Cinta Di Balik Perjanjian

Cinta Di Balik Perjanjian
beberapa pasang mata


__ADS_3

" takut? untuk apa takut, ngapain coba takut " jawab Alya masih kesal dan terus saja menggandeng tangan suaminya tersebut.


Micheal hanya bisa tertawa kecil, tak beberapa lama akhirnya mereka menyelesaikan urusan mereka di dermaga.


" besok besok kalo kamu di gangguin orang kayak tadi ya mas, kamu tonjok aja ngapain coba di kasianin " gumam Alya sembari masuk ke dalam mobil.


" sama cewek gak boleh kasar kasar Alya " jawab Micheal masih ingin mengerjai istrinya.


" adehh, kamu tu ya mas kalo kayak gitu, kamu tu kayak playboy tau gak " ucap Alya makin kesal


Micheal tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Alya, karena kesal Alya pun memukul lembut jidat suaminya tersebut.


tiba tiba saja Micheal mengeluarkan sebuah amplop dan merobeknya membuang ke dalam air.


" apaan sih tu, kok di buang kok di robek " ucap Alya bingung


" surat perjanjian pernikahan " ucap Micheal santai dan mengarahkan mobilnya ke jalanan.


" mulai hari ini sampai seterusnya aku akan belajar mencintai mu dan mengikhlaskan kepergian nya " gumam Micheal kembali dan Alya memeluknya dengan erat.


tak lama setelah itu mereka berhenti di sebuah restoran mewah yang bertema kan romantic couple.

__ADS_1


" mas kita kok berhenti di restoran remaja kayak gini sih " gumam Alya heran karna ia sebelumnya belum pernah masuk ke dalam restoran tersebut.


" ikuti saja aku " ucap Micheal dan menyuruh Alya menggandeng tangannya.


saat masuk ke dalam restoran tersebut semua pelayan menyambut hangat mereka, Alya dan Micheal di arahkan ke sebuah meja yang terletak di tengah tengah meja lainya.


" mas kok kita ddk nya di tengah tengah sihh " gumam Alya risih karna semua mata tertuju ke meja mereka.


" sudahlah biar kan saja " ucap Micheal santai tak kelihatan risih sama sekali.


mereka makan di aluni dengan lagu lagu romantis dan beberapa pasang mata yang tertuju pada mereka dengan tatapan tak suka.


" mass mass di sana tadi kayak ada yang melototin kita " gumam Alya sambil menarik tangan Micheal keluar dari cafe tersebut.


" iya aku tau, mulai sekarang kamu harus hati hati. kamu tau sendiri kan suami mu ini banyak musuh " Jawab Micheal membuka kan pintu mobil agar Alya masuk.


sepanjang perjalanan Micheal fokus ke kaca spion karena ada sekitar 3 mobil yang mengikuti nya.


" Alya kamu bisa gunain pistol " gumam Micheal sembari mengeluarkan 2 buah pistol rakitan.


Alya menganggukkan kepalanya dan menerima pistol tersebut.

__ADS_1


" Alya percaya sama aku, sekarang kamu bukak jendela lepaskan tembakannya ke arah ban mereka kalo gak ke kaca depan supir " gumam Micheal dan seketika itu juga alga kaget


mau tak mau Alya melakukan hal yang di perintahkan suaminya tersebut, ia berhasil menembak salah satu ban depan mobil dan kaca bagian depan supir.


terjadilah kecelakaan beruntun, ledakan besar terjadi dan menyambar mobil mobil yang tak bersalah di sekitar mereka.


" Alya sekarang kamu ddk di depan aku " gumam Micheal memberikan celah di depannya agar Alya segera ddk


" tapi mas kamu kan lagi ngendarain mobil, nantik kalo kita kecelakaan gimana " ucap Alya cemas akibat tindakan gila Micheal.


" percaya sama aku oky " gumam Micheal agak sedikit tegas dan segera Alya ddk di depan Micheal.


" sekarang kamu kendarain mobil ini dan belokkan ke arah jurang " gumam Micheal yang sudah siap loncat


tiba tiba saja ban belakang mobil mereka meledak akibat tembakan, ternyata setelah 3 mobil meledak ada sekitar 5 motor lagi yang mengikuti mereka.


" mas ini gimana " gumam Alya panik


" belokkan ke arah jurang " gumam Micheal dan membuka pintu mobil


Alya membelokkan stir ke arah jurang dan ketika mobil sudah terjun Micheal menarik Alya keluar dan memeluk Alya dengan erat

__ADS_1


__ADS_2