Cinta Di Toko Kopi

Cinta Di Toko Kopi
2#Membuka Toko kopi


__ADS_3

Sesampai di Rumah Dino sudah menungguku dengan mata yang tertuju ke arah makanan yang aku bawa.


"aku pulang..."


"... a-apa itu paket S!!"


".... y-benar"


Dengan secepat kilat Dino mengambil makanan yang aku bawa dan langsung Memakannya.


".... hei makan jangan sambil berdiri!"


"(makan)"


"...."


Entah mengapa aku punya teman abnormal seperti ini....


Lihat dia makan seperti monster yang tidak di beri makan seminggu.


"hmm... bisa kah kau makan dengan lebih perlahan..."


"tidak!! ini pertama kalinya aku makan paket S"


".... kau seperti belum pernah makan makanan, semua makanan y sama saja"


".... kau tidak akan mengerti!"


"y aku juga tidak ingin mengerti...."


Setelah makan malam aku memberitahu dino bahwa aku berhasil mendapatkan pemasok biji kopi dari desa Po'lus.


Dino sangat ingin melihat desa itu tetapi dia masih sibuk dengan tugas dan pekerjaannya.


"sepertinya kau bersenang senang y Leo..."


".... bersenang-senang apanya! kau tau sebelum pergi aku membersihkan seluruh lantai dari lantai satu hingga di atas!"


".... y soal itu terimakasih deh.. tapi ruang lantai 3 mau untuk apa ,kan masih kosong dan kamu malah bersihin bukannya nanti kotor lagi?"


"hmm,bisa jadi kamarku ya-kan?"


".... memangnya kau mau tinggal di sini berapa lama!!!"


"... selama berusaha bangun usaha y aku tinggal disini"


"..... y setidaknya aku punya pembersih rumah! ha~ha"


".... .*teman seperti ini ingin banget di pukul*"


"ah y berarti besok kau membuka Tokokopi?"


"hmm,sepertinya begitu nanti akan aku sebarkan dengan meminta bantuan temanku yang lain"


"hh kau punya teman lain?"


"... memangnya kau kira hanya kau saja temanku hh??"


"soalnyakan kamu dingin aneh penyendiri gitu..."


"*nih orang butuh cermin sumpah!!*"


"siapa temanmu itu?"


"shh, rahasia..."


".... cewe y???"


"bukan..."


"lalu?"


"haduh ,dah sana tidur saja atau kerjakan tugasmu sana! ,aku mau kebawah untuk bersiap-siap untuk besok pagi"


"...."


Pagi hari ,aku membuka toko kopi beberapa orang datang untuk meminum kopi di karenakan di kota banyak karyawan kantor yang bekerja sampai larut malam dan kerja lagi saat pagi hingga tidak sempat tidur ,mereka memilih membeli kopi untuk menjaga diri mereka tetap terjaga.


Aku sedang mengelap gelas dan cangkir.


"hhh,aku kasihan dengan karyawan-karyawan ini... mereka kerja lembur sampai pagi? matanya sampai biru gitu..."


".... p-permisi saya pesan 1 kopi untuk di bawa pulang"


"ah baik!... ini dia, Datang lagi!!"


"..... .berjalan lemas keluar"


"... apa dia akan baik-baik saja berjalan seperti itu??..."


Dino turun untuk pergi ke kampus.


"hai Leo... aku pergi y!"


"ah y! hmm kau tidak bekerja?"


"ahh hari ini tidak ada pengiriman jadi boss menyuruhku libur saja!"


"oh baiklah bye!"

__ADS_1


"bye"


Dino pergi menaiki Bus ke kampus, di kota sekarang penggunaan kendaraan pribadi sangat sedikit karena usaha mengurangi polusi.


Bagi warga di kota ini yang menaiki kendaraan pribadi hanya orang kelas atas,kecuali menaiki sepeda.


Dari dalam aku melihat gadis yang kemarin berjalan dan mengintip ke arah sini.


"?,apa yang dia lakukan???"


Gadis itu hanya melihat ke arahku, Saat aku melihat ke arahnya dia langsung pergi.


"???,apa dia benar-benar dari luar kota?"


Untuk tinggal di kota besar sangat lah sulit, biaya hidup yang cukup besar menjadi faktor utama, beberapa orang dari luar kota pergi ke kota besar dengan harapan mendapat uang yang lebih banyak.


Beberapa dari mereka berujung menjadi pelayan atau pekerja bayaran.


Tapi biasanya sangat jarang ada yang pergi ke kota besar seorang diri.


Di karenakan kota besar sangat luas bila sendirian bisa tersesat dan masuk dalam masalah.


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...


Keesokan harinya gadis itu kembali muncul dan mengintip ke arahku lagi...


Aku rasa dia ingin menemukan sesuatu.


Aku berjalan keluar,memanggilnya mencoba menanyakan apa yang dia cari sebenarnya.


"berjalan. Hei apa yang kau cari?"


"menunduk dan berbalik mulai berlari menjauh"


"....."


Ya seperti itu lagi setiap kali mwncoba bertanya, dia akan langsung berlari menjauh. Apa dia takut? atau pemalu??.


...****************...


Dino pulang lebih cepat.


"aku pulang.. wah pelanggan banyak y!"


"hoho~ bagus lah kita memiliki tempat strategis, Omong-omong kau kasih nama tempat ini apa...."


"Galeo Coffee shop"


"... Mana namaku?"


"yang bekerja disini hanya aku untuk apa ada namamu..."


"... kan ini tempatku!"


"hhh,kau bahkan tidak menyapunya sedikitpun"


"..... he~he"


"hhh,sudah lah masuk sana "


"kau melihat apa?"


"ah itu gadis di sana.. dia selalu ke sini tetapi hanya mengintip diriku dan seperti mencari sesuatu"


"... hi~hi dia suka kamu mungkin... "


".... sudahlah masuk sana!"


Setelah mengganti baju Dino turun dan duduk di dekatku.


"Leo!minta 1 cangkir kopi!"


"tidak boleh!"


".... kenapa!!"


"kau masih harus ke kampus besokkan... kalau minum kopi nanti malam kau tidak akan bisa tidur , jadi tidak boleh!"


".... ,ah y temanmu itu bagaimana kau sudah minta bantuannya?"


"belum... dia sangat sulit di hubungi"


"memangnya dia artis?"


"y bisa di bilang begitu"


"hhh!!"


"sudah lah nanti kalau dia menjawab dia akan datang, dia adalah temanku yang selalu bisa di andalkan"


Sekarang sudah malam, Aku pergi ke Supermarket untuk membeli bahan masakan dan Makanan ringan,

__ADS_1


di jalan aku bertemu gadis itu lagi dia masih duduk di taman sendirian.


Aku mendekatinya dan Duduk di sampingnya.


"... hi, Namaku Leo.. Kenapa kau duduk di taman malam-malam seperti ini?"


"a-aku tidak punya rumah..."


"ada apa?,kenapa kau tidak punya rumah?"


"rumahku jauh di desa... sekarang aku tidak bisa pulang..."


"*ternyata benar dia dari desa di luarkota*"


Dia mulai menangis dan berkata dia ingin pulang ,karena takut sendirian di kota.


"sudah-sudah jangan menangis aku ada camilan kau bisa memakannya!"


".. a-apa boleh..."


"tentu!"


"t-terimakasih... kau baik sekali.., selama di kota aku tidak punya uang untuk membeli makanan, aku hanya di beri makanan dari orang yang lewat dan kasihan kepadaku..."


"maaf ,tapi kenapa kau ke kota?? ,dari pakaianmu Kau berasal dari desa di utara bukan?"


"i-iya.. aku dari desa di utara, Aku ke sini untuk mencari uang tambahan untuk membantu orangtuaku..."


"bukankah kalau kau seperti ini kau malah menyusahkan??"


"aku tau... tapi mencari pekerjaan di kota sangat sulit, semua rumah yang aku datangi tidak membutuhkan pembantu jadi aku tidak punya pekerjaan"


"... apa kau sendirian ke kota?"


"i-iya.."


"hhh, kau sepertinya sangat lapar ,hanya dengan camilan seperti itu kau tidak akan bertahan sampai besok"


Dia mulai terdiam, sepertinya dia takut kalau dia tidak akan bertahan di kota.


"Hhh,mau bagaimana lagi... bagaimana kalau kau ikut pulang, aku bisa membuat masakan untuk kau makan. Aku tidak bisa melihatmu yang nyaris mati seperti itu"


"t-tapi.."


Aku menarik tangannya dan membawanya pulang bersamaku.


"aku pulang!"


"ah y!.... eh L-leo?? itu siapa?"


"ahh ini gadis yang tadi!"


"ohh... eh kenapa kau membawanya ke sini???"


"dia adalah orang dari desa di utara! dia ke kota mencari pekerjaan tetapi tidak di terima, sekarang dia sedang kelaparan.


karena kasihan aku membawanya pulang, aku juga membeli banyak bahan masakan."


".... ah baiklah , silahkan masuk"


Aku meminta gadis itu menunggu di bawah, di meja.


Dino dan aku berbicara sebentar di atas.


"kau yakin tidak apa membawanya ke sini??!!"


"ahh tenang dia hanya gadis desa yang ingin mencari uang di kota untuk membantu orang tuanya"


".... y kalau kau bilang begitu mau bagaimana lagi.."


"ah y dia akan tinggal di lantai 3 untuk sementara, dia ke kota sendirian dan tidak punya tempat tinggal jadi biarkan dia mengisi lantai 3"


"... y baiklah, lagi pula kau juga menghasilkan uang dan membantuku pula"


Beberapa saat kemudian aku turun ke bawah untuk memasak makanan.


Berjalan ke arah dapur.


"ah y siapa namamu?"


"C-Chlara Sofi..."


"ah baiklah clara!, kau bisa tinggal di sini untuk sementara! aku sudah berbicara dengan temanku. kau bisa tinggal di lantai 3"


"anu.. apa tidak masalah... tapi aku tidak punya uang untuk-"


"sudah, masalah uang tidak perlu kau pikirkan"


"terimakasih..."


"sama-sama , sekarang tunggu di situ aku akan memasak makan malam"


"baik.."


Setelah itu Kami bertiga makan malam bersama.


Kami saling berkenalan, Dino mulai mengakrabkan diri dengan clara.


Clara masih malu-malu dengan kami, dia terus berterimakasih setiap aku membantunya.

__ADS_1


Dia membawa sedikit barang-barang dari desanya.


__ADS_2