
akhirnya Rey membawa Reyhan kembali kenegara A.
sedangkan khalin masih tinggal di hotel menunggu bisa kembali ke negara xx
"kriinggg..🎶" bunyi hp khalin
"ya halo" khalin mengangkat telponnya
"apakah benar ini nyonya khalin?"
"ya benar saya"
"saya dari agen perjalanan"
"oh, gimana mbk?"
"hari ini anda sudah bisa terbang, jam berapa anda ingin terbang?"
"secepat nya"
"baik 2jam lagi akan ada penerbangan ke negara xx"
"baik yang itu saja"
"terimakasih sudah menggunakan jasa penerbangan kami"
"iya mbk"
khalin pun bergegas bersiap siap ke bandara.
sampai di bandara dia terus mencoba menghubungi tata tapi tetap tidak berhasil
"sebenernya kemana sih tata, dari kemarin tidak bisa di hubungi" gerutu khalin
tiba tiba..
"ah..."khalin menabrak seorang laki laki tua.
"maaf kan aku tuan" ucap khalin
"tidak apa apa apa"
"apa ada yang terluka?" tanya khalin
"tidak nak.."
*panggilan untuk penerbangan negara xx akan berangkat 5menit lagi* pemberitahuan .
"kek maafkan saya ya kek.. saya terburu buru. ini kartu namanya tolong kakek simpan, kalau misalnya ada yang sakit tolong kakek hubungi saya. saya berjanji akan membantu sebisa saya, tolong sekali lagi maafkan saya"
"iya nak tidak apa apa"
'gadis yang bertanggung jawab dan sopan' batin kakek itu.
khalin pun naik pesawat dan sampai dinegara xx, dia langsung menuju rumah sakit.
dia kekamar reykhan tapi tidak ada apapun... dia berlari panik ke staff rumah sakit itu
"huh..huh...hu..." nafas khalin tersengal sengal karena berlarian
"apa ada yang bisa saya bantu nyonya?"
"saya mencari pasien yang ada dikamar xx, dia seorang anak kecil"
"oh,anak itu dia baru saja pulang.."
"siapa yang membawa nya pulang?"
"seorang laki laki yang mengaku dia ayahnya"
"hah.. Rey" khalin kaget
"kenapa kalian percaya saja dan menyerahkan anak ku padanya" khalin marah marah
"maaf nona tapi tuan itu telah membuktikan bahwa dia ayahnya?"
"membuktikan?"
"dia memiliki hasil tes DNA ,yang memang sudah cocok"
__ADS_1
"ini...ini..." khalin terduduk lemas dan kemudian pingsan
"nona nona.. anda kenapa?"
"hei, bawa nona ini ke ruangan cepat"
beberapa perawat memberikan pertolongan pertama dan staff itu menghubungi tata ,karena tata berpesan jika temannya ada yang mencari pasien di ruangan itu staff di minta untuk menghubungi dia
"hallo"
"apakah benar anda nyonya tata?"
"iya benar saya"
"teman anda baru datang,tapi sekarang dia pingsan"
"baik saya segera kesana"
tata bergegas menuju rumah sakit.dia menunggui khalin sampai khalin sadar
"ah..."khalin merasa kepalanya sakit
"kak, kamu sudah sadar?"
"iya.. sudah sadar tapi masih sedikit pusing"
"maafin aku kak.. aku bodoh gak bisa mencegah tuan Rey membawa reykhan pergi"
"sudahlah kamu bukan lawan dia..lagi pula dia memang ayahnya apa yang dia lakukan tidak ada yang salah".
"jadi kakak memaafkan aku?"
"ya tentu, terima kasih sudah menjaga Rey kecil saat aku ke negara A."
"iya kak.."
"em ..pantas saja aku tidak bisa kembali kesini beberapa hari ini,dan aku tidak bisa menghubungimu"
"iya kak,itu semua ulah tuan Rey.."
"haissss...kenapa dulu aku harus berhubungan dengan dia. andai bukan dia pasti semua ini akan lebih mudah"
dikediaman Rey.
"huh...bukan aku..dasar wanita tidak punya perasaan" gerutu Rey
"tapi sebentar lagi kamu pasti akan datang kepelukanku"ucap Rey dengan senyum licik
"pa..pa..."panggil reykhan
"iya nak.."
"em.. kapan mama akan datang?"
"sebentar lagi dia pasti akan datang.."
"apa mama tidak akan marah?"
"kamu tenang saja dia tidak akan marah, tapi maukah kamu membantu papa?"
"membantu apa?"
Rey membisikkan beberapa hal pada anaknya
"oke pa... Rey akan melakukan semua nya kita sebut ini rencana memeluk mama...tapi bisakah papa memberikan aku laptop aku bosan" pinta reykhan
"tentu saja Rey.. papa akan memberikan kamu laptop, apapun yang kamu mau"
"makasih pa.."
"kalau begitu sekarang kita ganti baju dulu, nanti kita ke toko cari laptop yang kamu mau ,oke?"
'ini pasti lebih bisa untuk mengambil hatinya'pikir Rey
"oke pa.."
15 menit kemudian Rey dan reykhan sudah siap.
"ayo pa.. let's go!!!" teriak reykhan kegirangan
__ADS_1
mereka sampai di sebuah toko besar milik perusahaan Rey.
"tuan selamat datang!" ucap pelayan dengan hormat
"iya"
'papa ini siapa ya.. kenapa mereka sangat menghormati papa... ah,sudah lah... pasti dia salah satu orang hebat disini' pikir reykhan sederhana
"Rey, kamu mau pilih yang mana?"
tanya Rey
"papa bukankah nama mu itu juga rey?"
"iya benar"
"papa panggil aku Rey kecil,biasanya mama panggil aku begitu"
"baiklah akan aku panggil kamu Rey kecil" jawab Rey penuh senyuman bahagia
"pantas saja ya.. mama selalu memanggil ku begitu ternyata ini alasan nya" Reyhan bergumam.
"sudahlah kamu jangan terlalu banyak berfikir" ucap Rey sambil mengelus kepala reykhan
"iya pa..."
mereka melihat lihat semua komputer laktop yang ada di toko itu, dan reykhan mendengarkan dengan seksama semua penjelasan manager toko.
Rey yang melihat anaknya sedang bersungguh sungguh itu merasa takjub, karena reykhan memang benar benar cetakan kecil dirinya.
"baiklah apa kamu sudah memutuskan?"
"iya pa..aku memilih yang ini" reykhan menunjuk laptop keluaran 1 tahun yang lalu"
"kenapa kamu tidak memilih yang terbaru ini?"
"aku tidak suka yang terbaru ini, model ini memang bagus tapi dayanya terlalu berat, sebenernya model ini punya kualitas yang hampir sama dengan yang lama, tapi yang terbaru malah kehilangan beberapa fitur penting dari yang lama, dan aku tidak begitu membutuhkan fitur terbaru dari laptop keluaran baru ini.."
semua orang tercengang melihat penjelasan anak kecil itu..
"hahaha.. kamu memang anak ayah"
"ya tentu lah" jawab reykhan santai.
"aku menginginkan laptop ini"
"baik tuan kami akan segara mengirimkan pada anda"
"tidak aku mau membawanya" ucap reykhan
"baiklah berikan pada anakku"
"baik tuan.."
5menit kemudian pelayan itu memberikan laptop itu pada reykhan
"ini tuan muda, sering sering lah mampir ya.."
"iya..Tante" ucap reykhan manis
mereka berjalan menuju mobil.
"Rey kecil apa pendapat mu tentang orang yang membuat laptop itu?"
"dia hebat, aku suka semua yang orang itu buat, tapi aku berfikir beberapa tahun ini dia membuat banyak hal yang tidak begitu menunjukkan perkembangan"
"em..jadi kamu suka dengan orang itu?"
"suka sih...
"apa kamu tau siapa orang itu?"
"tidak,buat apa aku mengetahui nya, kata mama itu tidak penting untuk memikirkan orang lain" ucap reykhan tegas
"heh.. khalin..khalin..."ucap Rey geleng geleng
reykhan hanya bingung melihat papanya
bersambung 🍁
__ADS_1