Cinta! Jangan Kejar Aku

Cinta! Jangan Kejar Aku
usaha untuk hati khalin


__ADS_3

lampu menyala... dan pas khalin menghadap kaca..


" kamu rey?"


"kamu pikir siapa?" rey memeluk khalin


" pergi kamu.." teriak khalin..


" kamu mau semua kesini ya?" rey


" kamu keluar rey..."


" jadi kamu malu sama aku?"


" ya malu lah... aku kan perempuan..."


" aku udah hafal..."


" ah.. pergi kamu" khalin mendorong rey..


" oke oke aku keluar..." rey berjalan keluar sambil tersenyum.. memang asyik menggoda dia .. batin rey...


tak lama khalin keluar ...


dia menunjukkan pakaian itu dan memakai aksesoris pelengkap...


" gimana?" tanya khalin


rey diam terpana...


" bagus memang cocok buat nona..." sahut zoni


" iya iya... " rey menyahut gelagapan..


" nona kelihatan tambah sexsi dan elegan memakai warna hitam abu abu itu .." zoni


" iya... ini terlalu sexsi..." ucap rey


" tidak tuan... busana ini memang begini yang membuat sexsi itu aura dan tubuh nona ini.."


"buat gaun baru"


"tapi tuan tidak bisa acaranya besok.."


bla...bla... bla....*** rey dan zoni berdebat lama.


" cukkkkkuuuupppll!!!!" khalin berteriak.


" rey... apa kamu gila.. menyuruh zoni membuat gaun ini ulang..."


" dan kamu zoni... kalau kamu ketemu pelanggan kaya dia.. langsung ketok aja kepalanya..." khalin mengetok kepala rey..


" ah..." zoni terkejut melihat khalin mengetok kepala rey


" ah.. lin... kamu..." rey mencubit pipi khalin..


' heh.. dasar bucin' batin zoni


" udah... aku suka gaun ini... "


" tapi ini terlalu ..."


" kan udah zoni bilang.. baju ini tuh biasa gak begitu sexsi yang bikin ini sexsi itu pikiran


kamu aja..."


" iya betul itu nona..." sahut zoni..


rey melirik zoni tajam.. zoni mencoba tidak melihat rey


" udah ...jangan bertengkar lagi..."


" terima kasih nona" ucap zoni...


" iya sama sama... kalau gitu aku ganti baju dulu..."


zoni pergi ikut khalin menghindari rey


" terimakasih nona telah menyelamatkan saya.."


"ah... apa dia semenakutkan itu?"


" kalau tuan rey mau dia bisa menutup butik saya besok.."


" benarkah dia sekuat itu.."


" tentu nona.."


"emmm..." khalin hanya bergumam


kemudian mereka keluar dari kamar ganti...


khalin menggandeng tangan rey yang daritadi berwajah masam..


" udah kamu jangan cemberut... atau aku naik ojek aja pulangnya"


" ya udah aku senyum nih..." rey tersenyum..


" zo... aku pulang dulu.."


" terimakasih nona.. silahkan datang kembali lagi..."


"oke..."

__ADS_1


didalam mobil...


" kamu sudah dekat dengan zoni?"


" ah... apa kamu cemburu juga dengan dia?"


"tidak"


" ya syukurlah... aku pikir kamu membandingkan kamu dan dia.. hahaha" tawa khalin..


mereka pun terus mengobrol ...tak terasa sampai di rumah.. khalin pun menuju dapur..


"rey kamu mau makan apa?"


" kamu kesini deh..."


" apa?"


"udah sini aja..."


" aku belum mulai masak nih..." ucap khalin mendekati rey


" kamu duduk "


" apaan sih..."


" kita pesen makan aja..."


" kenapa?," tanya khalin


" kita lihat bintang aja... mumpung langitnya cerah malam ini.."


" iya deh..."


mereka duduk di taman dekat dapur..


" rey.. rumah ini kamu rancang sendiri...?"


" iya..."


" pantas aja..."


" kenapa?"


" aku belum pernah lihat rancangan seperti ini.."


" iya .. aku ingin suasana yang berbeda...tenang.. damai.." rey


" benarkah?"


" tentu... kamu tau kamu wanita pertama selain mama ku yang pernah masak di dapur ini..."


" wah... benarkah itu..?"


" aku bersumpah.. atas nyawaku..."


" aku ingin kamu satu satunya wanita dalam hidup ku dan masak di dapur ini selamanya..."


" rey... " wajah khalin memerah...


rey pun mendekatkan wajahnya ke khalin ingin menciumnya... tiba tiba....


"ting.. tong..." bel berbunyi...


khalin kaget... dan berpaling


" rey ada tamu.."


" ah... sialan... siap sih yang ganggu..."


" hahaha... cepat buka sana..." perintah khalin


rey pun beranjak membuka pintu dengan kesal.


" kamu siapa?"


" saya pengantar makanan pak.."


" kenapa kamu cepat sekali datang.." rey marah marah..


khalin mendengar pembicaraan mereka dan bergegas ke pintu..


" maaf pak.. kakak saya sedang pusing.." sambil menahan tawa


"oh begitu nona... jangan lupa berikan teh krisan nona... itu baik untuk orang yang habis minum..." berkata sambil menyerahkan makanan


"apa... kamu mengatai aku. " rey marah


" iya... nanti saya akan memberikannya teh krisan... sekali lagi maaf ya mas..."


" hadeh... iya iya .. gak apa apa..." jawab kurir itu sambil menggeleng kan kepalanya..


khalin pun menutup pintu...


" kak rey.. kamu itu keterlaluan kenapa marah marah sama kurir..."


" karena dia sudah mengganggu moment ku. .."


" ah... kamu benar benar udah gak waras..."


" apa kamu bilang?"..


" udah lah ayo kita makan nanti keburu dingin ..."

__ADS_1


" iya... terserah kamu...


setelah makan mereka pergi ke kamar masing masing..


keesokan paginya... khalin bangun dan keluar dari kamarnya... rey sudah ada di dapur...


" wah... kamu pagi banget bangunnya .." khalin


" iya... aku agak gak bisa tidur..."


" kenapa??"


" aku mimpi buruk...


" udah tua gitu... bisa mimpi buruk juga ya. "


"siapa yang tua .." rey


" kamu..." jawab khalin polos


" kamu gak takut sama sekali dengan ku ya?"


" gak.. kenapa aku takut.."


" bisa bisa nya kamu jawab dengan santai..."


" emangnya aku harus gimana?"


" sudahlah.. lin hari ini kamu kemana..."


" ntar malam kerumah besar mu.."


" pagi ini?"


" em... gak ada... aku mau santai aja.."


" mau pergi gak?"


" kemana?"


" terserah kamu?"


" kamu gak kerja?"


" hari ini aku mau santei juga..."


" em... " gumam khalin..


mereka pun sarapan..


" lin... aku tunggu kamu di depan ya..."


" oke..."


setelah khalin mengambil tas dia pergi ke depan rumah...


" motor siapa nih?" ucap khalin


" motor aku?"


" kamu... kapan motor ini datang? aku kok gak tau.."


" tadi pagi... "


" jadi kita pergi naik motor?"


" benar.. atau kita ganti mobil aja.? rey


" udah ini aja... kalau gitu lets go!!!" ucap khalin penuh semangat...


rey pun mulai naik motor membonceng khalin..


" kamu mau kemana lin?"


" em... ke pantai yuk... mumpung pagi gini... pasti seger kesana..."


" baiklah... sesuai ke keinginan tuan putri... "


" asyikkk... pantai...." teriak khalin...


' ternyata dia memang beda' batin rey...


mereka pun pergi menuju pantai


sampai di pantai...


khalin turun dari motor


" rey rey... sini .." panggil khalin


" iya" rey berjalan mendekat


" kamu tau rey... ini yang aku suka dari naik motor..."


" apa?"


" aku bisa pergi kemanapun tanpa harus dilihat dan di perhatikan.. aku bisa bebas "


" mungkin benar lin..."


" ayo kita kesana..."


khalin menarik tangan rey ke bibir pantai.. mereka.bermain air dengan santai... dan di situ rey melihat khalin tertawa dengan lepas bahagia tiada hentinya...

__ADS_1


' ternyata begitu mudahnya membuatmu tertawa lin' batin rey


bersambung 🍁


__ADS_2