Cinta Di Toko Kopi

Cinta Di Toko Kopi
11#(Liburan bersama)bagian 4


__ADS_3

Kami sampai di depan Penginapan itu.


Aku membuka pintu,lalu Kami masuk kedalam Penginapan itu bersama-sama.


Ada seorang gadis yang menyambut kami.


Gadis itu berpakaian layaknya seorang Pelayan.


Gadis itu berjalan mendekat, dia memperkenalkan dirinya.


Ema "Perkenalkan nama saya Emma"ucapnya sembari menunduk.


Leo "halo Ema, namaku Leo! Dan mereka ini teman-temanku"


Leo "Apa kami bisa memesan kamar di sini?"tanyaku padanya.


Dia melihat kami dengan tatapan yang tajam, lalu menjawab pertanyaanku.


Ema "Tentu. Silahkan. Kemari dan ikut saya"jawabnya dengan dingin.


...****************...


Selama mengikutinya masuk ke dalam kami merasakan hawa menyeramkan.


Dino dan Clara ketakutan dan terus bersembunyi di belakangku.


Dino "Leo.... Apa aman kita menginap di sini......"tanya Dino dengan gemetar.


Leo ".... Kau penakut sekali... Sudah ikut saja"


Clara "Aku takut...."ucap Clara sembari memeluk tangan kananku.


Leo "hhh.... Aku kira kau sudah pernah kemari"tanyaku pada Clara.


Clara "aku hanya melihat-lihat tempat ini dari luar!.... Bukan masuk kedalamnya"jawab Clara.


Ema membawa kami ke ruang tengah, Dia bertanya padaku.


Ema "berapa kamar yang ingin di pesan"tanyanya dengan dingin.


Leo "2 kamar, Tolong" ucapku dengan lembut.


Aku berkata Tolong untuk mencoba melihat reaksinya.


Tapi... Dia tidak berekspresi sama sekali.


Dia hanya berkata-


Ema "Baik.. Akan saya siapkan"


Dia mengucapkannya dengan dingin dan ekspresi yang datar lalu pergi.


Di saat Ema pergi menyiapkan kamar,kami berdiskusi tentang pembagian kamar.


Dino "aku mau sekamar dengan Kirana, soalnya kami belum selesai bermain kartu!"


Leo "....... Y kalau begitu Kirana kau bersama Dino, lalu siapa lagi..."


Letto "Aku dengan Leo!"


Leo "baiklah... Clara kau bersama Dino dan Kirana Ya!"


Clara "......"


Dia mengerutkan wajahnya,sepertinya dia tidak senang.


Ema pun datang dan mengantar kami ke kamar pesanan.


Ema "Bawa barang-barang kalian dan ikuti aku"


Leo "baik. Letto ikut aku"


Letto "ya"


Clara,Dino dan Kirana ada di belakang kami.


Di depan kamar pesanan kami berpisah dan masuk ke kamar masing-masing.


Leo "hh... Akhirnya kasur yang lembut....."kataku sembari berbaring di atas tempat tidur.


Letto manaruh barang-barangnya dan melihat-lihat perabotan di kamar ini.


Letto "Hei Leo... Lihat ini barang-barang antik!"

__ADS_1


Aku bangun dari tempat tidur dan berjalan ke arahnya.


Leo "Hm... Kau benar! Ini sangat Tua..... Mungkin ini tempat yang bersejarah!?"


Letto "mungkin..."


Leo "sudahlah ayo kita istirahat. Kau tidur di situ ya!"


Di dalam kamar ada 2 tempat tidur ukuran sedang.


Di samping ada jendela yang terhubung ke balkon untuk melihat kearah luar.


Sementara itu di sebelah.


Clara "tidak mau!! Tidak mau!... Mau sama Leo!"merengek.


Kirana "Clara tenang dulu...."


Clara "tidak mau!! Mau sekarang!!"mencoba keluar dari kamar.


Kirana "tidak boleh!!!"menarik tangan Clara.


Dino "hhh.... Kenapa harus Leo? Aku kan ada di sini!?"


Clara "Cuma mau Leo!!"merengek.


Dino "......."


Kirana "!!!"tangan Clara terlepas dari genggaman Kirana.


Clara berlari ke arah kamar Leo dan Letto.


Dino "hhh.... Dia selalu seperti itu!"kata dino sembari menggaruk kepalanya.


Kirana "memangnya dia selalu seperti itu.... Aku kira hanya baru-baru ini"


Dino "kalau kau tinggal dengan kami. Kau akan melihat betapa menempelnya Clara dengan Leo!"


Kirana "..... Apa kau tau kenapa dia seperti itu?"


Dino "hm.... Mungkin karena perasaannya terhadap Leo, Leolah yang menemukannya di kota dan membawanya pulang"


Kirana "hhh??!!" terkejut.


Kirana "..... Aku paham"


Dino "mungkin baginya Leo ada segalanya!"


Kirana "Y bisa jadi... Leo terlalu baik memang. Aku baru bekerja selama seminggu di Toko kopinya, tapi dia sudah mengajakku liburan bersama"


Dino "Kau tau dia semakin menyukai Leo karena Leo sering membawanya jalan-jalan. Walau sebenarnya Clara yang memaksa ingin ikut..."


Kirana "kalau begitu sih bukan Leo yang mau..."


Dino "haha~ dari manjanya Clara ke Leo, pada akhirnya Leo mulai menikmatinya!"


Kirana ".... Sebelumnya dari yang aku tau Leo adalah orang yang sulit di dekati, apa itu benar?"


Dino "ah ya itu benar!, aku bertemu dengannya juga karena tidak sengaja. Dan dari yang aku tau selama ini temannya hanya ada Aku, Letto dan artis yang bernama Julius"


Kirana "sedikit sekali..."


Dino "yah sekarang sudah tidak sedikit, karena ada kau dan Clara. Kalian juga temannya bukan?"


Kirana "entahlah... Tapi dia mengangapku temannya karena sudah membantunya"


Dino dan Kirana melanjutkan permbicaraan mereka.


Dan kembali ke tempatku.


Aku sedang berbaring di atas tempat tidur sembari membaca buku.


Leo "hm... Kau mendengar sesuatu Letto??"tanyaku pada Letto.


Letto melihat ke arahku dan mulai mencoba mendengarkan sekitar.


Letto ".... Ah ya seperti.."


"Brak" suara pintu di buka.


Aku dan Letto benar-benar terkejut melihat Clara membuka pintu dengan keras.


Aku bangun dari posisi bersandar, dan mulai duduk.

__ADS_1


Leo "kau kenapa Clara?"tanyaku dari atas tempat tidur.


Letto hanya diam dan melihat.


Clara "......"


Aku bisa melihatnya airmatanya yang jatuh.


Clara mulai berjalan mendekat ke arahku.


Dia berjalan perlahan dengan wajahnya melihat ke arahku dengan tajam.


Leo "....."


Sejenak aku menjadi takut, wajahnya seperti sangat marah.


Dia berdiri di depanku, lalu naik ke atas tempat tidur dan memelukku dengan erat.


Aku menepuk punggungnya dengan lembut.


Leo "sudah-sudah.... Kau ini kenapa sih,kalau jauh sedikit dariku pasti selalu seperti ini"


Clara "a-aku tidak mau jauh dari Leo..."


Clara "a-apa Leo tidak suka aku... Makanya Leo selalu mencoba menjauh dariku..."


Matanya berkaca-kaca.


Aku sungguh merasa bersalah karena mencoba menjauhkannya dariku, walau aku tau dia tidak bisa jauh dariku.


Leo "hhh... Tidak Clara... Aku senang! Kalau Clara ada di sampingku. Tapi tidak harus sampai seperti ini!"ucapku dengan lembut padanya.


Clara masih menangis sembari memelukku.


Leo "......"


Pada akhirnya dia tertidur di pelukanku.


Aku mengelus kepalanya.


Leo "kau ini ya benar-benar seperti anak kecil"


Letto "ahaha~ aku jadi iri melihatmu memiliki gadis kecil yang benar-benar manja padamu" ucapnya dengan nada meledek.


Leo "cihh kau ini.... Dia ini terkadang merepotkan tau" jawabku dengan kesal.


Aku melihat ke arah Clara yang tertidur.


Leo "yah mau bagaimana lagi... Tidurlah dengan nyenyak"


Aku melanjutkan membaca buku.


Dini dan Kirana mengintip dari celah pintu.


Dino dan Kirana berbisik-bisik.


Dino "tuh lihat, setiap kali dia jauh dari Leo pasti dia akan memeluk Leo dan tidur seperti itu!"


Kirana "kau benar... Dia benar-benar manja kepada Leo..... Berapa umurnya?"


Dino "entahlah... Kami tidak pernah bertanya padanya"


Kirana "...... Dari besar badannya dia seperti gadis biasa ,dan juga sikapnya seperti anak kecil. Tapi dia sangat pandai melakukan pekerjaan rumah,tidak mungkin dia masih anak-anak"


Dino "ayo balik ke kamar kita lanjut bermain kartu"


Kirana "ayo! Yang kalah di hukum ya!"


Dino "siapa takut! Ayo!"


Dan semua melakukan hal yang mereka mau.


Letto sedang menulis buku hariannya.


Lalu Dino dan Kirana bermain kartu.


Aku membaca buku sembari bersandar di atas tempat tidur.


Dan Clara tidur sembari memelukku.


Kami memiliki waktu 2 minggu untuk liburan


di desa ini.

__ADS_1


__ADS_2