
Qin Mo dan yang lainnya segera memasuki 7 Pagoda Dosa dapat dilihat bahwa Lantai satu Adalah Dosa kemarahan .
Mereka hanya harus menenangkan amarah yang di dalam diri mereka sehingga bisa melanjutkan ke lantai pagoda berikutnya.
"Ini bukannya terlalu mudah." Qin Mo sama sekali tidak terkena efek dari pagoda lantai pertama dan langsung menuju Lantai Kedua yaitu Dosa iri Hati.
Tidak sedikit dari mereka yang gagal di lantai satu dan hanya bisa menunggu Kelompoknya untuk keluar dari pagoda 7 dosa.
"Hahaha mudah sekali." Qin Mo lagi lagi tertawa bagaimana tidak pagoda lantai duanya saja dia tidak terkena efek nya seperti di lantai satu.
Qin Mo menuju lantai ke 3 yaitu adalah Dosa kemalasan , Lagi Lagu Qin Mo tidak terkena efek apapun dan melanjutkannya ke lantai 4 .
Di Lantai 4 Adalah Dosa keangkuhan , Qin Mo dilantai 4 mulai merasakan efek dari keangkuhan nya karena memiliki sistem dia juga menerima ingatan tentang seseorang .
"AKHHKHHH." Qin Mo berteriak dengan kencang sehingga membuat mereka yang masih terkena efek dari lantai Dosa terbebas selain itu Mereka yang diluar pagoda juga dapat mendengarkan teriakan Qin Mo .
"Apa apaan ini mengapa." Qin Mo mulai gemetar baru kali ini dia merasakan sensasi seperti ini , Di dalam ingatannya sesosok pria berbaju Merah sedang membantai semua makhluk .
Qin Mo dapat merasakan bahwa Semua yang dibunuhnya bukanlah makhluk biasa bahkan Qin Mo sendiri tidak bisa melihat Kultivasi mereka semua.
Kekuatan mereka dapat menghancurkan bintang yang sangat besar , Namun tidak ada yang bisa membunuh pria tersebut sehingga mereka memutuskan untuk menyegelnya.
"Sensasi apa ini A-aku." Badan Qin Mo masih bergetar hebat sampai Shen Xia datang.
"Saudara Qin Apa yang terjadi dengan mu." Qin Mon yang mendengar hal itu langsung menguatkan dirinya namun itu masih membuat badan nya sedikit gemetar.
"Saudara Qin apa yang terjadi dengan mu." Qin Mo masih terdiam dan menanggapi Ucapan Shen Xia dengan tersenyum.
'saudara Qin bersikap sangat aneh sebenarnya ada apa.' Shen Xia masih bingung dengan sifat Qin Mo namun dia tidak menemukan apapun.
"Tidak apa apa mari kita lanjut."
'Sebenarnya siapa dia mengapa dia bisa begitu kuat.' Berbagai pertanyaan muncul dibenak Qin Mo namun dia segera menepis Pertanyaan itu .
Di lantai 5 hanya ada 13 orang yang masih bertahan dari 7 pagoda dosa .
__ADS_1
Lantai ke 5 yaitu Dosa Kerakusan , Qin Mo memasuki lantai 5 dengan Shen Xue dan yang lainnya .
Deg
Jantung Qin Mo berpacu dia sekali lagi mendapat ingatan yang mengerikan dimana di dalam ingatannya seorang pemuda yang tadi Dia lihat di ingatan nya mengambil jiwa dari banyak Kultivator hebat dan langsung dimakan olehnya , Kekuatannya naik berkali kali lipat ..
Qin Mo dapat mengetahui bahwa pria tersebut Rakus akan kekuatan yang sangat Kuat bahkan dengan kekuatan itu Kesembilan Surga dan Neraka akan tunduk di bawah kakinya.
Pria tersebut terus menerus menyerap berbagai macam kekuatan sehingga membuat dirinya Amat Kuat .
"Huuh Apa apaan itu." Nafas Qin Mo tersengal sengal dia tidak mengetahui pasti siapa sosok dibalik ingatannya yang dia tau pasti bahwa Dia sangat kuat.
"Saudara Qin ?." Shen Xue membangunkan Kembali Qin Mo dari lamunannya.
"Ahhh maaf mari kita lanjutkan." Qin Mo dan Shen Xue memasuki lantai ke 6 Dosa Nafsu.
Qin Mo tidak terpengaruh oleh kabut yang menutupi sekitarnya sampai Shen Xue datang ke arahnya.
Dia mencoba menepis Shen Xue berkali kali namun Usahanya malahembuat Shen Xue makin menjadi dia membuka bajunya dan melihatkan bentuk lekuk tubuhnya.
"Sial aku tidak mau ini terjadi ." Qin Mo mengeluarkan kekuatan jiwanya yang membuat Pagoda bergemuruh .
Gerbang ke 7 adalah Dosa Ketamakan.
Ada sekitar 6 orang yang berhasil , diantara Keenam orang tersebut Qin Mo dan Shen Xue dapat bertahan dari godaan lantai ke 6 pagoda .
Sedangkan mereka bertiga terlempar keluar di pintu kerakusan dan nafsu .
Qin Mo menggeleng gelengan kepanya mereka semua yang melihat segitu banyaknya sumber daya langsung mengambil sebanyak banyaknya namun Qin Mo rasa itu tidak bagus bahkan dia memiliki barang yang lebih.
"Saudara Qin Mengapa kau tidak mengambilnya." Qin Mo hanya menggelengkan pelan Kepalanya sambil melihat kesekitar.
"Shen Xue kau bisa pergi terlebih dahulu jangan menungguku." Shen Xue sebenarnya menolak namun karena dia memaksa Shen Xue hanya bisa pasrah dan keluar dari pagoda.
Sementara Qin Mo mendapatkan sebuah tombol rahasia dia mengalirkan Qi nya dan seketika itu muncul Dimensi Ruang .
__ADS_1
Qin Mo memasuki tanpa ada rasa takut karena dia tidak merasakan akan ada hawa kejahatan.
Qin Mo berjalan dia menemukan sebongkah batu di pajang di tengah ruangan , Sedangkan dinding ruangan terukir gambar yang sangat menarik.
"Sistem artikan lukisan ini."
[lukisan Ini Berisi Tentang Penggunaan Portal Untuk Ke Dunia Yang Lebih Besar Dari Seribu Dunia ]
"Jadi apakah Portal untuk ke dunia atas sekarang rusak."
[ Portal keseribu dunia tidak bisa rusak tuan namun mereka menghancurkan portal untuk Ke Dunia Atas Dunia Yang Lebih Besar Dari Seribu Dunia]
Qin Mo menghela nafasnya , Dia mengambil potongan batu tersebut dan menaruhnya di Inventory sistem .
Qin Mo keluar dari pagoda 7 Dosa tersebut namun dia tidak menemukan apapun selain ruangan yang kosong.
GRAWWWRRR
suara Erangan terdengar dari belakang Qin Mo , Qin Mo berbalik dan menemukan Penjaga tempat ini yang tidak lain adalah Harimau Bertanduk darah salah satu siluman Iblis yang tingkat Kultivasinya tinggi.
"Sial Dewa Perak." Perbedaan satu tingkat saja sudah terlihat jelas apa lagi perbedaan dua tingkat besar .
"Manusia Rendahan tinggalkan Batu itu dan segera pergi." Qin Mo merasa keheranan mengapa Mereka sangat ingin. Melindungi batu ini .
"Kau bisa menceritakan Tentang batu ini kepadaku."
"Tidak akan !!!."
Binatang Iblis tersebut nampaknya semakin geram dengan kelakuan Qin Mo yang seenaknya sendiri.
"Kalau begitu kau bisa merebutnya kembali."
"Dasar manusia rendahan." Binatang Iblis tersebut menyerang Qi. Mo dengan kekuatan yang kuat .
Boom
__ADS_1
Di Luar gua terdengar suara ledakan yang berasal dari dalam Gua.
Shen Xue sudah menceritakan semuanya ke Matriak sekte dan teman temannya mereka hanya bisa menunggu suatu ke ajaiban saja.