Cinta! Jangan Kejar Aku

Cinta! Jangan Kejar Aku
perjodohan


__ADS_3

di perjalanan.


"ehm.. lin..."


" iya..."


"boleh aku tanya sesuatu?"


" ya... tanya apa?"


" apa kamu suka kakak ku?"


" mungkin iya..."


" tau gak lin... aku suka sama kamu juga.."


" ah..." khalin tidak bisa menjawab


" dan aku gak akan menyerah"


" tapi..."


" gak ada. tapi..."


" dia kan kakakmu.."


"aku sudah mengatakan padanya dari awal..."


"lan... "


" sudah ... aku cuma mau kamu tau aku akan memperjuangkan semuanya sampai akhir..."


"tapi... aku gak mau bikin jarak diantara kalian apa lagi karena aku"


" aku tau kamu pasti mikirin itu. ..tapi tenang aja..."


"baiklah asalkan gak ada masalah antara kalian..dan... kamu harus nyerah jika gak berhasil ya..." senyum khalin


"tentu"jawab roland..


merekapun menikmati waktu sampai malam... roland mengantarkan khalin pulang ..


di depan rumah**


"lin... terimakasih atas waktunya ya..."


"iya .."


" kapan kapan kita keluar lagi ya . " roland memeluk khalin


"i.. iya" khalin menjawab gagap karena kaget dengan pelukan roland.


*rey yang melihat dari jendela atas... "krakkk..." gelas ditangannya pecah *


"baik aku pergi dulu lin..."


" iya... sampai ketemu lagi.."


roland pun pergi meninggalkan kompleks perumahan itu


"huft... sukurlah sudah berakhir..." khalin bernafas lega


tiba tiba ada hawa menyeramkan dari belakang...


" kenapa ini" khalin memegang tengkuknya


" khalin.." rey memanggil dengan pelan


khalinpun menoleh..


" ah... iya... rey..."


" kamu belum puas melihat nya... apa perlu aku pajang foto dia...?"


'e.... suasana macam apa ini... aku seperti wanita yang sedang ketahuan selingkuh...'


pikir khalin


" enggak.. enggak..." ucap khalin penuh dengan ekspresi


" masuk...!"


"iya iya aku masuk.. jangan galak galak dong.." ucap khalin sambil melangkah masuk


tiba tiba rey menggendong khalin..


" ah... rey.. lepasin... lepasin..."


" kalau kamu gerak gerak lagi aku jatuhin kamu"


" ah... kamu mau apa.."


rey membawa khalin ke bathup..


" kamu mandi..." rey


" ah .. kamu..."


" kamu mau cepet mandi sendiri atau aku mandiin..." rey tersenyum menyeringai


" mandi... mandi sendiri..."


" bagus..."


10 menit kemudian... khalin keluar... dan dia melangkah pergi dari kamar rey diam diam... dia berjalan hati hati...


' jangan lihat jangan lihat...' doa khalin


"kamu mau kemana?"rey


" mau kembali ke kamar ku ..."

__ADS_1


" tidur disini"


" gak . . aku gak mau..."


" kenapa?"


" pokoknya gak mau..."


rey berjalan mendekat.. khalin pun berlari ke masuk ke kamarnya..


"lin... buka..." teriak rey


" gak.. aku gak mau. ." khalin meringkuk di dalam selimut..


"cepet buka... kalau nggak... "


" gak mau... pokoknya gak mau.."


dan akhirnya khalin tidur dalam selimut.


rey pun mengambil kunci cadangan dan membuka pintu kamar khalin


rey melihat khalin tertidur seperti bayi


" lin...lin... semua nya apakah akan sepadan linnn" ucap rey sambil mengelus kepala khalin.. rey pun tidur di samping khalin


ke esokan paginya🌞


khalin bangun duluan dan menyiapkan sarapan mereka berdua


"tak.. tak.. tak..." suara langkah rey


" kamu gak bangunin aku."rey


"aku lihat kamu masih nyenyak jadi gak aku bangunin... tapi ini udah jadi sarapan nya.. yuk kita makan ." ucap khalin sambil menyodorkan nasi goreng buatannya..


" kelihatan nya lumayan..." rey mencobanya.. dan ternyata sesuai seleranya dia menghabiskannya dalam sekejap..


dia suka apa lapar,,' batin khalin


rey pun minum teh buatan khalin...


" rey..."


" kenapa"


" apa kamu tau soal roland"


"iya..."


" jadi kamu sudah tau..."


" sudah... "


"terus??"


" kenapa?"


" jika kamu berani pergi ninggalin aku. .. lihat aja apa yang akan terjadi..." rey menatap khalin tajam


" iya.. " khalin menundukkan kepalanya


" lin... aku mau secepatnya menikahi kamu..."


" tapi orang tuamu belum tentu setuju.." ucap khalin.


" kamu tenang saja serahkan itu pada ku..."


" kamu yakin...


" tentu..


2 minggu pun berlalu dengan tenang tanpa masalah dan gaun rancangan untuk keluarga mahendra sudah jadi... khalin mengantarkan pakaian itu kekeluarga mahendra sendiri...


di depan pos penjagaan**


"pak... bisakah saya masuk... saya sudah ada janji dengan nyonya"


"iya non...silahkan masuk.."


khalin pun masuk kedalam rumah itu..


"lin... kamu sudah datang..."


"iya tan .. ini pakaian anda sekeluarga mohon nyonya memberikan saran kepada kami jika ada kekurangan.. kami akan segera memperbaikinya"


" iya lin... sebenarnya ada sesuatu yang mau tante katakan padamu..."


" apa tante ..?"


"apa. kamu sudah punya pasangan?"


"belum tante .. kenapa?"


" dulu tante dan nenekmu ada perjanjian perjodohan. ... antara anak tante dan cucu dari keluarga nya... dan tante fikir cucu satu satunya adalah kamu..."


" benar tante..."


" tapi... ini semua tante gak akan maksa ini tante serahkan pada kalian anak muda saja..."


"mama gak usah khawatir... roland gak akan nolak kok ..."sahut roland tiba tiba..


"eh.. anak mama kapan datang?"


" baru aja..."


" kalau khalin bagaimana?"


" emmmm... tunggu tante biar khalin fikirin dulu ya tan..."


" iya kamu pertimbangin aja dulu... "

__ADS_1


" kalau kamu bisa setuju itu bakal jadi berita bagus... "


" tapi... om..."


" papa .. tentu sudah setuju... mana berani papa ngelawan mama hahaha" ucap roland.


" kamu ini... " ibu indrawati menjewer telinga roland.


khalin hanya tersenyum melihat keluarga itu... mungkin memang indah jika bisa menjadi bagian keluarga ini ...pikir khalin


..


" ah.. mama .. malu tau di lihat calon istriku..." roland memeluk khalin dari belakang


" apa apa an sih kamu land.." khalin menepis roland


" sepertinya benar benar gak salah perjodohan ini..." tante indrawati


" ah ... maaf tante... ini kesalah pahaman... " khalin


" kenapa .. aku gak berfikir ini salah paham kok .."


" land... diam..." ucap khalin...


" lihat ma... dia udah persis seperti mama... hahaha" goda roland.


wajah khalin memerah karena malu.. khalin menundukkan kepalanya..


" udah lan .. jangan goda khalin lagi biar dia memutuskan dengan tepat .." ucap tante indrawati


" kalau begitu saya permisi dulu ya tante .."


" tunggu lin. ."


" iya tante..."


" ini undangan ulang tahun pernikahan tante kamu harus datang..."


" baik tante saya usahakan datang..."


"oke..."


khalin berjalan keluar... roland mengikuti khalin...


" kenapa kamu mengikuti aku?"


"aku antar kamu..."


" gak usah aku tadi di anterin sama mobil butik... lagian aku juga mau pergi ke toko snack nenek..."


" kamu selalu sibuk ya..."


" gak juga... hari ini aku ada janji sama orang kepercayaan nenek mangkannya aku harus keliling observasi ..."


" baiklah..."


" da. .." khalin melambaikan tangan...


" ya... da...." balaa roland..


ibu sriwati mendekat...


" kamu suka dia?"


" aku rasa ia ma..."


"berarti mama gak perlu kasih tau kakakmu..."


"mama kasih tau aja..."


" kalau kakakmu juga suka gimana?" canda indrawati


" kalau sama sama suka ya... berarti semua keputusan di tangan khalin..." ucap roland.


" duh... anak mama serius banget kalau masalah perasaan.."


*khalin di dalam mobil melihat ke luar jendela.


'kenapa jadi rumit .. andaikan tadi yang datang kamu rey.. pasti gak akan rumit seperti ini...' pikir khalin...


"kita kemana neng...?"


" keperusahaan. snack ya pak..."


" baik nona..."


mereka menuju perusahaan snack...


disana sudah ada pak taufik dan tata..


" nona.."


" iya pak..."


" hari ini patner bisnis kita akan datang kesini"


" oke... baik pak..."


" ta.. kamu siapkan camilan dari produk kita. .. setiap 1 produk 1..."


" baik nona.." tata segera pergi mengerjakan tugas dari khalin...


" oh... iya pak untuk hotel di luar yang bapak katakan..."


" saat ini hotel sedang baik baik saja... mungkin saat nona senggang bisa kesana... disana juga tempat yang bagus untuk liburan... "


" iya kalau begitu pak. .."..


" tak tak tak..."


" selamat siang pak taufik..." sapa seseorang

__ADS_1


"KAMUUUUUUU!!" khalin dan orang itu berteriak bersamaan...


__ADS_2