
Josh mencoba menjalani kehidupan nya lagi seperti biasa, berhubung dia juga di sibukan dengan berbagai hal, hingga beberapa minggu berlalu, Tiba-tiba dia ingin ke rumah sakit, entah kenapa dia ingin sekali bertemu dengan katya.
Dia melihat katya sedang mengobati seorang pria, pria yang sangat tidak asing yaitu Jade, wajah jade seakan kaget melihat katya, Josh hanya memperhatikan nya.
Setelah itu Josh lagi-lagi mengunjungi katya di sela-sela kesibukan nya tanpa katya ketahui.
Hingga dia melihat lagi katya bersama dengan jade, jade nampak sangat frustasi terlihat dari wajah nya sedangkan katya hanya cuek, lalu katya meninggal kan jade.
Josh menghampiri jade.
"Jade ghalibie.. " panggil joshua, jade melihat Josh.
"deopyeonim.."
"kamu pacar nya..?? " tanya Josh to the point, jade bingung.
"pacar..?? siapa..?? " tanya jade.
"Samantha.. " sahut Josh, jade kaget karena Josh ternyata tahu hubungan nya dengan adik nya. Jade bingung menjawab nya.
Josh bangun dari duduk nya.
"saya tidak akan ikut campur urusan kamu dengan adik saya.. hanya saja.. apa kamu punya hubungan dengan katya..?? " tanya Josh, jade melihat ke Josh.
"lupakan.. " Josh pergi meninggalkan jade yang ter bingung.
Beberapa hari kemudian.
Josh melihat katya yang sedang merokok di tempat yang cukup terpencil di belakang rumah sakit, dia tampak melihat sesuatu di tangan nya, Josh mencoba melihat lebih dekat, dia pun kaget karena melihat katya memegang test pack di tangan nya, Josh langsung mendekat dan mengambil test pack yang ada di tangan katya sampai mengangetkan katya.
"daepyo nim.. "
"kamu hamil.. " tanya josh melihat tanda 2 garis di test pack.
__ADS_1
Katya langsung mengambil test pack nya.
"kamu hamil anak ku kan.. " ucap josh, katya kaget.
"kenapa anda berpikir ini anak anda.. " tandas katya.
"ayo kita test ke dokter kandungan.. " ajak Josh, Josh memegang tangan katya, namun katya melepaskan nya.
"ini bukan anak anda.. " tandas katya, Josh mengerutkan kening nya.
"bila ini bukan anak ku.. kamu tidak perlu menolak ketika aku mengajak mu memeriksa kandungan mu.. " ujar Josh sembari menatap katya.
"baiklah.. ayo kita ke dokter kandungan.. tapi daepyonim.. bisa kah kita tidak ke rumah sakit ini.. " pinta katya. Josh mengerutkan kening nya.
Akhirnya mereka tetap ke dokter kandungan rumah sakit itu.
"kamu memang hamil dan usia kehamilan anda sudah memasuki 4 minggu.. " ucap dokter jang rowoon. Josh melihat yakin ke katya.
"dok bisakah.. "
di luar ruangan.
katya menunduk tidak berani melihat ke Josh.
"aku akan bertanggung jawab katya-ssi.. " ucap Josh.
"tidak perlu daepyo nim.. saya juga tidak akan mempertahankan anak ini.. " ucap katya, Josh melotot dan memegang tangan katya dengan erat.
"apa maksud mu katya-ssi.. anak yang kamu kandung itu anak ku.. kamu tidak bisa mengambil keputusan sendiri.. " tandas Josh.
"daepyo.. apa Anda tahu posisi saya.. saya hanya seorang residen yang masih harus bekerja keras di sini.. saya tidak ingin anak ini menyulitkan saya.. " tandas katya, Josh mendengus dengan kesal mendengar jawaban katya.
"saya tetap akan bertanggung jawab katya-ssi.. jangan pernah sekalipun kamu mencoba untuk melepas anak yang ada di rahim mu.. atau kamu akan tahu resiko nya.. " ancam Josh, lalu dia pergi.
__ADS_1
Katya menghela nafas nya, dia mengutuk diri nya sendiri dengan kesalahan nya dulu, dia memang buruk dalam mengatasi mabuk nya, dan akhir nya dia berakhir tidur dengan joshua.
Di rumah nya.
Katya memasuki rumah sederhana nya, dia langsung duduk di kasur lantai nya dan merebah kan tubuh nya. Dia mengingat lagi malam saat dia bersama Josh. Dia menelan ludah nya.
"bagaimana akhir nya aku berakhir dengan orang se keren dia.. aahh sial.. seo jun akan mengutuk ku.. "ucap katya, katya mengelus perut nya.
Dia teringat sesuatu yang menyakitkan, dan tiba-tiba dia menangis.
" aku tidak akan bisa menjadi ibu yang baik..hiks.. hiks.. "ucap nya.
Di Penthouse seo jun.
Jun sudah menyediakan wine untuk Josh.
" hyung.. hyung bilang mau ambil alih rumah sakit.. boleh aku tahu kenapa..?? "tanya jun
" apa kamu keberatan jun bila saya mengambil alih rumah sakit.. " jun tertawa kecil.
"aku malah senang karena pekerjaan ku berkurang.. tapi hyung akan semakin sibuk bila mengambil alih rumah sakit.. " sahut jun.
"seseorang telah hamil anak ku jun.. " ucap Josh, jun melihat ke Josh dengan wajah kaget nya.
"apa.. maksud nya.. hyung akan punya anak..?? itu berarti hyung.. sudah.. " jun sampai tergagap karena kaget dengan kabar bahagia ini.
Josh mengangguk sambil tersenyum, jun memeluk kakak nya
"selamat hyung.. aahh aku sangat iri.. tapi.. siapa wanita yang berhasil membuat joshua junior bangun.. " ledek jun.
"Seseorang dari rumah sakit.. katya.. " sahut Josh. Jun yang hendak minum menghentikan minum nya.
"katya.. maksud hyung.. katya orang yang aku bawa.. " tanya jun, Josh mengangguk.
__ADS_1
"hyung.. ada hal yang hyung harus ketahui tentang katya.. " ucap jun, Josh mulai serius.
To be continue