙏


#Selamat Membaca ☺️

__ADS_1


# Terimakasih buat yang selalu dukung 🥰


# Terimakasih semuanya...🥰🥰🥰🥰


__ADS_2