
terjadi ledakan di dalam jurang tersebut, tak ada seorang pun yang mengenal mobil yang jatuh, dan tak ada seorang pun yang berani mendekat karena di kabarkan di dalam jurang tersebut banyak sekali hewan buas dan hewan berbisa.
Micheal yang terluka di bagian punggung nya akibat melindungi Alya pun mencoba untuk berdiri dan berjalan.
" mas kamu ddk aja dulu aku cari bantuan " gumam Alya panik melihat suaminya penuh dengan darah sedangkan dia hanya sedikit luka gores di bagian kaki dan tangannya.
" jangan cari bantuan, aku adalah buronan mafia di daerah ini jadi tidak ada yang bisa membantu kita kecuali orang pedalaman jurang ini " gumam Micheal menahan perih
tiba tiba ada seorang bapak bapak menghampiri mereka
" nak kamu masih bisa bertahan kan " tanya bapak tersebut dan mencoba melihat luka di punggung Micheal.
" masih pak " gumam Micheal dengan suara berbeda.
bapak tersebut membantu Alya untuk memapah ke rumah bapak tersebut yang tak jauh dari sana.
__ADS_1
" pak suami saya gak papa kan pak " tanya Alya yang merasa bersalah
" suami mu tidak papa, seperti nya suami mu adalah incaran orang jahat itu " gumam bapak itu sembari mengolesi punggung Micheal dengan obat herbal.
rumor yang berkembang di dalam masyarakat itu hanyalah bohong, itu hanyalah kebohongan semata agar hutan tersebut tidak di babat abis oleh koruptor"
" iya pak, saya adalah jendral angkatan laut dan saya bersaing untuk mempertahankan sebuah danau di sekitar tempat ini untuk di jadikan karamba ikan ikan yang hampir punah " gumam Micheal dengan suara lirih.
bapak itu adalah kepala desa bawah jurang, jarak antar rumah di sana sangat jauh dan itu membuat desa tersebut bak hutan tak di urus.
setelah mengolesi obat tersebut bapak itu menceritakan semua yang ia tau tentang orang orang yang mengejar mereka, dan sudah jelas mereka semua ingin Micheal mati dengan cepat.
" Alya sayang kamu tidur ya, udah malam banget loh ini " gumam Micheal membubarkan lamunan Alya.
" eh iya, eh aku gak ngantuk mas " gumam ya kaget
__ADS_1
tak peduli apa yang di katakan oleh oleh alya, Micheal menarik tangan Alya hingga ia terjatuh sedikit berbaring di samping Micheal, kemudian ia memeluk Alya, walaupun ia tau bahwa lukanya masih basah.
" mas luka kamu masih basah, masak kamu gerak gerak sih " ucap Alya khawatir
" makanya kamu tu tidur, kalo gak aku mana bisa tenang " jawab Micheal kemudian menelungkup kan badannya.
" iya iga aku tidur, tapi kamu jangan banyak gerak ya " ucap Alya lagi dan menutup matanya.
pagi pun datang matahari menerpa wajah Alya dan membuat Alya tersadar. saat Alya menolehkan kepalanya ke sebelah kana tak terlihat Micheal kemudian Alya berlari keluar.
di luar rumah tersebut terlihat Micheal dan bapak itu sedang mengolesi punggung yang masih luka basah tersebut.
" oh iya pak nama bapak siapa ya " gumam Alya tiba tiba datang dan memecahkan keheningan di antara bapak tersebut dan Micheal.
" oh nama saya pak joko " gumam bapak itu kemudian tersenyum kepada Alya.
__ADS_1
" bapak tinggal di sini bersama siapa " tanya Alya lagi karna penasaran tak ada saudara atau teman yang ada di sekitar rumah tersebut.
" ohh, saya sebenarnya tinggal bersama istri dan anak saya, tapi mereka sedang ke rumah mertua saya dan saya ada sedikit utusan makanya saya tidak ikut " gumam bapak itu menjawab dan semua keingin tauan Alya pun terbayar