
Sore hari ini kita C di landa hujan deras dan di tambah dengan gemuruh gemuruh petir. pemakaman rumpun sekali di penuhi genangan air berwarna coklat, di tengah tengah hujan deras tersebut terlihat seorang wanita yang sedang bersimpuh di salah satu makam.
seperti biasa Alya akan ddk di sana setelah ia pulang syuting. hari ini adalah hari ulang tahun Alya yang ke 23 tahun, dan itu berarti sudah 3 tahun orang yang ia cintai pergi menghadap ilahi.
" Rafi, kamu tau tidak aku sudah berusaha untuk mengikhlaskan mu selama 3 tahun ini, tapi hasil nya nihil ๐ญ๐ญ " ucap Alya sambil menundukkan wajahnya dan memeluk makan tersebut.
Alya menangis tersedu sedu tak henti henti dan akhirnya ia di jemput oleh orang tua Rafi.
" Alya sayang, kita pulang yuk, kasian rafinya. nantik kalo kamu nangis pasti Rafi juha ikutan nangis loh " ucap Bu Zahra sembari memayungkan Alya.
tangisan Alya semakin pecah, Bu Zahra dan pak Luqman sudah berusaha membujuk Alya tapi tidak ada hasilnya.
tiba tiba sejujur tubuh Alya lemas dan akhirnya ia pingsan di pemakaman tersebut.
pak Luqman menggendong Alya dan membawanya ke rumah sakit, Bu Zahra menelpon kedua orang tua Alya agar mereka segera kerumah sakit alun alun kota C.
Alya masuk ruangan ICU selama 2 hari dan selama itulah ia tak sadarkan diri. pak Richo sangat khawatir dengan kondisi Alya semakin lama semakin buruk ini.
ia tak bisa berkata kata lagi di pikiran nya hanya ada bagaiman anak nya harus sembuh dan melupakan kenangan pahit 3 tahun silam.
karena keadaan Alya yang sudah berangsur membaik dokter memindahkannya ke ruangan VIP perawatan.
kabar Alya masuk rumah sakit tersebar di semua siaran berita.
__ADS_1
breaking news๐
***artis cantik bernama Alya Farendra di kabarkan masuk rumah sakit akibat kelelahan akan tetapi tidak ada yang tau pasti tentang alasan ia masuk rumah sakit.
ada sebagian orang mengatakan ia kelelahan akibat menangis di hadapan makam alm mantan pacarnya yang meninggal 3 tahun silam. sekian dari saya***..
setelah sekitar 6 jam Alya di pindahkan ke ruangan rawat akhirnya Alya tersadar ia perlahan lahan membuka matanya dan meraba raba tempat tidur nya.
" Alya sayang kamu sudah sadar, dokter dokter Alya sudah sadar " ucap Melly sambil mengecup pipi putri semata wayangnya tersebut.
tak lama setelah itu dokter mengecek kondisi Alya, kondisi nya mulai membaik akan tetapi dokter menyarankan Alya untuk terapi ke dokter pisiologi untuk mengurangi beban masa lalunya dan dokter harap Alya bisa secepatnya mengikhlaskan kepergian rafi, jika tidak kondisi nya akan semakin memburuk.
" ibu aku sudah ikhlas akan kepergiannya tapi jangan halangi aku untuk berziarah sekali seminggu " ucap Alya sembari mencoba duduk di batu pak Bu Zahra.
Alya yang sudah lama tidak tersenyum akhirnya ia mencoba tersenyum walau itu hanya senyum tipis untuk menghilangkan beban yang ada padanya.
tak lama setelah itu pak Richo dan pak Luqman masuk dengan 2 orang pria yang satu tua dan yang satu muda.
" Alya sayang gimana ke adaan kamu " ucap pak Luqman sembari ddk di sebelah istrinya
" khm aku udah mendingan pa " jawab Alya samar samar karna ia masih terlalu lemah.
" Alya kenalin ini pak Rangga dan ini Micheal " sambil pak Richo sembari memberikan jalan agar pak Rangga dan Micheal mendekat ke arah Alya
__ADS_1
" eh iya " ucap Alya lalu mencoba untuk ddk lebih tinggi agar tulang punggung nya tidak sakit.
" Alya kamu sebagai orang tua kamu ingin menjodohkan mu dengan Michelle kamu harus berusaha mencintai Micheal lebih dari kamu mencintai Rafi, seperti permintaan terakhirnya " ucap pak Richo sambil mengelus rambutnya.
air mata Alya kembali berjatuhan, yang ada di benaknya kali ini hanya ketakutan akan kehilangan seseorang untuk kedua kalinya.
" Alya kamu harus berusaha membuka hati mu lagi " sambung pak Luqman agar Alya bisa menjadi gadis yang mereka kenal 3 tahun lalu.
Alya hanya mengangguk tak kuasa air matanya terus saja berjatuhan tangannya gemetaran kedua kakinya mati rasa tubuhnya tak dapat di gerakan.
kali ini Alya benar benar trauma, ia tak ingin mencintai lagi rasanya di karenakan ia takut kehilangan untuk kedua kalinya.
" pak buk mari kita tunggal kan Micheal dan Alya dulu mana tau ada yang mau mereka diskusikan " ucap Bu Melly mengajak orang tua yang ada di dalam ruangan tersebut keluar.
di dalam ruangan hanya tersisa Alya dan Michael. " mengapa kau menyetujui di jodohkan dengan ku " tanya Michael dingin dan membuat Alya merinding ketakutan.
" karna aku tak ingin terlalu lama terpuruk dalam kesedihan " ucap Alya sambil tetap menunduk kan wajahnya.
" apakah kau tidak takut ku bunuh atau ku tinggalkan " ucap Micheal kembali bertanya Alya menjawab dengan gemetar mendengar kata tinggalkan " jika aku mati di tangan mu aku sudah sial jika kau datang hanya untuk pergi lebih baik kau tidak usah setuju dengan pernikahan ini, karna aku belum siap untuk kehilangan kedua kalinya "
Micheal mendengar jawaban itu sedikit tersenyum dan kembali bergumam " aku juga sama seperti mu, ditinggalkan karena panggilan Tuhan "
spontan Alya langsung mengadakan kepalanya menghadap ke Micheal " maksud kau " jawab Alya kaget mendengar hal tersebut
__ADS_1