Cinta Di Balik Perjanjian

Cinta Di Balik Perjanjian
pernikahan


__ADS_3

di sebuah vila besar milik negara, sedang di adakan pernikahan. Alya yang berdiri di depan kaca memandangi dirinya sendiri. yang tadinya ia masih mengenakan piyama tidur dan sekarang ia sudah di balut gaun pengantin putih di selimuti make up pengantin.


di lain sisi Micheal yang sedang mengenakan jas putih di depan cermin teringat akan almarhum peby yang selalu menantikan hari di ini.


tanpa ia sadari air matanya mengalir, tak lama setelah itu kedua mempelai sudah berada di detik detik akad pernikahan.


doa doa di panjatkan sang penghulu, ayat ayat suci yang menjadi saksi pernikahan yang hanyalah sebatas janji di atas kertas.


tak lama setelah itu semua orang yang ada di dalam gedung tersebut mengatakan sah dan berarti Alya dan Micheal sudah sah menjadi pasangan suami istri, mau secara agama ataupun negara.


pejabat pejabat tertinggi datang untuk memberikan selamat para media massa datang untuk meliput acara, pernikahan berjalan dengan lancar, dan pada saat detik detik dimana Micheal mencium kening Alya, lagu beautiful in white pun berputar.


acara tersebut menjadi acara yang sangat meriah di saksikan para pejabat negara dan para anggota angkatan laut darat dan juga udara.


" sayang, sekarang kamu sudah menjadi istri Micheal dan kamu harus jadi istri yang baik " ucap Bu Melly sambil mengelus lembut wajah Alya.


Alya tak dapat menahan air matanya dan Alya memeluk tubuh wanita yang selama ini membesarkan nya dan sekarang ia harus. berpisah dengan wanita itu.


" sudah kamu jangan mengeluarkan air mata mu " ucap pak Richo dan kemudian Alya mengelap wajahnya.


hari ini Alya dan Micheal menjadi sorotan semua orang, Alya yang memiliki paras cantik pintar dan juga pekerja keras sangat lah cocok dengan Micheal yang gagah di tambah paras tampan dan juga seorang pekerja keras, akan tetapi mereka memiliki sifat yang berbeda.

__ADS_1


akhirnya pernikahan usai seluruh tamu dan keluarga telah kembali ke rumah mereka masing masing. Micheal dan Alya serta keluarga mereka menginap di rumah orang tua Alya.


di dalam kamar Alya terlihat ia sedang ddk menghadap kiblat dan sudah pasti ia sedang melaksanakan kewajiban nya sebagai muslim.


setelah melaksanakan kewajiban nya ia segera turun untuk sarapan. Di meja makan sudah terlihat ayah ibu dan suami nya sedang memakan makanan.


Alya ddk di samping suaminya mengeluarkan senyum fake agar semua mengira ia menerima pernikahan ini dengan sepenuh hati tanpa paksaan sedikit pun.


Micheal yang melihat itu pun ikut memainkan skenario nya menjadi pengantin baru yang bahagian.


Alya dan Micheal sudah melahap habis makanan dan ia segera kembali ke kamar.


" apa kau membawa pakaian " tanya Alya sambil menyodorkan handuk, karena Micheal belum mandi akibat Alya menggunakan kamar mandinya begitu lama.


" ini pakaian semoga tidak sempit " ucap Alya dan ddk di sofa sambil mengeluarkan handphone nya.


" kenapa ada baju laki laki di sini " tanya Micheal heran


" tentu saja, ibu ku menyuruh ku membeli pakaian laki laki, karna suatu saat nantik aku akan memiliki seorang suami " gumam Alya kembali fokus kepada handphone nya.


" kau ambil ponselku masukan nomer telpon " gumam Micheal lalu ia masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


Alya mengambil ponsel suami nya tersebut, yang ia lihat hanyalah warna hitam dari layar kunci hingga layar utama.


Tah mengapa Alya malah ingin jahil kepada Micheal ia berselvi dan menjadikan hasil photo nya tersebut sebagai layar kuncinya.


" beginilah bagus, hehhe " gumam Alya kegirangan akibat tingkah nya sendiri.


ia masukan nomer telpon nya sesegera mungkin dan memilih untuk tidur lebih awal, ia takut melihat ekspresi Micheal saat tahu handphone nya sudah di otak Atik Alya.


Tah mengapa mata Alya tak mau di pejamkan dan Micheal keluar dari kamar mandi, berjalan menghampiri handphone nya Alya yang sebenarnya belum tidur ingin ketawa sekeras kerasnya karena ulahnya terus.


Micheal tertegun melihat layar handphone sendiri dan setelah itu melirik ke arah Alya. karena Alya menahan ketawa badannya sedikit bergetar akibat gelak yang ia tahan tersebut.


Micheal meletakkan handphone nya dan berjalan ke arah Alya, badan Alya sekarang menjadi tegang akibat melihat suaminya tersebut berjalan ke arahnya.


" sudah lah aku tau kau belum tidur " bisik Micheal di telinga Alya yang membuat buku kuduk Alya tegak seketika.


Alya membuka matanya lebar lebar dan melihat muka Micheal yang sangat dekat Dengan nya.


Micheal mencium lembut bibir istri nya terus dan berbaring di sebelah Alya, jantung Alya tak bisa di kontrol seakan akan ia mau keluar dan berhamburan Tah kemana.


" berikan handphone mu pada ku " suara Micheal di leher Alya yang membuat Alya spontan membalikan badan dan menyenangkan handphone.

__ADS_1


Micheal menarik Alya agar lebih dekat dengannya dan Alya tau bahwa Micheal mau mengajak nya berphoto.


Micheal melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan Alya terhadap handphone suaminya tersebut.


__ADS_2