
"bbbrrraaaaakkk" suara tabrakan
"siapa itu?" ucap khalin refleks
"kalian disini saja biar papa yang melihatnya" ucap Rey sambil meninggalkan khalin dan Rey kecil.
10 menit kemudian Rey kembali ke tempat khalin dan anaknya
"ada apa Rey?" tanya khalin di penasaran
"gakpapa hanya kecelakaan karena mengantuk" ucap Rey
"apa parah pa?" tanya reykhan
"gak kok nak.. hanya kecelakaan kecil, mobilnya menabrak pohon tapi pengemudinya selamat .." Rey menjelaskan
"Rey kecilku kamu makan apa itu?" tanya Rey
'heh.. hubungan mereka sangat cepat, sudah sampai Rey kecil segala' pikir khalin
"aku makan cimol, enak loh pa.. papa mau?"
"kamu makan aja Rey kecil" ucap Rey
"reykhan sayang kamu beli lagi sana apapun yang kamu mau" ucap khalin
"bener nih ma?" tanya reykhan
"benar, ayo sana kamu beli lagi" ucap khalin penuh senyuman
"baik ma..." ucap Rey kecil sambil berlari pergi menuju penjual eskrim
"kamu, aku mau bicara sama kamu" ucap khalin sambil menggenggam kain baju Rey
"kenapa, kamu kangen sama aku?" goda Rey
"ha ha ha ha.. itu sangat lucu" ucap khalin sinis
"kenapa lagi?" tanya Rey
"kamu dengarkan aku, aku tidak meminta pertanggung jawaban apapun pada kamu, aku dan reykhan hidup tenang di negara xx, kamu tidak perlu menghawatirkan dia , aku rasa aku cukup mampu untuk membiayai dia." ucap khalin serius
'heh, sepertinya kamu benar benar tidak ingat sedikitpun tentang hubungan kita dulu, mungkin aku perlu mengingatkan kamu, untung aku sudah membuat reykhan memihakku' batin rey
"baik jika kamu tidak minta pertanggung jawabanku, tapi aku sebagai ayahnya Rey tentu punya hak dan tanggung jawab atas dia" ucap Rey tak kalah serius
"kamu jangan coba coba mengambil reykhan dariku"ucap khalin sengit
"tidak, kenapa aku harus mengambil dia darimu, biarkan dia memilih sendiri. aku tau dia cukup cerdas untuk hal itu" ucap Rey
"baiklah kita lihat saja"
tak lama kemudian Reykhan kembali ketempat mama papanya membawa gula kapas dan eskrim.
"Rey sayang, mama mau kembali kerumah apa kamu mau ikut mama?" tanya khalin
__ADS_1
*Rey memberi tanda kepada anaknya dengan mengedipkan matanya"
"reykhan mau disini saja sama papa" ucap reykhan
"apa kamu diancam papa mu?"
"nggak, dia kan papaku. dia baik banget padaku, jadi nggak mungkin dia mengancam aku" ucap reykhan
"baiklah kamu menang" ucap khalin sambil melirik Rey dan berdiri tegak
"kamu mau kemana?" tanya Rey
"aku ada acara penting hari ini, sulit untuk di hindari."ucap khalin
"baiklah kalau begitu kamu pergilah aku akan menjaga Rey kecil" ucap Rey sambil mengelus rambut reykhan
"baiklah kalau begitu aku titipkan reykhan padamu, jagalah dia, dan kamu Rey kecil jangan berbuat macam-macam, nurut sama papa mu" ucap khalin sambil bergegas meninggalkan Rey dan reykhan
"em.. mama pasti tidak pulang malan ini.." ucap reykhan sedih
"kenapa kamu sedih, mama mu hanya pergi 1hari dia pasti akan kembali besok" ucap Rey menenangkan anak nya
"beberapa bulan yang lalu mama juga berpamitan pergi, kemudian dia pulang dengan terluka, aku selalu bilang untuk tidak bekerja berlebihan, tapi kata mama jika mama sedang berusaha membuatkan sebuah tempat yang nyaman untuk aku dan mama, jika sudah tiba waktunya mama tidak akan melakukan pekerjaan itu lagi"ucap reykhan sambil menyeka air matanya.
Rey langsung memeluk anaknya.
Rey langsung menelpon seseorang
"Kay, kamu ikuti khalin kenegara xx dan siapkan beberapa orang untuk menjaganya" perintah Rey
"khalin?"
"baik..aku akan segera melakukan nya" jawab lekay.
"heh, aku tidak menyangka mama mu akan menjalankan semua itu.." ucap Rey
"memang mama bekerja dimana sih pa?" tanya reykhan
"papa akan menyelidiki nya, mungkin dia bekerja di perusahaan kakekmu"
"kakek ku?"
"iya, tapi itu belum pasti juga tapi yang jelas papa akan berusaha melindungi mama kamu"
"makasih ya pa" ucap reykhan memeluk papanya
"tentu.. apapun akan papa lakukan untuk Rey kecil dan mama.." ucap Rey yang bahagia dengan pelukan anak semata wayangnya itu.
"reykhan,ayo sekarang kita pulang" ucap Rey
"baik pa..."Rey kecil kemudian turun dari kursi
*Rey berjalan pulang dengan menggandeng tangan anaknya yang masih kecil itu,tangan yang mungil dan halus, siapa yang menyangka dalam beberapa hari seorang bos Rey Mahendra kini berstatus sebagai seorang ayah yang telah memiliki anak cerdas berusia 4 tahun,dan kini sedang mengejar wanita yang telah meninggalkannya selama bertahun-tahun dan masih dirindukan olehnya hingga saat ini
****************************************
__ADS_1
keesokan paginya...
Rey sudah bangun dari pagi dan berada di ruang baca untuk memeriksa beberapa file..
reykhan yang sudah bangun turun mencari papanya, dia berkeliling sambil mengucek matanya.
dia mendengar suara ramai seperti orang memasak, dia mencari asal suara tersebut dan menemukan sebuah dapur tapi sangat rapi dan bersih tidak seperti habis digunakan, reykhan berjalan lagi dan mencari lagi, akhirnya Rey kecil menemukan ruangan itu, ruangan itu agak jauh dari ruang utama, reykhan terus memperhatikan orang orang yang sibuk menyiapkan makanan untuk dia dan ayah, dia memperhatikan dari jauh
tiba tiba...
"kamu kenapa disini reykhan?" tanya Rey
reykhan pun tersentak kaget
"pa...kenapa orang orang itu memasak disini? memang ruangan di dalam untuk apa?" tanya Rey kecil polos
"ruang di dalam itu khusus untuk mama, dulu dia sangat menyukai dapur itu mangkanya selalu papa jaga" jawab Rey
*rey mengingat ruang itu pernah hancur di tangannya, ketika khalin pergi meninggalkan dia dan tidak di temukan, Rey frustasi dan menghancurkan barang barang di dapur itu.. tapi keesokan harinya Rey menyuruh orang untuk membersihkan dan menata kembali semuanya seperti semula, sampai saat ini dapur itu jarang di pakai lagi hanya sesekali jika Rey ingin memasak makanan*
"oh.. begitu ya pa..."
"iya nak.." ucap rey sambil mengelus kepala anaknya dengan lembut.
"Rey udah mandi belum?"
"belum pa... Rey mau mandi sama papa.." ucap Rey kecil manja
"baiklah ayo papa mandiin..." ucap Rey kemudian menggendong reykhan kekamar mandi...
"ayooooo.... let's goooooo!!!!" ucap reykhan bersemangat
akhirnya Rey memandikan anaknya itu, dia mendengarkan cerita anaknya tentang mamanya yang sudah seperti malaikat bagi dia..
"kalau aku besar aku akan menikah dengan wanita seperti mama" ucap reykhan tegas
"hahaha.. ya benar jika ada, kamu memang harus menikah dengan wanita seperti mama" ucap Rey mendukung anaknya.
*kringgg🎶* telpon Rey berbunyi
"halo bos, sekarang aku mengikuti nona khalinmu dia pergi ke tempat grup azura seperti nya kami sudah tidak bisa mendekati area ini" ucap lekay
"em..." gumam Rey di telpon
"tapi nonamu sepertinya sangat terhormat disini"
"iya,, itu rumah kakek nya" ucap Rey singkat
"apa?" ucap lekay kaget
"sekarang kalian mundur dulu, awasi dia jika dia sudah keluar dari sana"
"baik"
*rey mematikan ponselnya*
__ADS_1
reykhan yang sedari tadi memperhatikan percakapan itu mengalihkan pandangannya berpura pura tidak mendengar apapun...
bersambung 🍁