Cinderella Tough Love Story

Cinderella Tough Love Story
Part 33


__ADS_3

Di ruangan kerja Zin alias Lee Zin, Zin sedang memeriksa laporan yang mereka Terima, lalu Yang biseo sekertaris nya memasuki ruangan dan memberikan air putih dan sebuah obat, Zin hanya melirik ke Yang biseo, Yang biseo tersenyum, dan Zin hendak meminum obat itu, lalu pintu ruangan itu terbuka Jia memasuki ruangan itu dengan raut wajah marah, menghampiri Yang biseo dan menampar nya. Nafas nya tersenggal senggal.


Zin hanya menghela nafas nya dan menarik Jia.


"kamu tidak puas sudah aku biarkan menjalani hidup mu sendiri hah..!! kenapa kamu masih menyakiti nya.. " tandas Zin, Jia pun menampar Zin.


"oppa.. apa oppa sudah benar-benar frustasi hah.. ayah kita sedang sakit dan aku mendapat laporan kalau ayah di racun!!! " tandas Jia, Jia melihat ke Yang biseo.


"hei perempuan gila.. aku tahu ini ulah mu dan ibu mu kan.. lihat saja apa yang akan aku lakukan kepada kalian.. " tandas Jia lagi, lalu dia melihat obat yang Zin hendak minum dan mengambil nya lalu menginjak nya hingga hancur.


"oppa ku tidak pernah sakit dan karena kalian oppa ku jadi seperti ini.. " Jia pun pergi, Yang biseo melihat ke Zin, Zin melihat ke arah Yang biseo.


"saya akan mengambilkan obat anda lagi deopyo.. " ucap Yang biseo.


Di kantor Valkyrie.


Val sedang memeriksa email nya lalu dia melihat seorang gadis keluar ruangan seo jun, dia tahu siapa gadis itu, dia wakil CEO perusahan maxi asal thailand, perusahaan mereka memang sedang menjalin kerja sama untuk proyek selanjutnya, dia pun beberapa kali melihat beberapa CEO atau Wakil CEO mendatangi perusahaan mereka untuk menjalin kerja sama, Val hanya menghela nafas nya karena sibuk nya seo jun mengurusi semua nya kadang dia sampai tidak pulang.


Jam makan siang


Val makan bersama team nya di rumah makan dekat kantor nya.


"Jun deopyo pasti sangat sibuk ya.. aku bisa lihat bagaimana dia kehilangan berat badan nya.. " komen jaesuk, semua nya mengangguk setuju, Val tidak bisa berkata apapun.


"tapi aku bersyukur kalau Nona davikah(wakil CEO maxi) selalu menemani nya.. mereka cocok bersama.. apa yang kalian bisa bayangkan bila mereka menikah.. perusahaan akan untung besar kan.. " tambah eunbyul, Val menghentikan suapan nya mendengar itu.


"aku dengar ayah nona Davikah ingin menemui Nyonya in sun untuk membicarakan hubungan mereka selanjutnya.. " ucap jaesuk.


"Jun deopyo memang harus selektif memilih pasangan.. wanita nya harus bisa mengambil keuntungan untuk perusahaan.. " timpal yang lain


"orang seperti kita mana ada kesempatan.. bukan begitu manajer nim.. " tambah eunbi, Val hanya melirik ke mereka dengan senyuman terpaksa nya, lalu dia melihat seo jun memasuki restoran itu dengan davikah di iringi canda tawa.


Team Valkyrie tersenyum melihat keakraban mereka.


"betapa indah nya mereka berdua.. " ucap jaesuk.


Seo jun melihat Valkyrie dan tersenyum ke arah nya, Val memalingkan wajah nya dan menyudahi makan nya lalu pamit ke team nya dan menghampiri seo jun lalu pamit ke seo jun dan davikah juga dan kembali ke kantor nya, seo jun melihat itu perasaan nya langsung tidak nyaman.


Valkyrie ke rooftop kantor nya dan menyalakan rokok nya.


"ahh kenapa aku menjadi perokok seperti ini.. " tandas nya.


"kamu perokok aktif toh.. " tukas seseorang, Val langsung menoleh ternyata Rion, Val langsung melengos, rion mengambil rokok Val dan membuang nya.


"aku juga sebenarnya marah kalau Jia merokok.. tapi anak itu sangat keras kepala bahkan aku tidak bisa membantah perintah nya.. " ucap Rion.


"ada apa..?? " tanya rion, Val menatap rion sebentar lalu memalingkan wajah nya


"its nothing.." sahut Val, rion menghisap rokok nya.


"hei.. kamu tahu kan wajah kamu itu mengatakan hal lain.. " tukas rion


"really..? " Val mengambil rokok rion dan menghisap nya, rion jelas protes.


" Seo jun akan marah melihat tingkah mu seperti ini.. "komplen rion, Val mengangguk dan membuang rokok itu.


" i hope so.. "sahut Val lalu pergi (saya berharap begitu)


" hei Valkyrie.. kamu tahu kan kalau aku juga menyukai mu.. "ucap rion, Val mengerutkan kening nya sambil melihat aneh ke rion, Rion tertawa kecil, tawa yang jarang Val lihat dia jadi ikut tersenyum.


" tapi kamu tidak mungkin merebutku kan dari genggaman seo jun.. "ledek Val

__ADS_1


" ehmm selama dia tidak menyakiti mu mungkin aku akan memilih mengalah tapi lain cerita kalau dia menyakiti mu.. "sahut rion, Val mengangguk.


" Sudah lebih baik..?? " tanya rion, Val mendekat ke rion


"kamu sedang mencoba menghibur ku ya.. " tanya Val, rion mengangguk sambil tersenyum.


Val ikut tertawa kecil.


"Terima kasih rion-ssi.. aku jadi merasa tidak sendirian.. " ucap Val, rion tersenyum, Val pamit ke ruangan nya


"Valkyrie-ya.. jangan pernah bertemu dengan kakak ku.. " pesan rion, Val yang hendak meninggal kan rion menoleh


"kenapa..?? " tanya Val


"karena kamu juga wanita idaman nya.. " sahut rion, Val hanya menggeleng heran.


Waktu istirahat telah berlalu dan Val mengerjakan tugas nya lagi, lalu Jaesuk memberikan laporan nya.


" jaesuk-ssi.. bisa kah kamu berikan laporan mu ini ke deopyo nim.. "perintah Val, jaesuk bingung, yang lain pun begitu tidak biasa nya Val mengoper tugas nya ke anak buah nya apalagi dia selalu bersemangat bila memberikan laporan ke deopyo nim.


" tapi manager nim.. bukan kah biasa nya Anda..?? " tanya jaesuk.


"apa kamu keberatan..?? " tanya Val kembali


"tidak manager nim.. saya akan berikan.. " sahut jaesuk


"dan karena tugas ini kamu yang kerjakan kamu juga bisa menjelaskan ke deopyo nim secara langsung.. " tambah Val, senyum jaesuk mengembang karena di berikan kesempatan ini.


"baiklah manager nim.. "


Di ruangan seo jun.


"seperti nya manager mu memberikan kesempatan bagi mu ya.. " ucap seo jun.


"ahh iya deopyo nim.. manager nim memang sangat keren.. " puji jaesuk.


"tapi jaesuk-ssi.. apa kamu merasa ada hal yang lain di manager mu.. apa pekerjaan nya terlalu banyak atau dia sedang badmood..?? " tanya seo jun.


"pekerjaan kami memang banyak deopyo nim tapi tidak seberat anda.. ehmm kalau di pikir-pikir deopyo nim memang agak lain setelah kami makan siang tadi.. " sahut jaesuk, seo jun mengangguk.


"baiklah Terima kasih.. " jaesuk pun keluar ruangan seo jun, lalu shaun keluar dari ruang rahasia yang berada di ruangan seo jun.


"kenapa..?? ada yang aneh sama kekasih mu?? " tanya shaun


"entahlah.. seperti nya.. " sahut seo jun.


Waktu jam pulang kantor pun tiba Seo jun bergegas keluar ruangan nya dan hendak menghampiri Val karena Val susah sekali di hubungi namun ketika berada di depan ruangan Val davikah menghampiri seo jun dengan senyum merekah nya dan ayah nya di belakang seo jun.


"Mr Kang.. i brought my father.. he wants to meet you.. " ucap davikah (aku membawa ayahku.. dia ingin bertemu denganmu)


Seo jun menunduk memberikan salam ke ayah davikah yaitu Tuan Tun salah satu bussines man tersukses di thailand. seo jun melihat ke Val yang juga sedang melihat ke arah nya lalu Val memilih pergi pulang.


Di restoran


Seo jun davikah serta ayah davikah mengobrol cukup seru membicarakan bisnis mereka, Tuan Tun sangat bangga kepada Seo jun karena sudah memimpin perusahaan besar di umur nya yang masih muda.


Seo jun tersenyum walau dalam hati nya dia merasa sangat resah melihat ekpresi val sebelum nya.


Seo jun izin ke toilet dan dia langsung menelepon jade.


"jade.. jemput kakak mu.. " pinta Seo jun, jade tidak menjawab ya atau tidak dan hanya menutup telepon nya, dia ingin meminta bantuan shaun peter atau Rion hanya saja mereka sedang mengerjakan pekerjaan mereka, Seo jun hanya menghela nafas nya.

__ADS_1


Di halte bus


Val duduk saja, dia hanya tinggal jalan sedikit untuk sampai di gedung apartemen nya, namun dia memilih duduk sebentar sambil menyalakan rokok nya lagi, namun dia tidak menemukan pematik nya lalu tiba-tiba ada yang menyodorkan api ke arah rokok val, val cukup kaget namun dia akhir nya menerima api itu.


Pria itu memperhatikan val


"something wrong with my face..?? " tanya val (ada yg salah dengan wajah ku)


Val memang suka sok bahasa Inggris ke orang-orang sana agar tidak terlalu terganggu dengan beberapa orang yg rasis terhadap nya karena dia bukan berasal dari korea.


" I know you Valkyrie-ssi.. You save my sister.. "sahut pria itu (aku tahu kamu.. kamu menyelamatkan adik ku)


" but i dont know you.. "sahut Val (tapi aku tidak tahu kamu)


" My Name is Zin Lee.. brother of jia and rion.. "ucap pria yang ternyata zin, Val langsung terdiam, dia merasakan seperti dejavu.


" I like you face Valkyrie-ssi.. "ucap Zin, Val semakin menjauhi Zin. karena apa yang baru saja rion katakan sebelum nya seperti apa yang Zin lakukan saat ini


" hei Iam not bite you.."ledek Zin (aku tidak menggit mu)


" but I must to stay away from you.. "sahut Val (tapi aku harus menjauhi mu)


" ahh its like my brother already told you to keep your distance from me.." ucap Zin (sepertinya kakakku sudah menyuruhmu untuk menjaga jarak dariku)


" yeah.. "


Zin tersenyum. Lalu memperhatikan lagi Val


" you look normal..why people are attracted to you.. "tanya Zin (kamu terlihat biasa saja kenapa orang-orang tertarik dengan mu)


Val benar-benar malas meladeni Zin dia bangun membuang rokok nya dan hendak pergi namun Zin menarik tangan nya cukup kencang hingga dia tertarik ke pelukan Zin.


Zin menatap nya dari jarak yang cukup dekat, Val kaget dan ikut menatap wajah Zin, Zin memang terlihat lebih dewasa dari rion, dan wajah mereka memang cukup mirip yang pasti sama-sama tampan.


"kamu memang sangat cantik.. " ucap Zin memegang wajah Val hendak memcium Val namun Val membenturkan kepala nya ke kepala Zin, Zin kaget terdorong dan kesakitan.


Val mengelus kepala nya dia juga kesakitan.


"hei.. aku tidak suka di SENTUH-SENTUH..!!! " tandas Val, Zin tersenyum lalu mendekat lagi ke Val, seseorang yang cukup tinggi langsung berdiri di hadapan Val.


"Siapa kamu hah..!! orang m*sum..!! " tandas orang itu yang ternyata Jade.


"minggir.. tidak usah ikut campur.. " tandas Zin, Jade mencengkeram kemeja Zin, Zin kaget.


"jangan menganggu kakak ku.. Aku dan kekasih nya tidak akan senang..!!! " tandas jade lalu mendorong Zin, dan merangkul Val pergi meninggalkan Zin yang tertawa merasa hina karena di perlakukan kasar oleh orang asing (Val dan jade dr Indonesia)


Lalu sebuah tinjuan menghampiri perut nya, Zin kaget. dia melihat jia di hadapan nya.


"apa yang kamu lakukan sih.. kenapa kamu menganggu unnie Val.. dia kan teman ku.. " komplen jia, Zin memeluk jia gemas.


"hei.. dia teman berharga mu kan.. aku akan menjaga nya.. tapi aku tidak menjamin tidak jatuh cinta dengan nya.. dia tipe ku banget.. " ucap Zin, jia melepaskan pelukan Zin.


"jangan gila oppa.. Val unnie kekasih kang Seo jun.. dan rion oppa juga menjaga nya.. " tandas jia, Zin pun mengerti maksud jade sebelum nya.


"Kang Seo jun kekasih nya dan pria menyeramkan tadi adik nya.. ehmm menarik yaa.. " ucap Zin, Jia kesal dan menendang kaki Zin, Zin merintih namun dia memeluk adik kecil nya lagi.


Dari jauh Yang biseo memperhatikan Zin.


"Tuan Luke.. bisa kah anda menculik seseorang.. " pinta Yang biseo.


To be continue

__ADS_1


__ADS_2