
Besok Pagi nya Qin Mo lah yang bangun terlebih dahulu Qin Mo bersiap siap untuk pergi mencari Portal Dimensi namun sebelum itu dia masih harus menunggu System selesai Upgrade.
"KYAAA."
"Ada apa aku memakai Handuk ." Sebuah pukulan melayang ke arah Qin Mo dengan Kuat .
BOMM
Liu Feiyi menutup Wajah yang memerahnya karena melihat "Anu" Qin Mo yang Lumayan Besar .
"Hei apa apaan kau ini." Liu Feiyi masih menutupi wajahnya yang memerah dia tidak berani menatap Qin Mo .
"Cepat Ganti bajumu." Liu Feiyi membentak Qin Mo .
Qin Mo telah selesai Berpakaian dan turun kebawah , Qin Mo masih tidak menyangka dia melakukan perjalanannya dengan Gadis yang sangat Aneh.
"Kyuun ." Liu Feiyi merasa lega sekaligus senang karena Qin Mo memberi perhatian kepadanya.
[Sistem Telah berhasil Di Upgrade]
[Memperbarui Toko]
[Mendapat 5 Darah Puncak Kehidupan ]
Qin Mo merasa puas hanya dengan Mendapat 5 Darah Puncak Kehidupan yang mana adalah 5 Darah Puncak Kehidupan adalah Darah Milik Kaisar 9 Surga .
"Qin Mo ." Qin Mo terkejut di buat Liu Feiyi , Dia merasa sangat senang dan terus memperhatikan Darah Dari Kaisar 9 Surga .
"Ahh , ya Mari makan." Qin Mo memesan makanan begitu Juga Liu Feiyi.
"Sistem Dimana Portal Selanjutnya."
[Jurang Kematian Kastan Arah Utara Dari Kekaisaran Zhu]
Qin Mo mengangguk cukup puas dengan kinerja Sistem , Tidak Lupa dia membuka Toko , Banyak Pil , Tanaman Herbal , Senjata , Artefak yang sangat langka berada di Sistemnya.
"Sekarang Kita akan mencari Kekaisaran Zhu ." Qin Mo dan Liu Feiyi terbang mencari Kekaisaran Zhu yang berada di barat Daya dekat dengan Laut lepas.
"Kita Sampai Sekarang kita akan turun dan bertanya Tentang Jurang Kematian Kastan." Qin Mo dan Liu Feiyi turun Di Hutan agar tidak terlalu menarik perhatian .
"Aku membutuhkan Informasi tentang Jurang Kematian Kastan." Qin Mo memberi 10 Batu Roh Tingkat Tinggi kepada para pengawal tersebut.
__ADS_1
"Hmmm....Baiklah." mereka bercerita tentang Asal Usul Jurang Kematian Kastan yang tidak diketahui entah dari mana munculnya .
Namun mereka percaya saat Jurang Kematian Kastan terciota terjadi gempa yang sangat besar di seluruh Wurkius Land yang membuat Jurang Kastan namun di dalam Jurang Kastan tersebut terdapat makhluk aneh dan dua Buah Pilar berwarna Putih.
Qin Mo dan Liu Feiyi langsung pergi ke Jurang Kematian Kastan , Jurang yang sangat dalam namun .
"GOD'S EYE."
Qin Mo dapat melihat bahwa kedalamannya berkisar antara 11km Dan ada satu Monster yang sudah berada di Tahap Prajurit Dewa.
"Liu Feiyi sebaiknya kita memancing Monster itu keluar ." Qin Mo mengeluarkan 1 Poin Kehidupan di dekat bibir jurang Kematian Kastan.
Grrrrr
"Itu Pecahan Kekuatan Harimau Putih Bermata Tiga salah satu Hewan Ilahi ." Qin Mo cukup terkejut ternyata Hewan tersebut tidak berada di Hewan Suci melainkan Hewan Ilahi.
"Baiklah sekarang ." Qin Mo maju ke arah Harimau tersebut Tangannya berbalut Api Yang luar biasa panas bahkan mengalahkan Panas Inti Matahari.
"Grrr."
BOOM
"Manusia rendahan kembalikan kepingan Kukuatan ku." Liu Feiyi cukup terkejut karena Qin Mo memiliki Kepingan kekuatan Binatang Ilahi .
"Ambil saja kalau bisa." Qin Mo mengeluarkan pedang Tingkat Inferno akhir , Pedang yang sama saat melawan Monster di makam Kuno.
"Pedang Tanpa Wujud: Gerakan ke 2 - Tebasan Iblis." Qin Mo menyerang Harimau Putih tersebut dengan sisi pedang tumpul yang dimilikinya hingga dia Kembali jatuh ke bawah Jurang Kematian Kastan.
"Yi'er sebaiknya kau tunggu disini." Liu Feiyi mengangguk dengan wajah memerah dia ingin mendengar sekali lagi Qin Mi memanggilnya begitu.
Qin Mo terjun kebawah Jurang Kematian Kastan dengan Menyelimuti Badannya dengan Qie dia tidak akan merasakan tekanan dari bawah Jurang Kematian Kastan tersebut.
"Menyatukan." Qin Mo mengeluarkan Harimau Putih dari Ruangan jiwanya , Qin Mo juga membantu nya menyerap Kekuatan dari Harimau yang berada di Jurang Kematian Kastan.
BOOOM
Suara ledakan terdengar dari bawah Jurang Kematian Kastan Liu Feiyi yang mendengarnya langsung bergegas kebawa .
"Kau membuatku khawatir huuh." Qin Mo yang takut dirinya di pukul kembali oleh Liu Feiyi langsung memasang Zirah Naga tingkat Inferno Akhir.
Namun berselang lama Qin Mo tidak merasakan Pukulan Dari Liu Feiyi .
__ADS_1
"Ada yang aneh."
"Tuan Aku sudah selesai menyatukan kekuatan ." Terlihat Jelas Bahwa Harimau Putih Bermata tiga ini telah berada di Ranah Dewa Mortal awal.
"Tunggu sebentar aku merasakan ada yang aneh tapi yasudah lah , Siapa Namamu." Qin Mo merasakan perasaan Aneh karena Liu Feiyi tidak memukulnya.
"Rong." Jawab Singkat Harimau Putih Bermata Tiga Tersebut namun Liu Feiyi menertawai Nama Harimau tersebut begitupula Qin Mo namun dia harus menahannya.
'Perempuan ini memiliki aura seperti Di a Jangan jangan.' Harimau putih tersebut merasa berbahaya apabila dekat dengan Liu Feiyi karena Identitas Liu Feiyi bisa membuat Harimau Putih tersebut mati dalam hitungan Detik .
"Kau sudah disini cukup lama jadi kau tau pasti letak Portal Dimensi Bukan." Harimau Putih tersebut mengangguk dan mengantar Qin Mo dan Liu Feiyi ke Portal tersebut.
"Formasi penghalang siapa yang membuatnya." Qin Mo dapat merasakan Formasi penghalang Namun Formasi tersebut sudah melemah karena tidak mendapatkan Pasokan Energi selama ribuan tahun mungkin kalau formasi ini baru dibuat Qin Mo mungkin tidak bisa membukanya namun Sekarang dia bisa membukanya.
Qin Mo segera membentuk segel tangan dan menempelkannya di Atas Formasi tersebut.
Trangg
Formasi tersebut pecah hanya dalam hitungan menit saja oleh Qin Mo .
Liu Feiyi tidak habis habisnya terkejut saat bersama Qin Mo bagaimana tidak dia hanya makhluk dari Alam Rendah.
"Hahaha Rong kau bisa membawa kami kan." Rong Hanya mengangguk pelan .
T/L : Disini Author Salah Tentang Portal Dimensi Seharusnya bisa dihidupkan oleh satu orang saja namun dengan menggunakan banyak Sumber Daya dan Qi.
"Rong Bersiap."
Rong Segera menyalurkan Qi Nya dan menaruh Batu Roh yang diberikan Oleh Qin Mo namun saat Qin Mo ingin pergi Sistem memberikannya notifikasi.
[Xie Shi Dalam Bahaya]
Wajah Qin Mo panik hingga Liu Feiyi menenangkan nya.
"Sebenarnya ada apa."
"Istriku dalam Bahaya." Liu Feiyi yang mendengar hal itu tidak percaya dia serasa sangat kecewa dan akhirnya Liu Feiyi diam membisu.
"Rong antarkan aku kembali ke Dunia asal ku, Liu Feiyi kau ingin ikut." Saat Liu Feiyi sedang dalam lamunannya dia tersadarkan Oleh Qin Mo .
"Ahh, Iya." Dia berpikir Tidak ada salahnya menjadi Istri Kedua Qin Mo , Karena tidak ada aturan yang membatasi Di dunia ini.
__ADS_1