CERITA SAFIRA

CERITA SAFIRA
bertemu mario


__ADS_3

"gimana tante keadaan kandungan Safira saya"tanya keysia pada dokter winda yang tengah memeriksa Safira


"kandungan sehat dan sekarang janinnya udah cukup kuat,tapi tetep aktifitasnya di jaga jangan ngerjain pekerjaan yang berat-berat ya"


"iya tante,makasih ya"ucap safira.


"terus jenis kelaminya udah bisa diliat belum tan??" tanya Alisa penasaran.


"nah itu dia dari tadi tante cariin susah banget,tuh liat di tutupin terus sama dia,kayaknya dia mau ngasih kejutan"winda sudah berusaha mencari letak jenis kelamin dengan cara sedikit menggoyangkan perut safira tapi bayi dalam perut safira terus menutupi dengan tangan mungilnya.


semuanya tersenyum gemas,melihat layar monitor,masih didalam perut saja dia sudah jahil.


"yaudah biarin aja tante kalok emang belum bisa di liat,makasih ya tante udah periksa Fira"fira bangkit dan memeluk winda.


"iya sayang,kamu sehat-sehat jangan stres biar babynya juga gak stres"


"iya tante,kalok gitu Fira sama temen-temen pamit dulu tante".


"iya sayang hati-hati"


"wahh udah lama banget gue gak jalan-jalan karena sibuk kerja"ucap Safira.


"sama kita juga sibuk kuliah fir"sahut Alisa"kangen ya masa-masa sekolah dulu kita pasti jalan setiap pulang sekolah,ternyata semakin dewasa hidup makin capek"lanjutnya.


"ya inilah definisi hidup sesungguhnya,hidup tempatnya capek"timpal keysia.


"hmm bener-bener,kalok gak mau capek jangan hidup lagi"celetuk Alisa


"nah betul,tumben pinter"ejek Keysia.


"yee enak aja kalok ngomong,gak sadar gue lebih pinter dari pada lo"sewot Alisa.


"hustt udah-udah,jangan malah debat"Alisa mencoba melerai kedua sahabatnya itu.


"kita ke toko baju itu yuk,gue butuh baju kerja baru"


"ok yuk"Keysia langsung mengandeng lengan Safira dan meninggalkan Alisa di belakang


"ihh tungguin gue"Alisa berlari kecil dan langsung mengadeng lengan satu lagi milik Safira yang menganggur.


Mereka berjalan bertiga bergandengan memasuki toko pakaian yang Safira tuju.


Safira sudah membeli beberapa yang pakaian yang dia butuhkan,begitu juga dengan Alisa dan Keysia mereka juga ikut berbelanja.


.


"aduh aku kebelet,aku ketoilet dulu ya,kalian berdua pergi aja duluan ke tempat makan,sekalian pesenin makanan buat gue"


"no no,lo gak boleh sendirian,gue temenin"pinta Alisa.


"iya betul lo gak boleh sendirian,lo sama Alisa,gue yang pesen makanan buat kalian"


"ak kalok gitu"setuju Safira


keluar dari toilet langkah Safira dan Alisa terhenti karena ada seseorang yang menghadang mereka berdua

__ADS_1


"Safira, lo apa kabar,makin cantik aja sekarang" ucap lelaki itu dengan nada menggoda.


"Mario,ngapain lo disini" tanya Safira.


"ya jalan-jalan lah,mau ngapain lagi emangnya,eh tunggu-tunggu,itu perut lo"Mario menunjuk perut Safira yang sudah terlihat membuncit "lo hamil fir?? Lo hamil sama siapa?? Sama pacar kesayangan lo itu,gue denger dia ngilang sehabis malam perpisahan,emang bener,tapi kok lo hamil??" Mario banyak memberikan pertanyaan untuk Safira.


"bukan urusan lo"Alisa memandang mario dengan ketus dan dia menggandeng erat tangan Safira.


Tidak memperdulikan Alisa justru mario malah merundung Safira"jangan-jangan lo di tinggalin sama vernon,dia gak tanggung jawab, hahaha" mario tampak tertawa mengejek.


"makanya dulu mending lo sama gue aja fir, bejat-bejat gini juga guemah pasti bertanggung jawab,gak kayak dia keliatan alim tapi habis nanem benih malah ngilang".Mario nampak mulai mengelus wajah Safira yang sedang menahan tangis.


"jangan pernah lo hina Hansol" teriak safira dengan suara gemetar"dia gak seperti yang lo kira,dia pergi karena suatu alasan,jadi hati-hati kalok ngomong"bentak Safira.


"cihh masih aja orang kayak gitu di bela,lo bodoh fir" Mario mendekati Safira,dengan cepat Alisa langsung memasang badannya untuk Safira.


"minggir!! lo gak usah ikut campur"bentak Mario pada pada Alisa.


"gue bakal ikut campur kalok lo ngapa-ngapain sahabat gue"Alisa tidak bergeming.


membuat Mario emosi,dengan cepat Mario mendorong tubuh Alisa hingga Alisa tersungkur ke atas lantai.


"awww"Alisa meringis ngilu karena sikunya terbentur ubin


" Alisa" pekik Safira panik "lo gak papa Sa" belum sempet Safira mendekati Alisa dirinya sudah di cekal oleh Mario.



"lo mending sama gue aja Fir,gue yang bakal tanggung jawab sama anak ini"Mario mencoba mambawa safira pergi tapi safira berusaha memberontak


 BRUGGHHH..orang tersebut menendang Mario sampai Mario tersungkur kelantai.


 "Awwww Shitt", Mario meringis merasakan ngilu di pundaknya



 "Alexx, gumam safira,dengan cepat Safira menghampiri Alisa dan membawa Alisa untuk menjauh dari Alex dan mario.


 "KURANG AJAR!!" umpat Mario, dia bangkit dan mencoba untuk mebalas Alex, tapi belum sempat dia bangkit,dengan cepat Alex kembali menendang tubuh Mario, hingga dia kembali tersungkur ke lantai.


 Alex meletakan Kakinya di atas punggung Mario,lalu dia berjongkok mendekati Mario dengan tatapan tajam.


 "Hei manusia BAJINGAN, oh no! kamu tidak pantas di sebut manusia, dengar ya iblis sialan"Umpat Alex tepat di telinga Mario yang sedang tidak berdaya.


 "Saya peringati kamu satu hal, Jangan pernah sekali-sekali kamu mendekati atau menganggu istri dan calon anak saya,kalau tidak mau hidupmu berakhir keneraka!!"teriak Alex tepat di telinga Mario


sementara Safira dan Alisa membulatkan matanya dan saling menatap untuk beberapa saat,saat mendengar penuturan Alex yang mangakui Safira sebagai istrinya.


 "Istri??? Alisa membuka suaranya.


 Sementara Safira yang masih heran hanya mengangkat kedua bahunya di sertai gelengan kebingungan.


 setelah puas berbicara dengan Mario,Alex bangkit dan menghampiri Safira.


 "kamu baik-baik aja"Tanya Alex dengan suara lembut.

__ADS_1


 "hmmm aku baik-baik aja". bohong safira, tapi Alex tau Safira masih ketakutan.


 "Syukur kalok gitu,lebih baik kita pulang sekarang" Alex meraih lengan Safira dan menggandengnya


 "eh tapi lex,akukan pergi sama sahabat aku" Safira mencoba menolak.


 "apa kamu keberatan kalau safira pulang bersama saya??" tanya Alex pada Alisa.


 "ohh enggak silahkan "Alisa menggeleng.


 "Sory ya Sa gue balik duluan,titip salam sama keysia" Safira sebenarnya merasa tidak enak,tapi dia juga tidak mungkin menolak ajakan Alex.


 "hmmm ok sip,santai" Alisa mengangkat satu jari jempolnya.



"ah iya Keysia pasti udah nunggu lama" Alisa segera berlari untuk mengahampiri Keysia yang sudah berada di resto tempat mereka ingin makan siang


"kenapa lama banget"gumam Keysia heran,dia melihat jam di pergelangan tanganya,ternyata sudah hampir 30 menit dia berada di situ,tapi Alisa dan Safira belum juga kembali dari toilet.


 "maaf ya key lama"Alisa langsung duduk dengan nafas yang tampak tersengal-sengal.


 "lo kenapa lari-lari, terus mana Safira??" Keysia Heran karena Alisa hanya datang sendiri.


 "bentar-bentar ceritanya panjang, gue minum dulu" Alisa meneguk habis air yang berada didalam gelas dalam waktu sekejap.


 Sementara Keysia menatap heran pada Alisa yang seperti habis di kejar setan.



"cepet cerita,mana Safira,kenapa lo balik sendir".


 "iya sabar,Safira di bawa pulang sama Alex" ucap Alisa sedikit terengah


 "Hah kok bisa??" tanya Keysia heran.


 "Jadi gini ceritanya "Alisa menjelaskan semua kejadian yang tadi dia alami bersama Safira, mulai dari bertemu Mario sampai tiba-tiba Alex muncul dan menghajar Mario dengan brutal.


 "kurang ajar tuh si mario,coba tadi gue ada disana,pasti gue ngikut ngehajar juga"Keysia mengepalkan tangannya dengan geram.


 "bisa lebih ancur tuh si mario kalok lo ada disana" celetuk Alisa, dia tau Keysia jago bela diri dan dia tidak akan segan-segan menghajar orang yang berani menganggu wanita, terbukti saat jaman mereka sekolah,ada preman kampung yang menganggu wanita di jalan,dengan brutal Keysia menghajar preman itu hingga babak belur.


 "gak bakal gue biarin dia pulang dengan selamat" geram Keysia.


 "oh iya key satu lagi yang belum gue ceritain"


 "Apa??" Keysia mencoba mendengarkan cerita Alisa dengan baik..


 "jadi tadi pas Alex habis ngehajar si Mario,dia bilang ke mario,jangan ganggu istri dan calon anak gue,kalok lo gak mau gue kirim ke neraka!" jelas Alisa mengulang ucapan mario.


 "Hah lo serius Sa,kok bisa dia bilang gitu??".


 "hmmm"Alisa mengangkat kedua bahunya," Safira sendiri aja bingung pas Alex ngomong gitu,sampek tadi gue sama Safira cuma diem-dieman.


 "ada maksud apa Alex ngomong gitu,gue harus cari tau tentang Alex"batin Keysia penuh curiga.

__ADS_1


__ADS_2