
sudah satu bulan setelah kepergian kedua orang tua Safira karena tragedi kecelakan pesawat tersebut,Safira masih merasa belum mengiklaskan kepergian kedua orang tuanya,dia teramat sangat marah pada takdir yang menurutnya begitu jahat dan tidak adil padanya.
di tambah satu lagi,Vernon kekasih Safira juga sudah menghilang selama satu bulan ini,kepergianya bersamaan dengan tragedi kecelakaan pesawat orang tua Safira ,tidak ada kabar sama sekali darinya,bahkan ponselnya masih belum aktif sampai sekarang,Safira pernah mencoba datang ke rumah Vernon,tapi tidak ada orang disana,kedua orang tua Vernon juga tidak ada di rumah.
kejadian semua ini tambah membuat safira semakin marah kepada takdir yang benar-benar jahat padanya,dia telah menyerahkan aset berharganya pada kekasihnya,malam itu dia merasa sangat bahagia mendapat gelar sebagai lulusan terbaik di sekolahnya,menikmati malam perpisahan bersama teman,sahabat dan kekasihnya,bahkan dia melewati malam yang panjang bersama kekasihnya,yang sangat dia cintai selama 2 tahun ini dan menurut safira vernon juga sangat mencintainya,tapi kalau dia mencinta safira kenapa dia menghilang setelah safira memberikan aset berharganya untuk Vernon.
apa selama ini Vernon tidak benar-benar mencintainya,dia terpaksa karena safira selalu menganggunya dan menyatakan cintanya setiap hari,Safira bersi keras agar dia bisa mendapat Vernon,selama satu tahun safira mendekati Vernon.
Akhirnya di tahun kedua mereka sekolah,Vernon baru menerima perasaan Safira,dan selama satu tahun itu juga Safira tidak pernah absen untuk medekati Vernon,tak pernah ada kata lelah walaupun dia berkali-kali di tolak.
itulah sifat kerasnya Safira,tidak suka dengan penolakan dan apa yang dia inginkan harus dia dapatkan.
hingga ketika pagi tiba,semuanya berputar terbaik 360 derajat,Safira ternyata bukan hanya kehilangan dua orang yang paling dia cintai dalam hidupnya,tetapi tiga orang sekaligus.
ternyata pada hari itu Vernon juga menghilang,safira tidak tau jam berapa vernon meninggalkan rumahnya setelah kejadian itu,safira pikir memang Vernon hanya harus pulang malam itu dan akan kembali menemuinya,tapi ternyata salah,nyatanya Vernon malah menghilang sampai saat ini.
__ADS_1
"AAAAAAAA"Safira kembali berteriak histeris di dalam kamarnya,membuat bi sri khawatir dan langsung berlari untuk menghampiri safira.
"Non kenapa"Bi Sri masuk dengan ke adaan panik.
Safira kembali menangis terisak"takdir jahat banget sama aku bi,kenapa takdir tega ambil orang-orang yang Fira sayang bi,kenapa bi"air mata Safira terus mengalir deras,tapi kini suara Safira terdengar lemah dan sangat pilu,membuat bi Sri tak kuasa menahan air matanya,pertahananyapun kini runtuh,air mata bi Sri mengalir lolos dari tempatnya.
"non gak boleh ngomong gitu ya non,gak ada takdir buruk buat manusia yang udah tuhan ciptain,pasti semua takdir yang udah tuhan ciptain itu indah" bi sri mencoba menenangkan safira.
"tapi bi,kalok takdir gak pernah jahat,kenapa takdir ambil orang-orang yang aku sayang bi,kenapa takdir tega lakuin itu sama Fira,bahkan bukan cuma dua orang aja yang takdir ambil dari aku,tapi tiga orang bi,takdir juga ngambil Hansol dari aku,kenapa bi,kenapa takdir jahat sama Fira".
"Non Fira sabar ya,kalok bukan sekarang,pasti tuhan udah siapin takdir yang baik buat non nanti kedepanya,non Fira gak boleh mecela takdir,inget non akan ada pelangi setelah badai,jadi non Fira sabar ya,bibi gak sanggup kalok liat non kayak gini terus"pasalnya Safira selalu menangis hampir setiap hari.
"Kan ada Bibi di rumah ini,ada mang ujang juga yang bakalan jagain non terus,dan juga ada sahabat non Firakan yang sayang banget sama non,tuhan itu adil non,bukan tuhan mengambil orang-orang yang non sayang,tapi semua manusia di dunia ini adalah milik tuhan,bukan milik kita,jadi tuhan bebas mau ambil mereka kapan aja untuk di ajak pulang.
"Mungkin menurut tuhan,kewajiban orang tua non udah selesai di dunia ini orang tua non udah ngerawat non dengan baik sampek non lulus SMA,karena tugas orang tua non di dunia udah selesai,makanya tuhan jemput kedua orang tua non untuk pulang dan hidup dengan damai di surga,jadi non gak boleh sedih lagi yaa"
__ADS_1
Bi sri terus berusaha menasehati Safira dengan lembut,sehingga membuat Safira bisa paham dan menerima nasehat dari bi Sri.
"makasih ya bi,udah sabar ngurusin Fira dan udah banyak ngasih motifasi untuk Fira"Safira melepaskan pelukanya dan menatap wajah bi Sri yang sudah mulai terlihat keriuput,Safira juga memperhatikan tangan bi Sri yang juga sudah mulai keriput.
"Safira tersenyum pilu,dia meraih tangan bi sri dan mengecupnya pelan"makasih ya bi,dengan tangan ini bi Sri selalu gendong fira waktu bayi,dengan tangan ini bi Sri selalu siapin makan enak buat Fira,dan dengan tangan ini bi Sri selalu siapin kebutuhan dan perlengakapn sekolah Fira,dan selalu beresin barang-barang Fira yang berantakan,maaf ya kalok selama ini Fira sukanya nyuruh-nyuruh Bibi aja"safira kembali merasa sedih karena nengingat kenangan dirinya dengan bi Sri,tapi dia berusaha menahan air matanya agar tidak kembali lolos dari tempatnya.
"Iya non,non Fira gak perlu minta maaf,non gak pernah ngerepotin bibi,semua yang non sebutin tadikan emang tugas bibi di rumah ini,jadi non Fira gak perlu merasa bersalah".
Safira kembali tersenyum"kalok gitu buat balas kebaikan bi Sri karena barusan udah behasil bikin Safira gak nangis lagi,Fira mau ajak bi Sri buat perawatan kesalon,biar bibi bisa fresh dan seger badanya.
"Gak usah non,biar non Fira aja yang perawatan,bi srimah udah tua,udah gak cocok gitu-gituan"bi Sri berusaha menolak ajakan dari safira.
"ihh bi Sri inget satu halkan,Fira itu gak terima penolakan,pokoknya bi Sri harus ikut Fira,sekarang bi sri siap-siap aja,kita berangkat 30 menit lagi,Fira juga mau ajak keysia sama alisa dulu.
"Iya non,kalok gitu bi sri pamit dulu ya buat siap-siap"bi Sri tau memang dari kecil Safira tidak pernah menerima sebuah penolakan jika dia sudah menyatakan sesuatu,bahkan bi sri jadi teringat pada cerita fira,kalau dirinya yang lebih dulu menyatakan cinta pada vernon,saat itu Vernon sempat menolaknya,tapi bukan safira namanya jika menerima sebuah penolakan,safira terus berusaha mencuri perhatian Vernon,hingga akhirnya Vernon pun luluh dan menerima cinta dari Safira.
__ADS_1
Jadi percuma saja jika bi Sri menolak ajakan Safira,karena pasti Safira akan terus memaksa dirinya untuk ikut.