Cinderella Tough Love Story

Cinderella Tough Love Story
Part 18


__ADS_3

Tengah malam


Val sedang menuang air karena haus di dapur ketika Junee alias Yoo biseo baru saja pulang.


"Kamu belum tidur..?? " sapa yoo biseo.


"sudah.. aku merasa haus.. " sahut val, yoo biseo mengangguk.


Yoo biseo duduk di sofa sembari mengendorkan dasi nya.


"seperti nya kamu selalu pulang jam segini.. apa presdir memang selalu bekerja overtime..?? " tanya val.


"asli nya dia memang gila kerja.. saat ini pun dia belum pulang karena ada hal yang harus dia selesai kan.. dia menyuruh ku pulang karena harus menyiapkan perjalanan dinas nya pagi ini.. " sahut yoo biseo.


Val kaget, Dia berpikir apa seo jun selalu seperti ini, bahkan dia belum pulang dan pagi nya dia harus dinas keluar negri.


"kapan dia tidur..?? " tanya val


"dia biasa tidur dalam perjalanan.. aku malah mengkhawatirkan peter.. dia pasti kelelahan karena masih menemani presdir.. " sahut yoo biseo, val memberikan minum ke yoo biseo.


"Terima kasih.. aahh kamu sudah tahu kan kalau aku dan peter berkencan.. " ucap yoo biseo, val mengangguk.


"aku sering mendengar kalian.. " sahut val, yoo biseo tertawa kecil.


"seperti nya aku harus memberikan peredam lebih di kamar.. ahh dan Valkyrie-ssi.. jangan terlalu dekat dengan rion ya.." tukas yoo biseo.


"kenapa..?? "


"siapa saja bisa jatuh cinta dengan nya.. dia mempunyai pesona yang tiada tanding nya.. aku tidak bisa melihat presdir bertindak gila gara-gara cemburu.." sahut yoo biseo, val bingung dengan maksud yoo biseo yang berkata sambil berjalan ke kamar nya.


Keesokan pagi nya


Yoo biseo sudah tidak terlihat, hanya rion dan jade dan manager jade yaitu doojoon sedang sarapan, val melirik ke rion, val tidak bisa memungkiri bagaimana tampan nya rion, dia memang mempunyai wajah seorang model, val yakin harus nya rion menjadi model seperti jade.


Val kaget ketika jade menyenggol kaki nya, val sadar kalau dia menatap rion terlalu lama.


"aku tahu aku tampan.. tapi apa harus kamu menatap ku seperti itu..seperti akan menelanjangi ku" ucap rion meledek val, Val langsung tersedak, jade menggeleng melihat tingkah kakak nya doo joon hanya tersenyum melihat mereka.


Val hendak berangkat, rion ikut bangun.


"ayo.. aku antar.. " ucap rion,


"aku bisa berangkat sendiri.. " tolak Val, tapi wajah rion seakan menunjukkan protes nya, Val menghela nafas nya dan akhir nya menurut di antar rion.


"jade.. kita harus menemui Sam daepyo(direktur Samantha).. " ucap doojoon


"iya hyung.. "


Di kantor Val.


Val turun dari mobil rion, rion tidak ikut turun.


"aku sedang libur.. presdir sudah pergi ke Jerman tadi pagi dengan yoo biseo dan peter.. aku akan menjemput mu nanti.. " tukas rion, belum sempat Val bicara rion sudah pergi.


Val pun masuk lift dan bertemu chris dan Joshua daepyo (direktur joshua), Val sekedar menyapa mereka.


"aahh.. aku dengar seo jun pergi ke Jerman ya.. " tanya joshua


"yang saya dengar juga begitu pak.. " sahut Val


"kamu pasti akan merindukan nya.. " ledek joshua, Val langsung menoleh aneh ke joshua.

__ADS_1


"maksud anda apa pak..?? " tanya Val, joshua hanya tersenyum lalu pintu lift terbuka dan joshua dan chris pergi lebih dulu.


"ada apa dengan orang-orang sih.. " ucap Val heran.


Di kantor jade.


Jade sedang menemui Samantha di temani doojoon.


"jade apa kamu tidak tertarik menjadi aktor..??" tanya Sam, Jade menggeleng.


"bagaimana kalau ikut reality show.. "


Jade menggeleng lagi.


"saya ingin fokus di modelling dulu daepyo.. " sahut jade, Sam mengerti.


"doojoon-ssi.. bisakah kamu keluar dulu.. ada yang ingin aku bicara kan dengan jade.. " pinta Sam, doojoon melihat ke jade memastikan lagi, jade mengangguk.


Doojoon pun keluar ruangan. Sam mendekat ke jade lalu memeluk nya. Jade tersenyum.


"kamu tahu kan aku merindukan mu.. " ucap Sam, jade mengangguk.


"aku tahu.."


"apa kamu juga tahu kalau aku sudah pulang dari Paris..?? "


"tahu.. "


"kenapa kamu tidak menemui ku di apartemen ku..?? "


Jade bingung menjawab pertanyaan Sam.


"lalu..?? "


"Dia masih dingin kepada ku.. "


"aahh.. seperti nya kamu benar-benar menyakiti nya.. "jade tidak bisa menjawab nya.


" Bagaimana aku membantu mu ya..aku pernah bertemu katya.. dia orang yang sangat dingin sekali.. "ucap Sam, jade tersenyum, dia menggendong Sam dan di taruh nya Sam di meja kerja nya, lalu memandang Sam, Sam bingung.


" Hei.. bukan kah kamu bilang kalau kamu menyukai ku..?? "tanya jade.


" iya.. "


"lalu kenapa kamu mau membantu ku bertemu wanita lain.. apa kamu tidak merasa cemburu..?? " tanya jade.


"tentu saja aku cemburu.. tapi.. " Sam tidak menerus kan lagi kata-kata nya, dia menatap Jade, mata nya berkaca-kaca, Jade tersenyum lalu memeluk nya, Sam juga mendekap nya dengan erat.


Jade mengerti gadis ini, Hubungan mereka memang cukup rumit, Sam menyukai Jade namun dia juga tahu kalau jade hanya menyukai katya, jade sering mengunjungi Sam di apartemen Sam bahkan mereka pun sering melakukan apa yang pasangan lakukan, tapi Sam tidak pernah menuntut apapun dari jade.


"kamu mau bilang kalau lebih memilih kakak mu kan.. " ucap Jade, Sam mengangguk.


"lagipula kamu juga tidak menyukai ku.. " tambah Sam.


"aku merindukan mu gadis kecil.. " ucap jade meledek Sam yang umurnya memang masih di bawah jade, Sam tersenyum dan melepas pelukan nya, jade mencium bibir Sam lalu mulai menggendong nya ke ruangan mereka biasa bercinta.


Di pesawat.


Hampir saja Seo jun melempar handphone nya kalau tidak di halau yoo biseo. Rion baru saja melaporkan kalau tersangka korupsi perusahaan nya dikabarkan meninggal karena minum racun.


"Di pastikan ini kerjaan Lee Zin presdir.. "ucap yoo biseo

__ADS_1


" team saya sudah mencari tahu kemana uang anda ternyata salah satu nya masuk ke Lee zin.. "tambah yoo biseo.


Seo jun tidak bisa bicara lagi saking marah nya.


" bos.. apa.. kita tetap akan mempertahankan Rion di sisi kita.. apa anda percaya sepenuhnya dengan dia..?? "tanya yoo biseo.


"Saya hanya mempertahankan nya untuk memanasi Lee zin.. " sahut Seo jun.


"Lee Zin pasti masih marah besar.. karena adik kesayangan nya berada di pihak ku.. "tambah nya, yoo biseo menggeleng lagi.


Seo jun mengambil handphone nya dan mencoba menelepon seseorang, yoo biseo menarik nya.


" kenapa..?? "tanya Seo jun bingung dengan tingkah sekertaris nya.


" jangan bos please.. dia pasti lagi sibuk dengan proyek baru.. apa bos mau dia tahu bagaimana perasaan bos yang sebenarnya.. "komplen yoo biseo.


" aku tidak perduli.. aku sudah merindukan nya.. "kelah Seo jun.


" bos.. bisa kah bos lupakan saja.. dia itu tidak menyukai bos.. "tandas yoo biseo, Seo jun melototi yoo biseo.


Dan tetap menelepon orang itu.


" Valkyrie.. "ucap Seo jun, yoo biseo menggeleng malu akan sikap bos nya.


Di kantor Valkyrie.


Val bingung karena tiba-tiba ada nomor asing menelepon nya. tapi setelah dia mendengar suara orang yang menelepon nya dia tahu siapa itu. Val langsung meninggal kan meja nya menjauh dari team nya.


" iya Pak bos.. ada apa..?? "tanya Val


" aku hanya ingin mendengar suara mu.. "sahut seo jun. Val mengerutkan kening nya.


" Bos maaf.. saya sedang sibuk.. saya matikan.. "


"waitt.. suasana hati saya sedang buruk sekarang mendengar suara mu membuat ku lebih baik.. sangat menyebalkan karena harus jauh dari mu di saat seperti ini.. " ucap seo jun


"kenapa..?? "


"apa..?? "


"kenapa suasana hati mu buruk..?? " tanya Val.


"pertama karena aku tidak bisa melihat mu.. " ucap Seo jun, Val hendak mematikan telepon nya malas mendegar gombalan Seo jun.


"kedua.. Hong eun jong telah meninggal.. " tambah Seo jun, Val urung mematikan telepon nya.


"apa..?? maksud anda.. tersangka korupsi perusahaan telah meninggal?? "


"tapi kenapa..?? "


"di laporkan dia bunuh diri dengan menenggak racun.. tapi aku yakin dia di bunuh.. " sahut Seo jun, Val menunduk.


"Valkyrie nayanika.. kamu itu juga salah satu kelemahan ku.. kamu jangan coba-coba jauh dari ku.. ingat itu ya.. " perintah Seo jun, Val terdiam sejenak jantung nya berdegup dengan cepat, dia pun tiba-tiba merindukan pria mengesal kan itu.


"cepat selesaikan pekerjaan mu dan pulang.. aku akan mentraktir mu minum saat kamu pulang.. " ucap Val dan langsung mematikan telepon nya.


Di pesawat


Seo jun tersenyum, yoo biseo hanya manyun kesal dengan bos nya, dia menoleh ke peter, Peter tersenyum menenangkan hati nya, dia pun ikut tersenyum.


To be continue

__ADS_1


__ADS_2