
Namaku Leo, anak dari pemilik perusahaan besar Athena corp. Ayahku adalah pemimpin perusahaan, walau begitu ayah sangat ingin aku meneruskan perusahaan.
Tapi aku lebih tertarik hidup mengasingkan diri dari dunia kemewahan ayahku, dia selalu memanjakanku dengan harta.
Suatu hari aku melarikan diri dari rumah dan tinggal di rumah temanku 'Dino.
"haduh Leo lagi-lagi... kau kabur dari rumah y"
"shh, sudah lah bukankah lebih baik kau menolong temanmu ini..."
"ckck, kalau aku jadi kau Leo... aku akan memanjakan diriku dengan harta ayahmu"
"..... y itu akan terjadi di kehidupanmu berikutnya bila beruntung, sudah lah cepat tolong aku, pelayan ayahku masih berkeliaran mencariku!"
".... , y y baiklah "
"kau bawa apa saja sih, kok berat banget!"
"kali ini aku sudah mempersiapkan segalanya agar tidak tertangkap ayahku lagi!"
"hhh.... y y y"
Ini temanku Dino walau isi kepalanya adalah uang dia adalah temanku yang paling bisa aku percayai.
Sikapnya yang Boros adalah hal yang paling menyusahkan.
Sementara itu aku mengintip ke jendela aku melihat mobil hitam keluargaku masih berkeliaran mencariku.
"hei Leo,kau sedang apa..."
"aku memantau mobil keluargaku, lihat! itu mobilnya mereka masih mencari diriku"
"aku juga mau lihat... hmm,mobil mahal yang indah"
"pukul kepala Dino. bisa kau fokus! itu hanya mobil!"
"aduh! sakit, iya iya kan kau tau aku belum pernah naik mobil mewah!"
"hhh... semua mobil sama saja... hanya harganya yang berbeda"
"benar juga sih.. , tapi masih ingin naik..."
"pukul lagi. kau ini y benar-benar!"
"aduh! iya iya maaf, hei kau ini hanya tamu di sini! harusnya menghargai tuan rumah!"
"rogoh saku, nih kartu makan S"
"wahh, baik baik . dino siap melayani!"
Y temanku ini sangat mudah di suap..
kartu makan S adalah kartu khusus V.I.P , pemilik kartu dapat makan di restoran mewah secara gratis selamanya ,dan paket makanan yang di berikan lengkap / pilih sendiri.
"pegang Kartu S sambil terharu. huhu kau dapat ini dari mana..."
"hhh, Teman ayahku pemilik Restoran mewah di kota. dia memberiku itu untuk hadiah ulang tahunku kemarin"
"terharu.huhu kau benar-benar memberiku ini?"
"tidak lah!, di kartu itu tertulis bisa membawa teman maksimal 2 orang teman"
".... kirain buat diriku"
"karena kau sudah membiarkan aku tinggal di sini ,mentraktirmu makan dengan itu adalah bayaran yang bisa aku berikan"
"y aku tidak nolak sih, kapan traktirnya? sekarang?"
"..... kau tidak lihat di luar mereka masih mencari diriku!"
"hehe lapar nih.."
"...."
Aku melarikan diri dari rumah dan bersembunyi di rumahnya Dino untuk sementara, karena Dino juga tinggal sendirian di sini orang tuanya tinggal di tempat lain karena Dino masih kuliah di sini.
Walau sikapnya dino sedikit aneh setidaknya tempatnya dia tidak kotor.
Rumahnya Dino adalah bagunan 3 lantai dengan lantai 1 sebagai Toko kopi tua, itu adalah bisnis orang tuanya saat masih di kota, lalu lantai 2 adalah kamarnya Dino ,dan lantai 3 adalah ruangan kosong masih belum digunakan, dan di paling atas terdapat Rooftop tempat yang sangat cocok untuk bersantai sembari melihat pemandangan kota.
Dino membawa barang-barangku ke kamarnya.
"taruh. nih aku sudah bantu bawakan barang-barangmu"
"iya iya terimakasih.. "
"...."
"ada apa..."
"imbalannya?"
"..... y y ,aku akan memesan makanan online"
"nah gitu! .senang"
Temanku ini sangat suka menolong tetapi dengan mengharap imbalan.
"jadi kenapa kau kabur kali ini Leo?"
"seperti biasa aku hanya ingin hidup layaknya orang biasa!"
".... *bego banget kalo aku mah sudah hidup tenang*"
"lalu kau selain tidur dan mengerjakan tugasmu apa yang kau buat..."
"hhh, kerja sampingan paling jadi kurir atau semacamnya"
"kau tidak berniat membuka kedai kopi milik orangtuamu lagi?"
"ah sebenarnya mau sih.. tapi kan kau tau aku tidak ngerti jadi barista!"
"kalau aku yang menjalankan kedai kopimu apa kau mau..."
"y terserah, lagi pula aku bosan dengan debu yang menumpuk di lantai 1"
__ADS_1
".... itu karena kau tidak membersihkannya!!"
"namanya juga tidak ada waktu!!, pagi kirim paket. siang kuliah . malam kerja tugas kau pikir aku ada waktu untuk membersihkan rumah?"
"nah kau tidak menyebutkan sore... jadi sore kau bisa bersihkan!"
"..... *akhh dia selalu menang kalau berargumen*"
bel berbunyi.
"Dino! sepertinya itu makanannya!"
"benarkah wah cepat sana turun dan ambil!"
"iya iya..."
Aku turun ke lantai 1 membuka pintu dan mengambil makanan pesananku tadi, lalu membayarnya.
Saat naik dan masuk ke kamar Dino lagi, dia sudah menunggu di meja makan.
"wah wah kalau makanan saja cepat y"
"hehe~ lapar broo"
".... nih aku beliin paket A . ada nasi ,daging,minuman!"
"waah thnks brow~"
"sama-sama..."
Aku membeli dua paket A , Di sini untuk memesan makanan secara Online hanya tersedia paket D,C,B,A,S . setiap paket menentukan jumlah makanan dan harganya, uangku di App masih banyak jadi aku tidak khawatir akan uang, namun itu yang menjadi masalahku aku terlalu bergantung dengan uang di App ini... walau ini memang uangku sih...
Setelah makan malam, Aku merapikan Barang-barangku dan Tidur di samping Dino karena di kamarnya hanya ada satu tempat tidur....
"bisa geser sedikit sempit tau"
".... y y, aku geser..."
Y malam ini penuh dengan perjuangan...
Saat pagi tiba Aku sudah bangun terlebih dahulu dari dino,dan memasak Roti panggang dengan telur untuk sarapan kami berdua.
"bagun. oh pagi! Leo!"
"pagi.. aku sudah buatin sarapan pagi.. kau harus bekerja bukan?"
"masih mengantuk. Y 1 jam lagi aku harus ke tempat kerja"
"oh y Dino! apa betul tidak masalah aku menggunakan lantai satu?"
"y tentu... pakai saja ,memangnya kau mau membuat apa di lantai satu?"
"membuka Coffee shop?, karena di bawah masih ada peralatannya aku rasa lebih mudah membuka toko kopi untuk sekarang.."
"jadi kau benar-benar mau menjalankan bisnis lama keluargaku?"
"y tentu.. nanti aku akan pergi membeli biji kopi dan mencari sedikit informasi untuk membuat kopi yang enak!"
".... y lakukan saja!"
Setelah sarapan pagi Dino pergi untuk melakukan pekerjaannya sebagai kurir. dan aku mulai mencari informasi di internet dan mulai membersihkan lantai satu.
"hhh... kotor sekali... ,y jelas saja sudah puluhan tahun tidak di pakai dan juga di bersihkan..."
Aku mulai mengambil sapu ,pel dan alat bersih-bersih lainnya.
Setelah bersih-bersih aku menuju ke Toko biji kopi.
Mencari biji kopi yang berkualitas sangat sulit terlebih karena ini di kota.
Waktu berlalu dan sekarang sudah siang hari.
Aku Berhenti dan minum Kopi di Cafe di pinggir kota. Cafe di kota memang masih sedikit jadi aku rasa ini peluang bagus ,dari membuka Coffee shop(toko kopi) lalu bisa membuka Cafe atau restoran.
Namun untuk sekarang harus fokus mencari bahan baku yang berkualitas baik.
Setelah dari Cafe aku mencari biji kopi di seluruh kota, namun tidak ada yang berkualitas baik.
Ada yang berkualitas namun harganya terlalu mahal itu tidak baik untuk memulai bisnis.
Kini sudah sore hari, aku kebingungan untuk sekarang aku hanya punya sedikit stock biji kopi yang berkualitas.
Dan sekarang aku juga masih harus bersembunyi dari pelayan rumahku yang masih terus mencariku.
Sesampai di rumah Dino.
Dia masih belum pulang, aku membersihkan rumahnya dari lantai 1 hingga lantai 4(rooftop).
Aku rasa dia masih sibuk dengan urusan kuliahnya.
Beberapa saat kemudian, Dino sampai di rumah.
"aku pulang...."
"hmm,biar ku tebak kau mendapat banyak tugas?"
"hu~hu iya... ,kau lihat kertas-kertas ini.
ini semua tugasnya"
".... ,biar aku pesan makan malam"
Dino menaruh tugas-tugasnya di meja dan mulai mengganti bajunya.
"uh y Leo!"
"sedang memesan makanan. ya?"
"bagaimana kau sudah mulai membuka toko kopinya?"
"belum! aku masih mencari pemasok biji kopi yang bagus"
"ahh begitu y.. ayahku dulu memesannya dari luar kota!, ada desa di luar kota yang pertanian dan perkebunannya bagus, mereka menjual hasil panen mereka yang berkualitas tinggi dengan harga yang bagus katanya!"
"katanya y...."
__ADS_1
"maksudku harganya masih normal!"
"kau tau dimana desa itu?"
"hmm, kalau tidak salah di timur kota!"
"timur y... nanti aku cari di internet"
"ah y kau sudah pesan makan malam?"
"y sudah!"
Setelah beberapa saat Makan malam kami sampai,
kami berdua makan bersama sembari mengobrol tentang hal yang kami alami seharian ini.
......*......
Keesokan harinya aku pergi ke desa di timur menaiki bus.
Setelah aku cari informasi tentang desa itu, aku mengetahui bahwa nama desa itu adalah Po'lus.
Sesampai di desa itu aku langsung bertemu dengan kepala desa itu Eri.
"halo. menunduk"
"ahh,anak muda ,Selamat datang di desa Po'lus. Ada apa hingga jauh-jauh ke sini?"
"perkenalkan nama saya Leo!, saya sedang mencari pemasok Biji kopi yang berkualitas. Orang yang saya kenal mengatakan desa kecil di Timur kota memiliki bertanian dan perkebunan yang maju dan hasil panen yang berkualitas ,karena itu saya kemari"
"oh begitu, Biar saya antar kamu ke warga desa karena mereka yang akan memutuskan mau menjual biji kopi mereka atau tidak"
"uh y saya mengerti"
Selagi berjalan kami berdua berbicara sedikit.
"saya lupa memperkenalkan diri ,nama saya Eri"
"ah y , Bibi Eri.. apa saja yang maju di desa ini??"
"Sayuran,buah-buahan, Gandum ,dll. berkat usaha warga di sini dan bantuan dari teknologi desa ini menjadi sangat maju di bidang pertanian dan perkebunan"
"wah, saya harap bisa mendapat stock bahan bagus dari desa ini"
"haha, dari penampilanmu sepertinya kau orang kaya y nak? kau tidak bisa membohongi mata bibi!"
"wah wah... y kalau di bilang begitu ,saya anak dari perusahaan Athena,corp. beberapa hari yang lalu saya lari dari rumah untuk keluar dari kehidupan yang di manjakan harta ayahku"
"oh begitu ternyata, kau anak yang unik y. di saat seperti ini uang sangat menjamin masa depan tapi kau memilih membuat masa depanmu sendiri"
"haha, y bibi benar.. kalau aku terus bergantung pada harta ayahku aku akan menjadi orang yang tidak mau berjuang dan aku tidak mau menjadi seperti itu"
"ah lihat nak, itu dia kebun warga dan rumah warga yang mengelola Biji kopi"
Bibi Eri dan aku berbicara pada warga yang mengelola biji kopi.
Setelah berbicara cukup lama mereka mau menjadi pemasok biji kopi.
"Terimakasih!"
"ah iya kami malah terbantu karena ada yang mau membeli biji kopi kami"
"saya sudah melihat biji kopi di sini dan kualitasnya bagus jadi saya sangat senang!"
"wah terimakasih!"
"ah y saya pamit,mulai besok saya akan memesan biji kopi dari sini!"
"sekali lagi terimakasih!"
Aku berjalan menuju halte bus di temani Bibi,Eri.
"hei nak, berjuang lah!"
"ah ya, terimakasih dukungannya. Omong-omong soal yang tadi ,tolong di rahasiakan"
"ahh tenang-tenang saya bisa menjaga rahasia!"
Bus terakhir telah sampai,aku menaikinya dan mengucapkan selamat tinggal pada Bibi,Eri.
Aku kembali ke kota, Waktu sudah malam.
Aku berhenti di Restoran dan memesan makanan Paket S untuk di bawa pulang.
pesan hp
"hei Leo!"
"y..."
"kapan kau pulang!"
"aku lagi beli makan malam"
"oh baiklah, cepat pulang y!"
"y sebentar lagi.."
Setelah makanan siap aku membawanya pulang , Saat mengecek makanannya ternyata paket S untuk 3 orang.... padahal aku memesan untuk 2 orang saja.
Di jalan pulang ada gadis yang terduduk lemas di taman.
Aku menghampirinya dan bertanya padanya kenapa dia di sini di malam seperti ini.
"hei kenapa di luar malam-malam seperti ini?"
".... .melihat ke arah Leo"
".... ,sepertinya kau lapar Ini makanan paket S, aku mendapat lebih jadi ini untukmu! ,di makan y! aku pergi dulu!"
Gadis itu hanya diam dan menerima makanannya.
Dia memakai jaketbulu warna coklat ,tubuhnya lemas seperti orang yang habis berpergian jauh.
Dari pakaiannya dia berasal dari Utara,tempat yang dingin. namun kenapa dia di taman seperti itu di malam yang dingin ini.
__ADS_1
Aku juga tidak bisa membawanya pergi ke rumah dino karena itu bukan hakku.