
"Sistem dimana portal selanjutnya."
[Di Bawah Tanah Kerajaan Shui]
"Hmmm ." Qin Mo bergegas Ke lantai 1 untuk makan , Namun Qin Mo tidak tau bahwa dia sedang di tunggu di bawah.
"Selamat Pagi Tuan ." Qin Mo menatap Heran mengapa orang yang menghentikan nya baru semalam sudah berubah sikapnya.
"Ahhh ya silahkan , Pak aku pesan Daging." Qin Mo duduk di salah satu bangku sambil Melihat lihat toko sistem yang baru diperbarui .
Karena kejadian Makam Kuno Qin Mo lupa untuk membuka sistem yang di dapatnya.
"Sistem Pindai Darah ku."
[ Darah Tuan Adalah Darah Manusia Biasa]
Qin Mo yang menyantap Makanannya seketika tersedak , Bagaimana tidak Kultivasinya yang sudah berada di Dewa Kayu namun masih memiliki Darah Manusia Biasa.
Qin Mo keluar ke penginapan dan menuju ke arah hutan yang lumayan jauh dari Kota Shiying .
Qin Mo terus melesat terbang ke dalam Hutan untuk mencari Gua dia ingin secepatnya menyerap darah Phoenix Surgawi.
"Sepertinya sudah." Qin Mo duduk bersila dan langsung menyerap Essensi Darah Phoenix Surgawi.
Perlahan Badan Qin Mo Terbakar , Dia merasa sangat kesakitan karena api yang dikeluarkan oleh Essensi Phoenix.
Walaupun begitu Qin Mo masih bisa menahannya .
Perlahan siluet Phoenix Terbentuk di belakang Diri Qin Mo , Menyebabkan Langit yang awalnya Cerah kemudian menjadi Gelap perlahan Sosok Siluet Phoenix terbentuk di atas langit.
"Phoenix bukannya itu ada di Dunia Dewa." Raja Tersedak kaget bukannya dia tidak mempercayai keberadaan Phoenix Namun dia tahu bahwa Tidak akan Ada Phoenix Di Dunia Ini kecuali di Dunia Dewa.
"Phoenix."
Semua orang kaget Akan penampakan Phoenix di atas langit hingga Kerajaan Ken pun dapat melihat wujud Phoenix walaupun tidak secara penuh .
"AKKKGGGHHHH."
"AKKKGGGHHHH."
"AKKKGGGHHHH."
Qin Mo yang mulai kehilangan kesadaran terus berjuang hingga Siluet Phoenix Tersebut Masuk ke dalam tubuhnya .
"AKKGHHHH.",
Dewa Perunggu Bintang 9
__ADS_1
Dewa Perak Bintang 9
Dewa Emas Bintang 9
Dewa Berlian Bintang 9
Jendral Dewa Tahap Awal
Perlahan Qin Mo mulai kehilangan kesadarannya Namun dia tersenyum karena mendapat notifikasi dari sistem.
Qin Mo terombang ambing di kekosongan Dia tidak dapat melihat apapun kecuali satu cahaya terang sangat terang .
Cahaya tersebut bergerak maju ke arah Qin Mo dengan kecepatan yang Luar Biasa .
Qin Mo tersentak kaget dia ingin menghindar namun Apa yang terjadi tak sesuai ekspektasi nya , Cahaya tersebut membentuk banyak sekali alam semesta.
Deg
Qin Mo kembali tersadar ke Dunia Nyata , Dia masih berada di Gua yang sama Karena Siluet Phoenix Tempo Hari tidak ada yang berani datang ke Gua tersebut.
"A- aku ti-tidak paham dengan semua mimpi itu, A-pa hubungannya dengan ku." Badan Qin Mo bergetar dan dipenuhi oleh keringat kepalanya terasa sangat sakit .
"Sebaiknya aku mencari Danau untuk menenangkan diri ." Qin Mo keluar dari Gua dirinya tidak lupa untuk menekan Kultivasinya hingga Ranah Soul Immortal agar Kultivasi dirinya dapat menyatu dengan sempurna.
Qin Mo terus berjalan dan mendapatkan sebuah Danu yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil .
"Ahhh Segarnya." Qin Mo menghela nafas Ketenangan yang dia dambakan kini terwujud .
"Ehh."
"Ehh, KYAAAAA."
Qin Mo kaget bukan kepalang melihat seorang wanita berada di depannya tanpa busana sekalipun.
"Emm Nona , Aku tidak melihat apa apa." Qin Mo membalikan badannya dia tidak mau kesalahpahaman terjadi.
Namun Aura pembunuh yang sangat besar terasa di belakang nya.
"Ku Bunuh kau sialan." Wanita tersebut mengeluarkan pedangnya , Dapat dilihat jelas bahwa pedang tersebut lebih tinggi dari pedang Inferno Akhir miliknya.
"Langkah 9 Bintang." Qin Mo langsung ingin melarikan diri dari situ namun dengan gampangnya Wanita tersebut mencengkram leher Qin Mo
"Nona Sepertinya kita harus memakai baju dulu." Wanita yang mencengkram Qin Mo merasa malu namun dia tidak ingin Qin Mo lari darinya.
Qin Mo di biarkan lepas beberapa saat , Mereka berdua memakai baju namun saat Qin Mo sudah selesai dirinya ingin Lari.
"Mau lari ke mana kau."
__ADS_1
Qin Mo sekarang tidak bisa lari , Andai saja dia tidak menekan kekuatannya sudah dapat dipastikan dirinya bisa lari Dari Wanita tersebut.
Namun apa Daya dirinya sekarang tidak bisa melawan Wanita tersebut.
"Sistem Wanita ini ada di tingkat mana."
[Panglima Dewa Tahap Menengah]
Gleek
Qin Mo menelan ludahnya walaupun dirinya sudah mendapatkan kembali kekuatannya namun andai dia melawan maka dapat dipastikan wanita yang ada di depannya mati namun kondisi Qin Mo tidak lebih buruk dari Mati.
"Maaf Nona, Kenapa Ranah Panglima Perang Bisa berada disini." Cengkraman Di Leher Qin Mo semakin Kuat .
Wanita yang ada di depannya tidak menahan kekuatannya .
"Ugh, S- Sial." Qin Mo tidak bisa lari dari Wanita tersebut , dia tidak akan percaya bila ada wanita yang kekuatan fisiknya sangat kuat namun kini dia percaya bahwa wanita itu bisa Sangat Kuat.
"Nona Tenang lah aku akan merahasiakan Ini ." Cengkraman di Leher Qin Mo sudah Dilepaskan Oleh Wanita tersebut.
"Kau temani Aku ." Qin Mo masih bingung akan keadaan ini , Namun belum sempat menanyakan sesuatu Qin Mo sudah di bawa terbang oleh wanita tersebut.
"Nona kita mau kemana."
"Portal Dimensi." Qin Mo tidak terkejut dia dapat melihat bahwa Wanita yang menariknya terbang bukan lah orang biasa.
"Aku juga mencarinya ."
"Apa kau tau di mana Portal dimensi." Dengan Wajah Penuh harapan Wanita tersebut , Qin Mo tidak mungkin menolak apalagi dia memang pantas karena Dia Sudah berada di Ranah Dewa Perang.
"Baiklah pertama Nama ku Qin Mo, Portal Dimensi berada di kerajaan Shui tepatnya di Bawah Kerajaan Shui."
Qin Mo langsung mengajak Wanita tersebut ke kota Tempat nya menginap terlebih dahulu.
" Lu Feiyi , Kita dimana."
"Kota Shiying kita sebaiknya mengistirahatkan tubuh kita sebelum berangkat." Qin Mo mengantar Lu Feiyi ke Penginapan tempatnya tinggal.
Qin Mo memesan satu kamar untuk di tempati oleh Lu Feiyi.
Karena kecantikan Ku Feiyi Qin Mo memberikannya sebuah cadar agar tidak terlalu menarik perhatian.
Besok nya Qin Mo dan Lu Feiyi sudah siap berangkat ke Ibu Kota , Bila tidak ada kendala maka akan sampai dalam 1 Jam dengan kecepatan Liu Feiyi sedangkan Kecepatan Qin Mo memakan Waktu 1 Hari.
______+______+______+______+_____+
BAGI YANG MERASA BUAT APA QIN MO PERGI KE DUNIA ATAS JAWABANNYA KAN UDAH JELAS DI MAKAM KUNO 7 PAGODA DOSA YANG MEWAKILI SETIAP DOSA.
__ADS_1
AUTHOR INGIN MEMBUAT ALUR YANG MENJEBAK NAMUN AKAN SULIT SEPERTINYA