Cerita Pendek

Cerita Pendek
Jangan Salahkan Aku! (Episode 1)


__ADS_3

Namaku Mariska Juliani, Siswa kelas 2 yang menjadi bahan bully an disekolah. Aku tidak tahu mengapa aku ini menjadi olok olok atau korban bullying disekolah. Kadang aku akan merasa sakit hati dan bolos jam sekolah, padahal nilai ku dikelas baik baik saja. tidak ada yang salah, wajah ku tidak terlalu jelek dan aku bukan kutu buku atau seseorang yang memakai kacamata dan rambut berkepang dua.


Apa yang salah dengan diriku?


Mungkin karena tinggi badan ku yang 140 cm? atau wajah ku mungkin mereka anggap 'jelek'? atau mungkin... rambutku yang aku potong pendek? hah? atau... atau karena aku berpacaran dengan Rizky? Dia kaka kelas ku disekolah, orang yang tampan banyak dikagumi semua perempuan di sekolah, pintar dan jago bermain basket, badannya tinggi sekitar 165 cm. Tapi aku dan Ka Rizky sudah berpacaran saat aku duduk dibangku smp.. Tidak ada yang salah dulu.. tapi kenapa mereka mempermasalahkannya sekarang? Aku cukup bingung...


Hari hari melelahkan disetiap hari saat aku disekolah.... Selalu menjadikan ku bolos masuk kelas memilih meninggalkan kelas dan bersenang senang di taman sekolah.. Terkadang ditegur guru masuk keruang bp itu lebih baik dari pada mendengarkan nyinyiran murid murid dikelas...


"Kamu bolos lagi?" Kata Bu Rita guru Bp disekolahnya


"Ya, mereka membullyku" Kata Marika tegas


Berulang kali dia datang keruangan ini.. Berulang kali juga mendapatkan teguran keras dari Bu Rita yang lebih membela "mereka" dibanding anak yang ada didepannya..


"Tapi mereka tidak berbicara seperti itu Mariska. Mereka yang bersikeras bahwa kamu yang mencari masalah kepada mereka." Kata Bu Rita


"Ibu! Ibu lebih percaya mereka, dibanding aku?? Baik!" Kata Mariska yang cape dengan dengann sikap guru yang ada di depan matanya.


Mariska segera keluar dari ruangan BP, membanting pintu hendak membawa tas sekolahnya untuk pergi dari sekolah terkutuk ini.. Sekarang yang dia harapkan agar tidak bertemu dengan orang yang tidak ingin dia temui.. Rizkyyy

__ADS_1


"Mariska... Mariskaaa.." Seseorang berlari kearahnya memanggil nama nya


Mariska tidak memperdulikan nama itu.. bahkan jam istirahat sudah berbunyi sebanyak dua kali.. Tapi Mariska terus berjalan melewati lapangan bola basket mencari jalan pintas ke kelasnya...


"Mariska!!!!" Kata Rizky menarik tangan kekasihnya itu


"Apa!" Kata Mariska berbalik menatap mata Rizky dengan marah


"Kamu bolos lagi?" Kata Rizky meminta penjelasan


Tanpa mereka sadari semua murid disekolah sudah melingkar dipinggir lapangan melihat pertunjukan "Sipangeran tampan dan buruk rupa" didepannya.


Mariska hanya memperhatikan mereka yang berbicara dibelakangnya dengan tatapan bunuh...


"Kalau iyah! emang kenapa? Masalah buat lo!" Kata Mariska tegas mengadahkan kepala melihat wajah "sipangeran tampan" didepannya.


"Aku kan udah bilang..." Kata Rizky terpotong oleh Mariska


"Diem... Diemmm" Kata Mariska berteriak memecah bisingnya orang orang yang membicarakannya dari belakang..

__ADS_1


Mereka terpana melihat Mariska yang berbeda hari ini, yang biasanya "Hanya diam" tetepi mendadak marah...


"Kamu diam, kamu diam.. Kamu kamu kamu kamu... Kalian semua diam!" Kata Mariska Sudah tidak tahan dengan semua yang mereka lakukan kepadanya


"Dan Kamu Rizky, Dihadapan semua orang.. Dihadapan orang orang sekolah... Mulai hari detik ini juga! Kita Putus!" Kata Mariska tegas berteriak


Mariska yang sudah tidak tahan, melangkah pergi keruang kelas menabrak semua orang yang menghalangi jalannya untuk masuk.. Membawa tas yang terletak di pojokan Kelasnya dipenuhi dengan sampah sampah didalamnya...


"Ehhh ehhh ehhhh... si buruk rupa mau kemana?" Kata Siska yang menyeret tangan Mariska kedepan Kelas


"Lo! Perempuan tidak tahu malu! Lo yang menginginkan Pacar gw! Selamat lo menang! tapi inget! gw yang mengalah! bukan karena kemampuan lo! yang payahhhhh!!!!!!!" Kata Mariska yang pergi dari hadapan semua orang berlari ke arah gerbang membuka gembok sendiri dan berlari menjauhi sekolah yang tidak pernah akan dia jejaki


Orang orang yang terdiam sedari tadi, hanya memerhatikan siska yang sudah direndahkan oleh Mariska.. Siska pun tidak percaya apa yang baru saja dia dengar keluar dari mulut orang yang terus diam setiap dia diperdaya olehnya...


Orang orang mulai meninggalkan Siska kembali ke aktifitas masing masingg...


"Sialan tuh cewek! Bisa bisa nya dia giniin gw! Tapi Tapi Tapi dengan dia pergi dari sekolah ini, gw menang bukan?" Kata Siska yang berbicara didepan kelas seperti sedang berkuasa


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2