Cinderella Tough Love Story

Cinderella Tough Love Story
Part 29 SIDE STORY


__ADS_3

Beberapa hari pun berlalu,


Katya merasa cepat lelah seiring bertambah nya bobot tubuh nya karena dia yang selalu lapar, sesekali dia melihat Josh datang, katya memperhatikan josh yang semakin kurus, dia berpikir karena kesibukan nya yang menguras waktu istirahat nya.


Di cafe lobby rumah sakit.


Katya mau memesan coffe dan hendak membayar namun dia di kagetkan dengan jang biseo yang tiba-tiba menyodorkan kartu untuk membayar coffe katya.


"jang biseo Terima kasih.. " ucap katya, jang biseo hanya tersenyum.


"ahh jang biseo.. maaf.. saya perhatikan daepyonim semakin kurus.. apa dia bener-bener sibuk hingga melewatkan waktu makan nya..?? " tanya katya, jang biseo menghela nafas nya.


"sejujur nya katya-ssi.. daepyonim seperti nya mengalami morning sickness.. " sahut jang biseo, katya melotot.


Morning sickness semacam ngidam atau mual-mual biasa nya di alami ibu hamil di awal kehamilan


"apa..?? "


"dia selalu mual ketika hendak makan dan selalu malas makan karena merasa sangat mual ketika melihat makanan.. "tambah jang biseo, berbeda terbalik dengan katya yang mengalami nafsu makan hanya tubuh nya semakin melemah.


" jadi dia selalu melewatkan waktu makan nya..?? "tanya katya, jang biseo mengangguk.


Tentu katya merasa bersalah dan kasihan terhadap josh, jarang sekali lelaki mengalami morning sickness ketika pasangan nya hamil dan itu akan sangat menganggu, apalagi josh sangat sibuk.


" jang biseo.. apa anda bisa menyampai kan pesan saya.. "pinta katya.


Malam nya.


Pintu rumah katya ada yang mengetuk, katya membuka nya.


" kamu mengundang ku.. "sapa josh. katya mengangguk.


ketika masuk rumah josh mencium bau makanan, dia khawatir mual nyata nya tidak. Dan dia melihat beberapa makanan di meja kecil di samping kasur katya, rumah katya sangat kecil sehingga ketika makan harus duduk di lantai, josh tersenyum dan langsung membuka jas nya.


"aku dengar daepyo mengalami kesulitan makan akhir-akhir ini.. aku hanya mencoba memasak sedikit makanan untuk anda.. " ucap katya, josh langsung duduk dan tak banyak bicara langsung memakan semua makanan yang katya sediakan, katya sendiri kaget melihat bagaimana josh sangat lahap makan nya dia ikut senang melihat nya, katya hanya mengira-ngira apa mungkin kalau dia memasak nya mungkin saja dia akan bisa makan dan tebakan nya benar.

__ADS_1


Setelah menghabiskan makanan nya katya menyediakan teh hangat untuk memperlancar pencernaan josh.


"gomawo(Terima kasih) " ucap josh di iringi senyum nya.


"terima kasih telah repot buat makanan untuk ku.. kamu pasti sudah lelah dan menjadi repot menyiapkan ini semua.. " tambah josh.


"aku merasa bersalah karena kamu mengalami kondisi tidak nyaman karena kehamilan ku daepyonim.. " sahut katya, josh memegang tangan katya.


"aku menikmati nya.. situasi ini.. " ucap josh, katya melihat ke josh, josh pun menatap katya, josh mendekat dan mencium bibir katya, katya hanya terdiam, dia merasa sangat bingung harus bagaimana.


Melihat pasif nya respon katya, josh memegang wajah katya dan mencium katya lagi dan menjadi lebih intesif, katya pun mengikuti alur yang josh mainkan sampai dia menutup mata nya.


Beberapa hari berlalu.


Katya sedang melihat hasil ct scan di komputer di depan meja suster bersama senior nya dan satu-satunya orang yang cukup akrab dengan katya yaitu Woo yahwi alias yahwi.


"ini sudah meradang sunbae (senior).. kita harus memberikan ini ke spesialis jantung kan.. " ucap katya.


"yup.. aku akan memberitahu dokter il wang(dokter jantung).. katya-ssi..kenapa kamu terlihat sangat menyedihkan.." tukas yahwi yang melihat katya cukup pucat dan terlihat sangat kelelahan.


"ahh katya-ssi.. apa kamu sudah mendegar berita baru yang cukup menarik.." tukas yahwi.


"aku tidak tertarik.. " sahut katya dengan wajah datar nya, yahwi cukup kebal dengan ekpresi wajah datar katya.


"hei.. jangan begitu.. ini tentang dokter jihyo (dokter anak).. semua kepala spesialis di sini akan menjodohkan dokter jihyo dengan daepyonim.. " ucap yahwi, katya langsung menoleh ke yahwi.


"apa.. ?? "


"daepyonim itu single.. dan jihyo-nim juga single dan juga anak seorang pemimpin perusahaan.. para ketua seperti tidak tahan ingin mengambil hati daepyonim dengan menjodohkan diri nya dengan dokter paling cantik di sini.. "tambah yahwi.


Wajah katya berubah.


" siapa mereka.. memang nya mereka itu Tuhan mencoba menjodohkan orang lain.. "tandas katya dengan ekpresi wajah kesal nya, yahwi yang melihat itu bingung, dan merasa melihat ekpresi baru katya.


Malam nya benar saja, di adakan makan malam di mana josh di undang untuk datang, katya pun ikut walau sebelum nya sudah hampir kabur karena tidak mau tapi di paksa yahwi.

__ADS_1


Josh melihat katya, dan tersenyum tapi katya malah memberikan ekpresi datar, josh bingung dengan ekpresi katya itu. Beberapa dokter senior mengobrol santai dengan josh, katya duduk tak jauh dari mereka mendengar apa saja yang mereka bicarakan.


"daepyonim.. bagaimana menurut anda dokter jihyo.. " tanya hae in kepala igd dan atasan katya.


Josh yang duduk di menghadap ke dokter jihyo melihat ke jihyo, jihyo terlihat malu-malu.


"dokter jihyo sangat cantik dan pintar.. " puji josh, katya melirik ke jihyo, jihyo tertawa kecil sembari memberikan ekpresi senang karena pujian josh.


"katya-ssi.. kamu tidak minum.. " tanya yahwi.


"tidak sunbae.. aku harus masuk pagi besok.. " tolak katya, sebenarnya bukan karena dia harus masuk shift pagi dia menolak minum tapi karena dia sedang hamil dan dia tidak ingin membahayakan bayi nya.


"kalau begitu.. daepyonim cocok dengan dokter jihyo.. kalian sama-sama single kan.. " ucap kepala spesialis penyakit dalam geum eun shik.


Josh hanya memberikan ekpresi biasa lalu dia melirik ke katya, wajah katya semakin mengkerut mendengar hal itu dan josh menyadari nya.


"seperti nya kami memang akan cocok.. " ucap josh, wajah jihyo langsung memerah karena malu tapi tidak dengan katya, josh melihat katya yang mulai mencari tas nya, josh tahu katya pasti akan segera pergi dari resto itu, mungkin karena semakin tidak nyaman suasana saat itu.


"tapi dokter.. sejujurnya saya sudah mempunyai calon istri.. " tambah josh, tangan katya tiba-tiba berhenti membereskan tas nya dan menoleh ke josh.


"jadi saya tidak terpikir mengenai wanita lain.. " ucap josh sembari melihat ke katya, katya terdiam.


Semua dokter yang mendengar langsung terdiam dan merasa bingung serta canggung.


"sunbae.. aku merasa tidak enak badan.. aku duluan ya.. " katya pamit pulang duluan dan di iyakan yahwi.


"maaf.. seperti nya saya harus pergi dahulu.. kalian silahkan bersenang-senang.. calon istri saya sedang menunggu saya saat ini.. " ucap josh pas sekali ketika jang biseo menghampiri josh lalu josh pamit untuk pulang duluan.


Keluar resto, josh melihat katya yang berjalan sendiri, josh menghampiri katya dan memakai kan jas nya ke katya.


"daepyonim.. "


" wahhh.. this the reason you looks so upset before.. " ucap josh.(ini alasan kamu terlihat sangat kesal sebelumnya)


Katya tidak menjawab nya dan jalan saja tanpa menghiraukan josh, josh menarik tangan katya mencoba menarik perhatian katya. Josh menggandeng tangan katya menuju mobil nya.

__ADS_1


To be continue


__ADS_2