Cerita Pendek

Cerita Pendek
Jangan salahkan aku! (Episode 3)


__ADS_3

"Mariskaaaaaa... Ada tamu didepan" Kata ibu berteriak memanggil Mariska


"Siapa bu?" Kata Mariska sambil berjalan menyusuri tangga rumahnya


"Liat aja sendiri, ibu mau ke Dapur." Kata Ibu yang berjalan ke arah Dapur, membuatkan minum


Mariska yang sudah berada dilantai bawah menyusuri rumahnya hendak pergi ke halaman depan sambil memainkan hp nya...


"Mariska." Kata Rizky membuyarkan Mariska


"Rizky?" Kata Mariska melihat mantan pacarnya yang tak ingin dia temui sekarang ada dirumahnya


"Ngapain ke sini?" Kata Mariska


Tanpa basa basi berbicara sambil berdiri.. Tak sudi dirinya duduk bersebelahan dengan mantan pacarnya.. itu fikirnya


"Duduk dulu." Kata Rizky menunduk tak sanggup melihat orang yang dia sayang marah


"Gak, ngapain! gak punya banyak waktu gw." Kata Mariska Kasar


Rizky yang sadar dengan ucapan Mariska yang tidam pernah berkata kasar kepadanya sekarang bertanya tanya dalam hati, Ini Mariska yang baik, lugu dan penyabar atau Mariska yang berubah menjadi orang lain yang bahkan tak bisa dia kenali..

__ADS_1


"Kamu kemarin kenapa ngebully Siska?" Kata Rizky membuat Mariska semakin marah. Dia merasa bahwa Rizky sekarang menjadi mencintai Siska dan lebih membelanya..


"Bukan Urusan lo, kalau gak ada hal yang harus di omongin lagi.. lebih baik lo pulang.. gw males ketemu mantan kaya lo." Kata Mariska tanpa disadari ucapan nya membuat Hati Rizky dan dirinya sendiri sakit


Rizky yang merasa sakit hati kemudian pamit untuk pulangg...


"Kemana Rizky?" Kata Ibu yang datang membawa 2 air teh dan beberapa cemilan


"Pulang" Kata Mariska yang meminum 2 teh dinampan dan memakan beberapa cemilan


Mariska tidak pernah menyangka, orang yang dia sayangi menjadi orang lain pada akhirnya.


Hari hari yang dia lewati bersama, berubah menjadi kehidupan tanpa dia atau aku.. Berjalan sendiri mengahadapi masa depan yang dulu mereka janjikan "Akan terus bersama hingga Tuhan yang memisahkan." Dan jawab dari semua janji akhirnya datang sejalan dengan waktu... Kini tugas dari Mariska atau Rizky perlahan harus saling melupakan satu sama lain...


"Jadi lo ke sekolah Nusa Bangsa?" Kata Rinjani datang dengan makanan kesukaannya


"Gak lah, Nanti aja.. Kemaren si Rizky dateng.. gw males kalau ketemu dia." Kata Mariska bersender pada mejanya


"Kerumah? BTW tadi si Pajri nanyain lo tuh.. Beruntung banget gadis mungil kita ini, disukain banyak cowok.. Ya gak beb?" Kata Felis menggoda Mariska yang memilih memejamkan mata dimejanya


"Yoi,,," Kata Rinjani mendukung Felis

__ADS_1


"Brisik,, gw mau tidur dulu. Sebelum bell Masuk" Kata Mariska yang terlelap dimejanya


"Ris.. Riss si pajri dateng..." Kata Felis menyenggol Mariska didekatnya dan beralih kursi agar Pajri duduk disebelah Mariska


"Kamu begadang?" Kata Pajri Siswa terfavorite disekolahnya


Mariska yang benar benar tidak tertarik terhadap siswa terfavorite menutup telinganya memilih untuk tidur..


"Gagal lagi gaysss." Kata Rinjani menggoda Panjri sambil berteriak yang ditertawakan orang orang dikelasnya


Pajri yang merasa harga dirinya jatuh kemudian lantas pergi dari ruang kelas Mariska kembali ke kelasnya...


"Sialan tuh cewek, berani nya nolak gw." Kata Pajri kepada teman satu tim nya


"Wajar, dia kan cantik seleranya mahal." Kata Gerry yang menjadi saingan nya disekolah


"Brisik lo!" Kata Pajri kepada Gerry..


Bersambung...


---------------------

__ADS_1


Udah dulu ya gaysss aku ngantuk banget nih mau tidur, besok dilanjut ya sayang sayang ku...


__ADS_2