
Pagi telah tiba Qin Mo terbangun dari tidurnya dan masih melihat Liu Feiyi yang masih tertidur dengan pulas.
Qin Mo Membersihkan dirinya dan langsung pergi ke lantai satu untuk mengisi perutnya .
Qin Mo saat melihat para Kultivator yang berlalu lalang berada di tahap To God , Paling tinggi menurut Qin Mo adalah Ranah Tianzun.
"Qin Mo !! Kenapa kau tidak membangunkan ku." Liu Feiyi menuruni tangga sambil memarahi Qin Mo dia juga teringat tentang tadi malam dia meminta Qin Mo tidur di sebelahnya.
"Hmmm , Apa?." Liu Feiyi bergegas ke Meja Qin Mo dan duduk di dekatnya , Qin Mo yang melihat itu menawarkan makanannya .
"Tidak!!, Belikan yang baru." Qin Mo menggeleng kan kepalanya dan memesan makanan yang lain dia tau berdebat dengan orang seperti itu tidak ada habisnya.
"Selanjutnya kita kemana." Tanya Liu Feiyi pada Qin Mo.
"Aku juga tidak tau , Kita di sini sementara dulu." Memang Benar dia tidak tau harus kemana sekarang.
"Sistem Upgrade ke versi 20."
[Upgrade Versi 20 Dimulai]
[ Mengambil 25 Juta Poin ]
[Silahkan tunggu selama 3 hari]
Qin Mo mengangguk seharusnya menaikan Versi ke versi 20 hanya memakan 20 juta poin namun dia mempercepatnya dengan 5 juta poin .
Poin Qin Mo kini tersisa tinggal 87 juta lebih.
"Huuh 3 hari ya." Liu Feiyi yang melihat Qin Mo menghela nafas panjang Merasa heran apa artinya 3 hari tersebut.
"Mari Kita mencari Portal Dimensi lebih cepat lebih baik." Qin Mo beranjak keluar Penginapan Dan memutuskan mencari Portal dimensi , Entah kenapa perasaan nya tidak enak belakangan ini.
"Qin Mo tunggu." Qin Mo seharusnya menunggu selama 1 Bulan Untuk Kultivasinya menyatu secara sempurna agar pondasi tubuhnya tidak melemah.
Qin Mo terus menelusuri daerah daerah tertentu bersama Liu Feiyi namun dia tidak menemukan apa pun .
"Tidak ada." Mereka berdua menyerah Karena tidak menemukan apapun di Sekitar sini dan kembali ke penginapan.
__ADS_1
Qin Mo dan Liu Feiyi yang sedang makan di kejutkan oleh sebuah suara.
"Tuan Muda Ingin Makan!!." Dengan nada tinggi dan mengancam , Seluruh orang yang berada di dalam langsung berlari keluar mereka tau Bahwa Tuan Muda anak wali kota tersebut sangat kejam dan tidak segan segan.
"Ku Bilang Keluar." Mereka membentak Qin Mo dan Liu Feiyi yang masih berada di dalam.
"Kami tidak mau." Sebelum Liu Feiyi memukul Pengawal tersebut karena menganggu mereka namun dia di halangi Oleh Qin Mo tentu saja dia kesal karena setiap dia bertindak dia dihentikan Qin Mo.
"Patahkan tangannya cepat dan bawa dia." Ji Xia Di memainkan lidahnya tentu saja itu di arahkan ke Liu Feiyi , Liu Feiyi yang melihat itu merasa jijik akan tatapannya.
"Biarkan aku keluar dan bawa dia." Liu Feiyi tersentak dengan Tawaran Qin Mo bagaimana tidak Qin Mo menjual dirinya kepada anak wali kota tersebut.
Namun sebelum tangan pengawal tersebut meraih Liu Feiyi Qin Mo mengeluarkan sebuah pedang dan langsung memotong tangan pengawal tersebut.
"Akkkhgh. Keparat kau." Pengawal tersebut memegangi Tangannya yang sudah tidak di tempat , Dia mengerang kesakitan Dengan keras .
" Dasar Tidak berguna." Saat Qin Mo datang ke arah Ji Xia Di Dia sudah di lempar oleh Badan pengawal nya. Hingga darah juga mengenai baju nya.
Sekarang Liu Feiyi tau bahwa Qin Mo hanya ingin melindunginya namun dia tetap memukul Qin Mo dengan kuat hingga Qin Mo terbang keluar dari penginapan tersebut.
"Uhhb wanita sangat berbahaya." Qin Mo masih memegangi tubuhnya yang sangat sakit akibat pukulan dari Liu Feiyi yang terus mengenai tubuhnya.
"Sekali lagi kau seperti itu Akan Ku hancurkan wajah mu yang tampan itu." Liu Feiyi tidak sengaja menyebut bahwa Qin Mo tampan dan langsung masuk ke penginapan dengan wajah memerah.
Qin Mo pun juga melakukan hal yang sama karena hari juga suda ash sore dia harus membersihkan dirinya dan istirahat bagaimana pun Dia tetap menunggu Sistem untuk mengetahui Letak Portal Dimensi.
"Qin Mo maaf Soal tadi sore." Malam terasa sangat sunyi hanya ada suara Liu Feiyi yang terdengar.
"Itu tidak apa apa." Qin Mo tidak mempermasalahkannya karena dia juga yang salah karena menggunakan Liu Feiyi sebagai tawaran .
"Kau benar ." Liu Feiyi berusaha semaksimal mungkin untuk menyembunyikan identitasnya dari Qin Mo.
Malam terasa sunyi mereka terlelap dalam pemikiran masing masing hingga akhirnya memejamkan mata di bawah sinar bulan hingga mereka menjalani mimpi .
Besok paginya seperti biasa Qin Mo telah bangun namun dia sama sekali tidak melihat Liu Feiyi dimana pun.
Hingga Pintu kamar mandi terbuka dan menunjukan lekuk tubuh Liu Feiyi.
__ADS_1
"Eh."
"Kyaa , Mati sana dasar mesum ." Liu Feiyi melayangkan tinjunya ke arah Qin Mo .
BOOM
Untung saja Qin Mo sempat membuat kubah pelindung agar tidak merusak penginapan yang mereka tempati namun penginapan tersebut masih bergetar.
"Kenapa aku yang salah jelas jelas kau menunjukan semuanya." Sekali lagi Qin Mo terkena pukulan telak di dada kirinya
BOOM
Qin Mo yang merasa Kultivasinya mulai maju langsung duduk bersila, Liu Feiyi yang melihat hal itu merasa heran dengan Qin Mo apa karena pukulannya yang kuat hingga dia harus menyembuhkan dirinya.
BOOM
setelah beberapa saat muncul suara Ledakan dari dalam tubuh Qin Mo dan Juga Dantiannya yang berisi Energi Qi Aneh mulai Melebar sedikit.
Prajurit Dewa Awal
Liu Feiyi tertegun dengan peningkatan Qin Mo ,Wajah yang semakin tampan kulit yang semakin halus dan putih serta Kultivasi yang Menerobos dengan cepat bahkan tidak di miliki Surga sekalipun.
"Terima kasih Liu Feiyi kau membantu ku menyetabilkan Kultivasi ku." Qin Mo dan Liu Feiyi kembali ke bawah dan makan Hingga suara Ji Xia Di yang tertawa lantang terdengar.
Ji Xia Di kini membawa pengawal yang dimana Pengawal nya berada di Ranah To God .
BOOM
Seluruh pengawal yang di bawa Nya berterbangan keluar dari penginapan yang membuat Ji Xia Di pucat dan langsung berlari dia berjanji tidak akan memprovokasi Qin ?9 .
"Bagaimana apa kau tau sekarang dimana Portalnya." Qin Mo menghela nafas dia menjelaskan baru bisa mencari portal Dimensi besok , Kini mereka berdua hanya berkeliling kota .
Liu Feiyi sangat merasa nyaman dengan Kehadiran Qin Mo dihidupinya dia tidak pernah sebahagia ini dengan orang lain di hidupnya.
Hari ini bagi Liu Feiyi adalah hari terbaik sepanjang hidupnya dimana dia bisa merasakan Apa yang dirasakan manusia pada umunya.
T/L: Identitas Liu Feiyi sepertinya sangat spesial , Author juga bingung tentang identitas Liu Feiyi yang sebenarnya.
__ADS_1