
setiap 5 jam sekali dia menyuntik khalin..
dia melihat bekas suntikan itu dan wajah pucat khalin..
"kamu harus bangun makan paling tidak .. "ucap rey
khalin terbangun... "panas rey... "
"iya lin .. kamu sini .. "memanjakan khalin sambil menyuapi dia makan...
setelah selesai..
"terimakasih rey... "ucap khalin
"iya lin .. yang penting kamu sembuh dulu..."
"iya rey" khalin meneteskan air matanya...
"kamu jangan nangis"
" gak kok ... masak khalin nangis...sih... hehehe..." ucap khalin lemah..
5 menit kemudian..
"ah. ... rey sakit... dingin... "khalin menggigil
"suntik aja rey .. atau obat obat ..."teriak khalin
"tenang lin..."rey memeluk khalin
"aku bantu kamu lin ... aku akan selalu lindungin kamu"
khalin pun mulai menggila lagi .. dan sekali lagi terjadi..
🍃lin. .. aku tidak pernah menyangka akan seperti ini .dan mencintaimu sedalam ini.. "rey.
rey menyuntik khalin lagi...
KRRRRIIINGGGG.. telpon khalin berbunyi .
"halo. . "rey mengangkat telpon
"halo... ini siapa dimana nona khalin..." pak taufik
"saya rey.. teman khalin... " rey
"maaf bisakan anda menyerahkan kepada nona khalin..."taufik
"khalin sekarang sedang tidak bisa di ganggu.."rey
"tolong sampaikan ke nona asistennya sudah siap."
"baiklah ... nanti akan aku sampaikan .agar dia menghubungi anda kembali"
"khalin.... banyak sekali rahasia yang kamu miliki.. kamu memang pantas jadi wanita yang aku kejar "rey mengusap kepala khalin
2hari kemudian🍃
kringgggggggg. ..
" bos... obatnya sudah ada"
"bawa kemari..."rey
"baik boss"
2 jam kemudian...
duk duk duk ... "bos bos ... aku sudah sampai" teriak anak buah itu sambil berlari.
__ADS_1
'eeeee... anak buah itu kaget melihat bos nya pucat lesu kehabisan tenaga ,seperti darahnya habis dihisap orang..
"bos... bos... kamu sakit?"
"diam...!mana obatnya"
"ini bos... apa kita harus pergi ke rumah sakit
.. keadaan anda sungguh menghawatirkan..."
"tidak perlu .. aku tidak sakit..aku hanya perlu istirahat..."ucap rey.
^rey menelepon roman^
"obat khalin sudah aku dapatkan" rey
"baik aku kesana sekarang".
setengah jam kemudian.
"tok ..tok .tok.."
"masuk lah..."
"hahahhaha..... kamu seperti mayat hidup.."roman tertawa melihat keadaan rey.
"sial kamu." rey
"aku rasa khalin memang untuk kamu... aku bisa melepas dia dengan tenang di tangan kamu..." roman.
"itu pasti..."rey
"mana obatnya..."
"ini! " menyerahkan obat.
"kamu hebat rey.. padahal untuk mendapat ini harusnya tidak mudah"...
roman pun menyuntikan obat itu pada khalin...
"rey ingat.. khalin nanti akan bangun .. bantu dia 1x lagi setelah itu dia akan sadar." roman
"semangat rey..." ucap roman sambil menepuk pundak rey memberinya semangat.
"sialan kamu...." rey
"kalau kamu gak sanggup aku bisa menggantikan kamu membantu dia..." ucap roman bercanda
"diam kamu...!" bentak rey.
"ya udah aku pergi dulu .. aku ada operasi..." ucap roman."dan tolong berikan ini pada khalin" menyerahkan sebatang mawar biru dan sepucuk surat terikat.
"baik..."
2 jam kemudian
khalin bangun...
"reyyyyy.... reyyyyy....." panggil khalin
"iya lin... "
"panas rey... panas...."
"iya linnnn...."
dan.... suara suara menggema di ruangan itu entah berapa jam...
setelah selesai...
__ADS_1
"khalin... apa kamu mendengar aku..." ucap. rey membangunkan khalin dengan lembut.
samar samar khalin sadar dan mendengar suara rey... khalin membuka mata...
"rey...!" khalin kaget... "kamu kenapa rey... kamu sakit?" tanya khalin
"aku..?"rey mengernyitkan dahinya
"kamu kok pucat gitu..." ucap khalin belum begitu ingat apa yang terjadi..
khalin pun duduk... " ah.. kenapa aku pusing... sakit sekali badan ku..." ucap khalin
"kamu tidak ingat apapun.." tanya rey
"ingat apa .." khalin melihat tubuh rey penuh cupangan..
khalin pun mulai bengong... dia mulai mengingat kejadian beberapa hari itu...
"Aaaaaaaaa........ "khalin berteriak
"kamu ... kamu... aku... aku...." khalin gugup
"iya kita..." rey tersenyum nakal
"ahhhh..."khalin menutupi tubuhnya
"sudahlah apa yang kamu tutupi... percuma .. aku sudah hafal setiap detailnya..." goda rey
"ah kamu mesum..." ucap khalin dengan wajah memerah
"sudah lah... aku akan bertanggung jawab untuk kamu..."ucap rey..
khalin terdiam.... "e... sepertinya tidak rey .. kamu begini untuk membantuku... jika tidak, mungkin aku sudah mati..." ucap khalin .
'Ah... kamu benar benar sulit linnn ... memang benar.. aku harus mengejarmu seperti yang lain...'pikir rey
"baiklah... kalau begitu kamu yang harus bertanggung jawab untuk ku. .. lihat aku... seperti udah mau melayang nyawaku gara gara kamu..."
"baiklah aku akan merawat kamu sampai sembuh..." khalin
"baik...." rey
"tapi biarkan aku istirahat sebentar sepertinya kaki.ku keram atau kenapa ini... aku gak tahu.
." ucap khalin
' sepertinya aku benar benar hebat...' batin rey. sambil senyum senyum sendiri
khalin bingung melihat rey
"iya... aku juga mau istirahat dulu..." memeluk khalin..
'biar lah.. balas. budi ingat.. balas budi' batin khalin...
keesokan paginya...
"pagi tuan reyyyyyyy!!!!" sapa khalin membawakan handuk dan menyiapkan pakaian rey...
"kamu?" rey
"iya... cepat mandi sana setelah itu sarapan udah siap."khalin.
"iya..."
"eh lin... ini ada titipan dari roman." rey menyerahkan mawar biru itu..
khalin menerima mawar itu dan membaca surat dari roman
khalin meneteskan air mata sambil tersenyum
__ADS_1
'apa yang roman tulis ya....'pikir rey
bersambung