
Val sudah memasuki apartemen nya, hari itu dia memilih pulang ke apartemen nya ketimbang ke penthhouse seo jun, seo jun mengerti kegalauan kekasih nya tentang kondisi adik nya, ketika masuk apartemen val melihat sepi nya apartemen, Val meneba Peter dan junee pasti sedang berkencan rion di tempat kerja nya dan jia dia kadang ada jadwal nge band karena Jia memang sering nge band di beberapa cafe bersama teman-teman nya.
Val terduduk di sofa rasa senang nya bertemu ibu seo jun seakan sirna mengetahui adik nya sedang patah hati.
Di balkon
Val menyalakan rokok nya dan menghisap nya sembari beberapa kali memencet nomor telepon namun tidak ada jawaban, Val menghisap rokok nya dalam dan mengeluarkan nya.
"unnie.. " panggil seseorang. Val menoleh.
"ahh jia.. "
Jia menunjukan beberapa botol soju dan beer di dalam plastik, Val tersenyum.
Mereka pun minum bersama di balkon apartemen, Jia pun merokok E-CIG(vape atau rokok listrik) Val tahu Jia merokok begitu pun Rion, mereka asik dengan pikiran mereka sendiri sembari sesekali menengak beer yg ada di hadapan nya.
"Unnie.. tumben pulang?? " tanya Jia, biasa nya Val tidur di penthouse Seo jun.
"ehmm.. unnie mau ketemu jade.. " sahut Val, Jia mengangguk.
"ohh unnie udah sadar ya.. " tukas Jia, Val menoleh
"Apa jade cerita sesuatu ke kamu?? " tanya Val, Jia menggeleng.
"tidak.. hanya saja aku bisa merasakan emosi jade oppa berbeda.. Dia pasti sedang ada masalah.. " sahut Jia, Val mencubit pipi Jia.
"sok tahu anak kecil ini.. " ledek Val
"Unnie.. apa unnie tahu kalau teman ayah ku bahkan menilai kalau aku yang seharus nya jadi pemimpin perusahaan ayah ku karena penilaian ku akan orang atau apapun itu sangat tepat dan akurat.. hanya saja karena aku wanita aku jadi di remehkan.. " ucap Jia, Val tersenyum
"iya.. iya.. "
"lalu menurut kamu aku harus bagaimana.. jade bukan orang yang mudah si ajak bicara.. " tanya Val
"ehmm.. biarkan saja.. dia memang harus nya bisa menyelesaikan masalah nya sendiri kan.. unnie.. jade oppa itu bukan anak kecil.. aku yakin dia pasti tidak mau di anggap anak kecil oleh unnie.. unnie hanya terus perhatikan saja dia tanpa ikut campur.. aku yakin jade oppa pasti bisa menyelesaikan urusan hati nya.. " sahut Jia, Val tersenyum mendengar jawaban Jia atas pertanyaan nya, namun apa yang Jia katakan memang benar, dia yakin jade tidak akan membicarakan apa masalah nya.
Malam menuju pagi
Val melihat handphone nya lagi dan menelepon jade lagi, kali ini jade menjawab nya.
"Pulang.. " ucap Val, lalu Val menutup telepon nya dan tertidur.
Pagi nya
Val merasakan seperti ada yang manatap nya, dia membuka mata nya dan melihat seo jun yang memang sedang menatap nya.
"Jagiya.. kamu minum banyak sekali.. " komen seo jun melihat banyak nya kaleng beer dan soju di ruang TV, Val tidak menjawab nya dan memilih memeluk guling nya.
"aku harus ke luar kota.. " ucap seo jun.
"apa kamu harus bekerja di waktu libur seperti ini.. " komplen Val
"yaa.. aku kan harus bekerja keras agar bisa menikahi mu.. " sahut seo jun, Val menoleh sambil mengerut kan kening nya.
Seo jun mengecup pipi chubby Val
"Rion dan peter aku ajak.. jadi kamu jangan macam-macam ya.. " pesan seo jun yang lebih seperti peringatan.
__ADS_1
Sore hari
Val akhir nya memaksakan diri nya untuk bangun dari tidur nya, sebelum nya Val memang sudah bangun karena Seo jun membangun kan nya lalu dia memilih untuk tidur lagi hingga sore menuju malam tiba, Val keluar kamar dia melihat jade dan Jia yang sedang mengobrol.
"unnie.. aku tidak tahu kalau unnie tidur sangat lama hampir aku menelepon 911 (nomor emergency Korea) untuk membangun kan unnie.. " tukas Jia.
"aku hanya sedang menikmati libur ku Jia.. " sahut Val, Val menghampiri jade dan memegang kening nya.
"kamu sempat demam kan.. " tanya Val
" gw udah gpp.. " sahut jade lalu pergi ke kamar nya.
"unnie.. apa tidak bosan hanya di rumah saja.. " tanya Jia, Val yang baru bersandar di sofa meliirk ke Jia.
"apa kamu mau membawa ku ke suatu tempat Jia-ya.. ?? " tanya Val, Jia tersenyum.
Di sebuah club malam
Val melongok melihat hingar bingar nuansa diskotik Korea, ini baru pertama kali nya dia ke diskotik/club malam selama hidup nya, selama ini dia hanya habiskan untuk belajar dan bekerja, Val memegang tangan Jia menandakan dia cukup khawatir.
"hei anak kecil.. kenapa kamu membawa ke tempat seperti ini.. seo jun akan mengamuk.." tandas Val, jia hanya tertawa dan malah mengajak Val untuk ikut menari bersama nya mengikuti irama lagu yang membuat Val ikut menari bahkan membuat pikiran nya sangat plong, tak lama Val duduk di depan meja bartender kehausan dan memesan minum.
"annyeong.. " sapa bartender
"owh Hai.. "
"from Indonesia right..?? " tanya si bartender.
"how did you know..?? " tanya Val (bagaimana kamu tahu)
" my Name is yohan.. iam friend of your brother jade.. honestly iam recognized you when i saw you.. "sahut si bartender yang bernama Yohan itu (aku teman dari saudaramu jade.. jujur aku mengenali saat aku melihatmu..)
Lalu seo jun menelepon nya, dia memakai airpod di telinga nya.
" dimana kamu..?? " tanya seo jun yang menyadari Val pasti tidak di rumah.
"ehmm.. sebuah club malam.." sahut Val
"What..?? jangan bilang Jia yang mengajak mu kesana.. " tandas seo jun
"of course.. "
"pulang sekarang juga Valkyrie nayanika.. "perintah seo jun, Val malah tertawa mendengar perintah seo jun sampai memanggil nama nya lengkap nya.
" kamu memang tega ya.. aku kan sedang bersenang-senang.. "komplen Val
" Hai.. "sapa seseorang.
" owh Hai.. "sahut Val
" apa kamu sendiri..?? " tanya pria itu, Val menggeleng sembari menujuk airpod nya menunjukan bila dia sedang berbicara dengan orang lain.
Orang itu langsung pergi.
"siapa itu.. apa dia mencoba menggoda mu hah..!! " tandas seo jun cemburu.
"dia sudah pergi sayang ku.. " goda Val lalu Val melihat ke arah Jia yang masih asik menari, dia di dekati oleh beberapa pria dan mencoba menyentuh Jia.
__ADS_1
"Jun-na.. apa kamu bersama dengan rion..?? " tanya Val
"ada apa..?? " tanya rion, jun me loudspeaker handphone nya.
"sorry..apa Jia suka di sentuh?? " tanya Val
"dia benci di sentuh.. " sahut Rion
"baiklah.. " sahut Val
"Val.. sayang jangan berbuat apapun kamu sedang jauh dari ku aku mohon.." seo jun seakan membaca situasi dia yakin Val pasti sedang melakukan sesuatu.
Dan benar saja, Jia yang terlarut dalam irama musik tidak sadar kalau ada beberapa pria yang mencoba mendekati nya bahkan menyentuh nya, Val mendekat ke mereka dan memegang tangan seorang pria yang hendak memegang b*k*ng Jia.
"hei m*sum.. " tanda Val, seo jun menghela nafas nya karena mereka masih telepon an.
"hei.. apa yang kamu lakukan hah..!! " pria itu marah, Jia sadar dan melihat itu, Val memelintir tangan si pria itu dan mendorong hingga tersungkur.
Teman pria itu ikutan marah dan ingin memukul Val namun di tendang oleh Val seketika kondisi club langsung ricuh karena Val yang memukuli mereka hingga seseorang mencoba menghajar val namun di pukul botol oleh jia.
Val kaget Jia hanya tersenyum, lalu mereka keluar club itu dari Jauh Shaun meminum minuman yang yohan buatkan untuk nya setelah melihat perkelahian Val dengan beberapa pria.
"seperti nya percuma bos khawatir.. kekasih nya benar-benar wanita gila.. " comen Shaun.
"apa kamu tahu kalau adik nya jauh lebih gila.. " timpal Yohan.
"aku tahu.. karena belum lama Peter di buat babak belur oleh nya.. " sahut Shaun yang ternyata mengenal yohan dan dia di tugas kan untuk menjaga Val diam-diam
Beberapa hari yang lalu
Jade menghampiri Seo jun , dia marah karena dia tidak Terima Val berkencan dengan seo jun.
"lo engga tahu gimana bokap lo udah menyakiti keluarga gw dan Val sekarang lo masih mau egois pacaran sama Val.. lo gw hajar dulu sini.. " omel jade memakai bahasa Indonesia, ketika jade ingin mengajar seo jun Peter menghalangi, Jade pun menghajar Peter dan mereka sempat berkelahi hingga tidak di menangkan siapapun karena rion melerai mereka, namun mereka takjub karena Peter yang sangat kuat termasuk kelelahan menghadiri jade, Seo jun menawari jade menjadi pengawal nya namun jade menolak mentah-mentah. Shaun melihat itu dan takjub.
Di minimarket 24 jam
Val menengak air mineral untuk menetralisir alkohol yang sudah dia minum sebelum nya.
Jia menyalakan rokok nya dan menghisap nya.
"Jia.. apa orang itu tidak apa-apa.. kamu memukul nya dengan botol loh.. " tukas Val
"gpp unnie.. itu lebih baik daripada di hajar unnie.. " ledek Jia, Val ikut tertawa.
"unnie asal unnie tahu.. kedua oppa ku tidak pernah membiarkan seseorang menyentuh ku sedikit pun.. " tambah jia
Di tempat lain
Pria-pria yang tadi ingin menyentuh Jia sedang berada di sebuah gudang, mereka sudah babak belur parah dengan bersimbah darah juga.
"kalian berurusan dengan wanita yang salah.. harus nya aku sudah cukup senang wanita itu menghajar kalian.. tapi aku tidak puas.. " ucap Lee Zin.
Di ruangan seo jun.
Rion melihat handphone nya dimana seseorang mengirim pesan ke Rion tentang pria yang mencoba menggoda adik nya yang berakhir dengan mengenaskan oleh Lee Zin.
"apa pria itu sudah turun tangan..?? " tanya seo jun, rion mengangguk.
__ADS_1
"kalian sangat baik mengurus adik kalian.. " tambah Seo jun.
Jia memang sedang kabur dari rumah namun Zin serta rion tidak membiarkan adik nya lepas begitu saja, dia menaruh beberapa orang untuk menjaga Jia,