
Di kediaman keluarga Su semua orang di buat heboh Dengan seorang pemuda yang sedang memberontak tidak ada yang berani menghalangi nya karena taruhannya adalah nyawa.
"Panggilkan Su Nan cepat."
"Patriak Aku sudah ada di sini." Patriak yang melihat Su Nan langsung menamparnya dengan keras.
"Kenapa kau berani memprovokasi Seorang Immortal." Patriak Klan Si menunjuk Qin Mo .
Wajah Si Nan langsung pucat Pasi dia tidak mengira bahwa Qin Mo akan selamat
Sebuah pedang meluncur ke Arah Su Nan dan seketika itu Kepala nya Terpisah dari badannya , Patriak yang melihat hal itu langsung gemetar .
"Baiklah urusan ku sudah selesai aku akan pergi." Qin Mo langsung pergi Dan kembali ke Kediaman Kaisar Qin.
Di Ruangan Kaisar Qin , Qin Mo masuk dan di sambut oleh Kaisar Qin.
"Aku tidak memusnahkan Klan Su ." Kaisar yang mendengar hal itu merasa lega karena Bila Ada satu pilar yang Musnah maka kehancuran sudah dapat di pastikan.
[Sistem Telah Berhasil Di Upgrade Ke Versi 2 ]
[Toko Sistem Telah Diperbarui]
[Membuka Code [Tangan Raksa] ]
[Tangan Raksa Pemahaman 1% Pemahaman Harus Di Tambah Dengan Poin Dewa]
"Tangan Raksa Ya." Qin Mo mendapat sebuah Teknik tapak Walaupun hanya 1% sudah dapat di pastikan Kekuatannya sangat besar.
Xie Shi memasuki Kamar Qin Mo sambil membawa sebuah teh .
"Sayang aku sudah Berbicara dengan ayah tentang hal ini." Qin Mo menaikan Alisnya nya sambil meminum Teh yang di berikan oleh Xie Shi .
"Aku sudah tau tentang Hal itu ." Qin Mo sebenarnya sudah tau Tentang informasi yang di dapat Dari Kaisar.
"Kumohon kau jangan pergi." Putri Shi memeluk Qin Mo dengan erat ,
Qin Mo hanya bisa menghela nafas dan Membalas pelukan dari Putri Shi.
"Aku harus pergi."
__ADS_1
"Bagaimana bila kau tidak kembali?." Qin Mo merasa perkataan Putri Shi ada benarnya tapi dia Harus Pergi agar Dunia ini tidak Berada di kehancuran.
"Aku tidak semudah itu untuk mati kau tenang saja." Qin Mo mengusap kepala Putri Shi .
"Aku akan selalu menunggu mu." Dapat terlihat jelas kesedihan di wajah Putri Shi namun Tugas Qin Mo begitu berat.
"Aku besok akan pergi Ke Benua Tengah untuk meminta persetujuan Kaisar." Putri Shi mengangguk dia melepaskan satu persatu Pakaian yang dikenakannya.
Qin Mo Langsung merebahkan Tubuh Putri Shi ke ranjang .
Saat melakukan Hal tersebut Seperti Dunia Ini hanya milik mereka berdua .
Saat Pagi Qin Mo telah terbangun terlebih dahulu dia nya bersiap pergi Namun sebelum dia keluar Dari Kamar tersebut sebuah tangan Melingkar di Perutnya.
"Aku akan menemui Kaisar dan berpamitan terlebih dahulu." Qin Mo keluar dari Kamar tersebut dan Langsung pergi menemui Kaisar Qin.
Qin Mo yang telah mendapat izin kaisar Qin sepenuhnya akan berangkat pergi Ke Benua Tengah.
Sebelum berangkat Qin Mo memberikan Sebuah liontin Giok yang berguna sebagai perlindungan bila Xie Shi dalam bahaya sementara itu dia memberi Pil 6 Nadi Bintang kepada Kaisar dan Mawar Biru 12 Kelopak .
Qin Mo hanya membutuhkan waktu satu hari untuk sampai kebenua Tengah karena dia sudah berada di Half Way Immortal yang kapan pun Bisa menerobos ke ranah Immortal kalau dia mau.
Qin Mo singgah sebentar di Kota FengGui untuk menikmati Makanan dan Secangkir Arak yang berkualitas.
Dengan Suasana damai dan sejuk seperti ini membuat Qin Mo ingin tinggal lebih lama disini namun tugas yang diemban nya untuk mencapai puncak.
"Tuan Muda Ingin menggunakan tempat ini , Kalian semua harus keluar dari sini!!." Semua orang yang berada di situ lari keluar dari Restoran tersebut dan sekarang hanya tinggal Qin Mo dan Pemilik Restoran tersebut.
"Siapa yang berani menentang tuan muda." Ucap Pria yang tadi mengusir semua orang dengan nada marah.
Walaupun Qin Mo telah di bujuk oleh Pemilik Restoran tersebut namun dirinya masih ingin menyantap makanan yang lezat ini.
"Kau pasti ingin uang kan ." Pria tersebut mengeluarkan sekantung koin emas di depan Qin Mo .
Qin Mo yang melihat hal itu langsung menaikan alisnya dan mengeluarkan 100 ribu koin emas di depan mereka semua semua yang berada di situ terkejut melihat hal itu .
"Silahkan ambil kembaliannya." Qin Mo ingin pergi namun Pria tersebut menghalangi Qin Mo dengan pedangnya.
"Kau tidak di perbolehkan pergi."
__ADS_1
"Singkirkan pedang mu atau mati." Qin Mo mengeluarkan Aura yang mengintimidasi lawannya hingga pria tersebut berlutut karena tidak dapat menahan Aura yang dikeluarkan Qin Mo.
Tanpa memperdulikan Pria tersebut Qin Mo langsung melanjutkan perjalanannya ke Ibu Kota Benua Tengah tempat dimana Kaisar Benua Tengah berada.
Menurut Informasi yang di dapat Qin Mo Kaisar Benua tengah Sangat berwibawa dan juga Keras kepala.
Qin Mo yang melihat sebuah desa yang dimana masyarakatnya seperti ketakutan akan sesuatu jadi Qin Mo memutuskan untuk Turun dan menanyakan beberapa hal.
Namun siapa sangka dia tidak di sambut melainkan Para penduduk yang berada di desa tersebut masuk ke rumah mereka masing masing.
"Sistem kau tau ada apa sebenarnya."
[Mereka ketakutan karena Ada beberapa Kultivator yang menindas dan menculik para anak anak. ]
Qin Mo memutuskan untuk tinggal di sana lebih lama hingga para Kultivator itu datang lagi ke desa tersebut.
Sudah satu hati Qin Mo menunggu Para Kultivator itu, Para warga yang merasa Qin Mo tidak memiliki maksud jahat langsung Mendatanginya.
"Nak kau sedang apa Disini?." Pria Sepuh yang tidak lain adalah Pemimpin di desa tersebut angkat bicara.
"Membunuh para Kultivator yang kalian takuti." Kata kata Qin Mo membuat Terkejut semua orang karena mereka tidak pernah berbicara tentang hal itu kepada siapapun.
Mereka tidak melapor kepada Kultivator lain karena mereka di ancam oleh kelompok tersebut ,
Penduduk Desa tersebut menceritakan segalanya ke Qin Mo dapat dilihat bahwa penduduk desa sangat senang Akan kehadiran Qin Mo.
Penduduk Desa sedikit demi sedikit telah menerima Qin Mo namun karena Qin mo adalah orang luar mereka menyuruh Qin Mo untuk pergi.
Qin Mo Menolak keras Pikiran Warga Desa tersebut , dia berpikir bahwa tidak lama lagi Kalau penduduk desa tidak melakukan perlawanan mereka tetap di bunuh atau di jadikan Budak .
Qin Mo belum tertidur selama 3 hari dia menunggu Para Kultivator Keji yang menyerang dan menculik Anak anak .
Para Penduduk Desa menaruh perhatian kepada Qin Mo karena mau rela berkorban demi Desa yang walaupun buka siapa siapanya.
"Mereka datang!!." Seru seorang Pria sambil berlari memasuki desa dengan terburu buru.
"Tenang jangan ada yang lari biar aku yang menghadapi mereka." Qin Mo terbang menuju ke arah Gerbang Desa dia dapat melihat Sekelompok Kultivator Ranah Soul dan yang paling tinggi adalah Soul Gethering.
"System berapa banyak mereka."
__ADS_1
[2.000 orang tahap Soul, 232 orang tahap Soul Gethering , 1 Tahap Void] Qin Mo mengangguk walaupun tebakan nya salah namun dia masih bisa menghadapi mereka semua.