
Jade keluar kamar begitu pun val, Val masih sangat mengantuk, dia masih ingin tidur namun jade menyeret nya.
Jade hampir tidak bisa berkedip melihat pemandangan di hadapan nya, dia menoleh ke Val yang juga terbangun setelah sebelum nya bahkan harus di bopong jade karena tidak mau bangun sama sekali untuk sarapan namun jade memaksa nya, Val melotot melihat seorang pria berotot memakai apron di dapur.
Yup betul Lee rion sedang memasak memakai apron berwarna hitam.
"morning.. " sapa peter ke jade dan Val.
"jade.. dia lagi cosplay jadi Ibu rumah tangga apa gimana sih.. kok gw aneh banget liat nya.. " komen Val melihat penampilan rion ke jade menggunakan bahasa Indonesia, jade hanya mengangkat bahu nya.
"ahh.. morning peter.. " sahut Val
"akan ada tamu penting.. maka nya rion mau masak sarapan.. " tukas junee, Val melongok apa yang rion sedang masak.
Rion sedang memasak telor mata sapi dan memanggang beberapa lembar daging bacon, seperti sarapan ala Inggris.
"ini cuma sarapan sederhana.. " tukas Val, rion menoleh protes ke Val, rion membuka semangkuk sup.
"kamu habis minum-minum kan.. aku membuat sup pereda pegar untuk mu.. " tandas Rion ke Val, Val melirik ke rion.
"owwhh thanks.. tapi siapa tamu istimewa nya..?? " tanya Val.
Bel berbunyi.
"ahh itu pasti dia.. " junee langsung bergegas membuka pintu, Val melirik peter yang terlihat tidak suka dengan sikap antusias junee, lalu tak lama seorang pria rapih menawan memasuki ruangan bersama mereka, Val melotot dan menoleh komplen ke jade.
"lo maksa gw bangun pagi buat nyambut pria ini.. "tandas Val, jade menundukan Val seraya memberi hormat ke pria yang baru saja datang, yang lain pun begitu.
" Dia bos lo Val.. ati ati lo kalau ngomong.. "sahut jade.
" iya.. gw masih bos lo.. " tukas pria itu yang ternyata seo jun, Val hanya manyun.
Lalu mereka sarapan bersama.
"Maaf ya bikin lo bangun pagi.. " ucap seo jun ke Val, peter rion dan junee menoleh ke seo jun dan Val serta jade karena seo jun berbicara menggunakan bahasa Indonesia.
"gw cuma mau tidurrr... " tandas Val.Seo jun mengangkat dagu Val, mencoba memperhatikan Val, skinship mereka membuat semua orang kaget, rion bahkan menepak tangan seo jun menunjukan protes nya.
"Manner.. dia sedang makan.. " komplen rion, mereka kaget dengan sikap rion begitu pun seo jun, biar bagaimana pun akrab nya mereka, seo jun tetap bos mereka.
Val kikuk dengan situasi ini, dia bisa melihat wajah seo jun yang kesal dengan sikap rion, junee dan peter pun begitu, tidak dengan jade yang malah menepuk nepuk bahu seo jun yang duduk di sebelah nya dengan maksud menenangkan seo jun.
"Dia kan memang aneh.. apa lo baru sadar bos.. " tukas jade, seo jun pun hanya menghela nafas nya dan coba menghabiskan makan nya.
Selesai sarapan, Val menawarkan diri untuk mencuci piring bekas mereka makan seo jun membantu val. Junee dan peter sedang ngobrol dengan jade, kali ini jade sedang libur dan memilih di rumah, rion sedang diam saja memperhatikan seo jun dan Val.
"maksud nya apa sih bos.. dateng pagi pagi kesini.. dan lagi.. situ tahu saya tinggal di sini.. " tanya Val.
"gw cuma mau nengok anak buah kesayangan gw.. " sahut seo jun.Val menoleh dengan wajah komplen nya.
"kalian.. bukan cuma lo.. " tambah seo jun, Val mengangguk.
"dan gw juga kangen lo.. " tambah seo jun.
__ADS_1
Val terdiam, dia menghela nafas nya.
"bukan nya status gw sama kaya yang lain.. sama kaya jade katya dan chris.. yang hanya orang yang cukup spesial karena rekrutan anda.. "tandas Val.
Seo jun terdiam seakan tidak ingin menjawab nya.
" iya.. status kalian sama.. "sahut seo jun dengan suara sendu seakan kecewa dengan kata-kata Val. Val dengan cepat menyelesaikan cuci piring nya dan masuk kamar nya, meninggal kan mereka semua termasuk seo jun.
Di kamar
Val memeluk guling nya, dia merasa tidak nyaman dengan hati nya, dia juga bingung kenapa dia tidak suka melihat seo jun tapi dia juga merindukan nya. Pintu kamar Val ada yang mengetuk, Val membuka nya, seo jun tersenyum sembari membawa beberapa dessert.
"gw kenyang.. " tandas Val sembari mau menutup pintu nya tapi seo jun bergerak cepat.
Seo jun langsung duduk di kasur val, lalu membuka kotak cake kecil, val hanya melihat sinis ke seo jun.
"ada yang mau lo tanyain ke gw engga..?? " ucap seo jun, val melihat lagi ke seo jun yang mulai melihat dengan intens ke arah val.
Val menelan ludah nya melihat bagaimana seo jun semakin menawan walaupun dia hanya memakai pakaian casual, matanya yang kecil memanjang, hidung nya yang menjulang, bibir kecil nya lesung pipi dan lagi suara nya yang serak bernada rendah, membuat pria ini seakan sempurna bila berbisik di telinga.
"lo lagi mikir mesum ya.. " ledek seo jun, Val melotot, seo jun tersenyum.
"aahh senyum nya.. gw benci senyum nya.. " ucap Val dalam hati nya, seo jun menepuk kasur Val seakan meminta Val duduk di samping nya, Val menolak dengan gerakan tubuh nya namun seo jun memaksa dengan menarik nya dengan sangat terpaksa Val jadi duduk di samping seo jun.
Seo jun pun sampai menyuapi Val cake yang di bawa nya, sebelum nya Val menolak dan bukan seo jun nama nya kalau dia menyerah begitu saja, wajah Val berbinar setelah memakan cake yang seo jun bawa.
"enak kan.. gw loh yang bikin.. " ucap seo jun, Val melotot dan wajah nya menunjukan seakan dia tidak percaya apa yang seo jun katakan.
"dari ekpresi lo gw bisa baca kalau lo engga percaya kalau gw yang bikin ini.." tandas seo jun, Val mengangguk sembari menyendok lagi cake nya, saking enak nya Val sampai mengotori bibir nya dengan cream dari cake, seo jun menatap nya lalu menyeka cream yang ada di ujung bibir Val, Val kaget dan terpaku dengan sikap seo jun.
"karena gw kompeten kan untuk lo bawa ke perusahaan lo.. " sahut Val, seo jun mengangguk.
"itu juga salah satu alasan nya.. tapi alasan sebenarnya.. " seo jun menjeda ucapan nya, Val ikut terdiam menunggu jawaban seo jun, Val sampai tidak berani melihat ke arah seo jun, seo jun menatap Val.
"karena jade yang minta.. " ucap seo jun, Val langsung menoleh.
"apa.. jade yang minta..?? maksud nya jade minta lo buat memuluskan karir gw..?? " tandas Val, seo jun mengangguk
"dan keuletan lo kaya nilai plus buat gw.. maka nya gw mau lo tetep di team gw.. " tambah seo jun, val marah menarik seo jun dan mendorong nya keluar kamar nya, dan menutup pintu kamar nya dengan kencang sampai mengagetkan semua orang. Seo jun yang di tatap semua orang hanya tersenyum terpaksa, lalu pamit pergi di dampingi peter.
Tak lama jade mengetuk pintu kamar Val, lalu masuk, dia melihat kakak nya sedang melihat dengan pandangan kosong di jendela kamar nya.
"si bodoh itu bicara macem-macem kan.. " tukas jade.
"dia bilang ada nya gw di sini karena permintaan lo.. " sahut Val
"ahh jadi lo cukup kecewa dengan ucapan nya.. " ucap jade
"lo masih ngarepin dia Val.. setelah apa yang keluarga nya lakuin ke lo.. apa lo lupa bagaimana keluarga nya menghina lo dan keluarga kita.. bahkan kita seakan sampah di hadapan mereka.. " tambah jade.
"tapi gw engga sakit hati jade.. karena memang gw engga pantes sama dia.. lo tenang aja.." ucap Val, jade menunduk.
"maaf Val.. maaf.. gw emang selalu nyusahin keluarga.. gw anak yang engga berguna.. gara-gara kelakuan gw lo pasti sakit hati.. bahkan katya engga mau lagi ketemu gw.. gw emang pecundang.. " ucap jade dengan suara serak nya, Val langsung memeluk adik nya itu, dia sebenarnya tahu kelakuan urakan jade waktu di Belanda tapi dia hanya menunggu jade untuk bicara kepada nya. Dan akhir nya dia tahu, kalau salah satu alasan nya adalah katya.
__ADS_1
Lalu Val teringat lagi saat salah satu perwakilan ayah seo jun menemui nya.
"Kang seo jun tidak akan menemui anda lagi.. dan jangan pernah berpikir kalau anda pantas bersanding dengan seorang kang seo jun.. anda hanya akan menjadi parasit untuk kang seo jun.. " ucap ayah seo jun saat itu, sejujur nya val sakit hati tapi melihat bagaimana sukses nya keluarga Seo jun dia tidak bisa pungkiri kalau pewaris tahta memang tidak bisa bersanding dengan sembarangan orang.
"gw ngerti maksud lo kok jade.. sekarang kita jalanin aja apa yang sudah ada di depan kita.. gw hanya ingin fokus dengan apa yang gw kerjain sekarang.. jade.. lo harus buktiin ke orang-orang kalau lo udah jadi orang yang lebih baik sekarang.. " pesan Val, jade mengangguk meng iyakan ucapan kakak nya.
Keesokan hari nya.
Val sudah memulai hari nya, dia membeli beberapa cup coffe untuk dia dan team nya, lalu elly mencolek nya. Val menoleh dia tersenyum.
"wahh seperti nya sudah ada kemajuan nih.. " ledek elly, Val mengangguk.
"semua nya sudah lebih baik.. " jawab Val, Val tidak ingin membesar besarkan apa yang sebenarnya sudah terjadi dengan dia dan team nya, cukup mereka saja yang tahu.
Sesampainya nya di ruangan nya.
Val membagikan coffe untuk team nya, semua orang tersenyum ramah menerima coffe dari val, begitu pun Val, pagi dia di awali dengan laporan oleh Minwoo tentang proyek baru nya,
"Bu manager..apa ibu tahu kalau kontrak Lim biseo sudah berakhir..??" tanya Minwoo,
"apa..sudah berakhir..??maksud kamu lim biseo sudah tidak lagi bekerja dengan Presdir??" tanya Val, Minwoo mengangguk.
"saya dengar sekertaris lama presdir sudah kembali.." timpal eun byul
Val bingung karena memang dia tidak tahu apapun.
"ahh itu berarti akan segera ada perang kan..Yoo biseo bukan orang yang mudah di handle..kita akan kerja lebih gila lagi dari sekarang.." tambah jae suk. Val masih tidak mengerti apapun sampai akhir nya Seo jun datang, otomatis semua orang bangun dari duduk nya dan memberi hormat ke seo jun di ikuti dengan 3 orang di belakang nya yang cukup mengagetkan untuk Val, 3 orang itu memakai jas rapi sekali, mata Val seakan mengikuti mereka hingga menghilang dari pandangan Val.
"mereka..?? " tunjuk Val ke 3 orang itu, Val sampai tidak bisa meneruskan kata-kata nya.
"yang berjalan dengan Presdir adalah Yoo jun.. sekertaris lama Presdir... kemarin dia mengambil cuti dan di gantikan lim biseo.. dia cukup kejam tapi pekerjaan nya sangat amat mumpuni.. huftt kita akan kerja gila lagi.. " ucap eun sok.
Val tidak tahu kalau Yoo biseo yang mereka maksud adalah Yoo jun yang satu rumah dengan nya, junee yang dia kenal sangat baik dan imut dan lucu, Val pikir junee adalah salah satu model sama seperti jade.
"Peter.. wahh orang asing itu.. bahkan tatapan dingin.. kalau peter sudah turun tangan berarti penjagaan di perketat kan.. " tukas jae suk.
"peter..?? " tanya Val
"dia body guard.. "
"bukan nya dia model ya..?? " tanya Val
"yang saya tahu.. model pekerjaan sampingan nya.. pekerjaan asli nya adalah bodyguard.. " sahut jae suk.
"Dan lee rion.. " tanya Val, semua orang menoleh ke Val.
"anda kenal Lee rion bu manager..?? " tanya eunbyul
"aahh itu.. "
"Dia.. tahanan.. " ucap eunsok, Val menoleh ke eunsok.
"cerita nya cukup panjang.. tapi kalau kamu penasaran.. kenapa kamu tidak tanya langsung presdir.. " Val manyun karena cerita menggantung eunsok.
__ADS_1
Tak lama Val berjalan menuju ruangan Presdir, lalu dia mengetuk pintu dan di buka kan oleh Yoo jun alias junee, pemandangan di hadapan nya mengangetkan Val, dimana Lee rion sedang mencekik seorang lelaki di hadapan seo jun dan peter.
To be continue