Cinta! Jangan Kejar Aku

Cinta! Jangan Kejar Aku
kemarahan khalin


__ADS_3

didalam mobil Rey kecil mengoperasikan laktop itu dengan mudah... ayahnya itu hanya memperhatikan Rey..


"em.. nak kamu bisa mengoperasikan komputer sudah berapa lama?"tanya Rey


"em...mungkin 1tahun yang lalu.. waktu itu ulang tahunku yang ke 3 jadi aku meminta laktop pada mama karena aku suka bosan jika harus sendirian bermain saat menunggu mama di tempat kerja.."


'em .. 3tahun bahkan dia memulai lebih awal dariku,dia memang anakku' pikir Rey


"kenapa pa?" tanya Rey kecil


"tidak apa apa"


"tapi mama bilang aku tidak boleh menunjukkan pada orang lain jika aku bisa melakukan ini.. tapi aku pikir kamu adalah papa ku jadi mungkin tidak masalah jika papa tau hal ini"


"tentu tidak masalah nak.. kamu itu anak papa, papa akan selalu menjaga kamu"ucap Rey


"tapi kenapa mama berpisah dengan papa, apa papa tidak suka dengan mama?" tanya reykhan


"papa sangat mencintai mama kamu, tapi tidak tau dengan mama kamu.."


Rey memprovokasi anaknya


"benarkah itu? berarti aku harus tanya mama,dan mama harus mencintai papa juga" ucap reykhan sambil memonyongkan mulutnya sangat imut.


'secerdas apapun dia, anakku tetaplah anak keci,heh..khalin kenapa kamu bersembunyi dan menyembunyikan anakku sangat lama.. kamu harus diberi pelajaran' batin Rey sambil tersenyum senyum sendiri.


"kenapa papa tersenyum begitu?"tanya reykhan polos..


"tidak apa apa nak...papa ingat waktu papa kecil dulu.."


"apakah papa juga mirip denganku?"


"sangat mirip.."


"kalau besar nanti aku juga akan jadi laki laki seperti papa"ucap reykhan


"tentu,papa akan selalu mendukung mu Rey kecilku.." ucap Rey sambil mengelus kepala reykhan


tak terasa mobil sudah sampai dirumah...suasana rumah itu berubah seperti ada hal yang menyeramkan.


"pa, ada apa ya dengan rumah papa kok jadi menakutkan" ucap reykhan


"kenapa ya...papa juga nggak tau,kan baru beberapa jam kita keluar dari rumah ini" Jawab Rey yang sama sama penasaran.


mobil Rey memasuki halaman dan terlihat pintu rumah itu terbuka dan rusak parah...


Rey dan reykhan bergegas masuk kedalam rumah, dan betapa terkejutnya mereka melihat khalin sedang minum kopi dan tertawa menonton film TV.

__ADS_1


"eh..apa selama ini mamamu bersikap begitu dirumah?"tanya Rey dengan suara pelan yang aneh pada anaknya.


"iya pa.. aku juga tidak mengerti kenapa aku punya mama yang begitu kasar"jawab reykhan dengan nada yang tak kalah aneh


"heh...."mereka berdua menghembuskan nafas bersama sama..


*


"jadi kalian sudah kembali?" khalin menatap Rey dan reykhan dengan tatapan yang menyeramkan


Rey dan reykhan merasa bulu kuduk mereka berdiri...


"Lin tenang dulu...Lin" Rey mencoba bicara.


"apanya yang tenang,kamu tau rey itu baru sakit kenapa kamu membawanya bepergian sesuka mu.." khalin berteriak marah marah...


"ma..mama.. tenang dulu ma..." reykhan mencoba menenangkan mamanya


"dan kamu Rey kecil,aku belum bicara padamu, kalian berdua duduk!" teriak khalin


Rey dan reykhan duduk di kursi seperti sedang dihukum.


"kamu tuan Rey, apa maksud mu dengan melakukan semua itu?" tanya khalin


"melakukan apa?"


"dia anakku apa salahnya itu.." jawab rey


"kamu tidak merawat nya dari kecil,tau apa kamu tentang dia, dan kamu Rey kecil kenapa kamu mau di bawa orang ini"sambil menunjuk rey.


"ma..tapi dia itu papa" reykhan memeluk papanya


"kalian berdua!!!!!!" khalin keluar dari rumah itu dan berjalan menuju taman depan kompleks.


"huh.... akhirnya mama selesai" ucap reykhan sambil menghela nafas


Rey memandang anaknya


"apa mamamu suka seperti itu?" tanya Rey penasaran.


"mama pernah menghancurkan seisi taman tetangga lama kami,dengan menyewa buldozer hanya karena mereka mengejekku dan membuatku jatuh kekolam mereka" ucap Rey kecil


"memang apa yang tetangga kalian katakan?"tanya Rey


"mereka mengatakan bahwa aku anak aneh,dan tidak punya ayah dan mengatakan bahwa ayah yang membuang aku dan mama, waktu itu aku pulang dengan menangis,tapi mama menghiburku dan keesokan harinya taman tetanggaku sudah hancur oleh mama..mama bilang aku harus jadi orang yang kuat"ucap reykhan mengakhiri ceritanya.


"em..apa mama kamu melakukan hal aneh?"

__ADS_1


"em.. memang setiap 2minggu sekali mama akan pergi dan tidak pulang kerumah dan mama punya 2 alat komunikasi, ponsel yang 1nya ada di sakunya dan 1lagi ada di belakang telinganya..tapi selain itu dia adalah mamaku seperti mama mama yang lainnya"ucap reykhan sambil memegang janggut kecilnya


"oh...jadi begitu.."ucap Rey


'apa mungkin ini berhubungan dengan grup azura' batin Rey.


"pa... kira kira mama kemana ya.. apa mungkin dia berjalan ke bandara?" tanya reykhan polos.


"hahaha... itu tidak mungkin rey kecil.. ayo kita pergi ketempat mama, biar papa gendong kamu"Rey membungkukkan badannya dan reykhan pun naik ke punggungnya.


mereka pun menuju tempat khalin berada, setelah 15menit berjalan mereka melihat khalin,dia duduk di kursi pinggir danau itu,sambil makan banyak jajanan yang telah dia beli dari beberapa pedagang kecil ditaman itu.rey pun menurunkan reykhan,dan reykhan berlari menghampiri mamanya.


"ma, apa mama masih marah padaku?" tanya reykhan sambil memasang wajah iba.


"heh(khalin menghela nafas)... kamu Taukan mama tidak bisa marah padamu"


"terimakasih ma..." Reykhan memeluk khalin dan memberikan tanda jempol pada papanya yang berarti semua sudah baik.


Rey pun berjalan mendekat


"Lin.."Rey memanggil khalin


"eh.."khalin tersentak kaget


"kamu mau apa?"tanya khalin sambil cemberut


"apa kamu tidak mau menjelaskan pada reykhan tentang semuanya.." ucap Rey hati hati..


"iya, iya ..aku jelaskan. reykhan ini adalah papa mu, kamu sudah tau kan.. dan dialah yang membuat kamu sembuh waktu kecelakaan kemarin, dia yang menyumbangkan plasma darah, dan membuat sakit sakit di badan mu sebelumnya juga jadi menghilang" ucap khalin serius.


"jadi ini sudah resmi kamu mengakui semuanya?" ucap Rey menggoda khalin


"up" khalin menutup mulutnya refleks


"kamu menjebakku kan?" tanya khalin


"tidak, Kenapa aku harus menjebakmu.. bukankah semua hal itu benar Kenyataannya tanpa aku menjebakmu atau menipu kamu" Seno membahas hal lain di masa lalu dan mencoba menggoda khalin


"kamu.. kamu.. kamu jangan mengalihkan pembicaraan" ucap khalin sambil wajahnya bersemu merah karena mengerti apa yang Rey bicarakan.


"apa kita perlu... huuuuppppp..."ucapan Rey terpotong karena khalin memasukan bakpao kemulut Rey


"reykhan kamu ingin makan apa nak ..disini banyak jajanan enak yang tidak ada di tempat kita" khalin mengalihkan perhatiannya pada anaknya yang terus memperhatikan pembicaraan ayah dan ibunya itu


"aku ingin......."


"bbbbbrrrraaaakkkkkkk!!!"

__ADS_1


"bersambung 🍁


__ADS_2