Cinta Di Toko Kopi

Cinta Di Toko Kopi
6#Wahana Bermain


__ADS_3

Kami Sampai di tempat yang penuh Wahana Bermain.


Clara turun dari motor dan langsung bersemangat.


Clara "yey yey!! Main-main!!"


Leo "....... heii! Clara jangan berlari..."


Clara sangat mirip dengan anak-anak.... manja,sangat suka bermain... tapi walau begitu dia bukan anak-anak.


Leo "tunggu Clara... kita harus beli tiket masuk terlebih dahulu!"


Clara "oh... baiklah!!"


Dia menggengam tanganku.


Leo "....... apa yang kau lakukan..."


Clara "bukankah lebih menyenangkan kalau berjalan sambil pegangan tangan?"


Leo "..........."


Aku tidak mengerti... namun bila menolaknya aku takut dia akan menangis dan menjadi pusat perhatian...... jadi aku membiarkannya memegang tanganku.


...****************...


Setelah membeli tiket kami berdua masuk ke dalam.


Leo "kau mau main yang mana...."


Clara "...hm..... yang itu!!"


Dia menaiki wahana kuda putar.... Aku sebagai Laki-laki dewasa merasa malu hanya dengan berdiri di depan wahana ini......


Clara "Leo tidak naik?"


Leo "tidak!..."


Setelah itu kami menaiki Bombomcar.


Kami saling menabrak satu-sama lain dia tertawa bahagia.


...****************...


Kami menaiki banyak Wahana Permainan hingga sianghari.


Clara "....."


Aku mendengar suara perutnya.


Leo "... kau lapar bukan?"


Clara "i-iya...."


Leo "hm.... coba aku lihat! ah.. di sana ada Jagung bakar! kau mau?"


Clara "ya!"


Leo "baiklah aku akan membelinya"


Aku membeli Jagung bakar untuk kami berdua.


Kami duduk bersama di kursi sambil memakan jagung bakar.


Clara "umm.. enak!!"


Leo ".... y ini enak...."


Aku melihat ke arahnya, Wajahnya terlihat bahagia dan senang.... bagiku untuk sekarang melihatnya senang sudah cukup untuk menjadi alasanku mengikuti perkataannya.


Biasanya aku tidak suka melakukan hal yang orang lain mau... tapi... hanya untuk dia aku mengikuti kemauannya.


Banyak Gadis yang mendekatiku hanya untuk harta... namun... kepolosan Clara membuatku yakin dia bukan orang yang memikirkan harta.


Clara melihat ke arahku.


Clara "Leo!...."


Leo "!!!Ya?"


Clara "Aku senang bisa kemari!!"


Leo "....."


Aku memerah dan memalingkan wajahku ku kiri.


Dia terlihat kebingungan.


Lalu dia tertawa....


Clara "hahaha~ Leo lucu kalau malu!!"


Leo "....... cihh si-siapa juga yang malu..."


Clara "hee... kk Leo malu y! wajahnya Leo memerah!"


Aku berdiri dan mengubah topik.

__ADS_1


Leo "!!!, ayo kita main yang itu!"


Aku berjalan duluan.


Clara "heh!! tunggu aku Leo!!"


fuhh... berhasil mengalihkan topik...


Kami melanjutkan bermain di Wahana permainan lain hingga sore hari.


...****************...


Aku menggendong Clara yang tertidur kelelahan dan berjalan ke arah motorku.


Clara "......"


Leo "hei bangun... kita harus pulang..."


Clara "......b-baik..."


Kami menaiki motor dan Clara memeluk badanku dengan erat.


Sesampai di rumah.


Leo "..... hhh...kau ini bisa-bisanya memelukku dengan erat sambil tidur begitu..."


Dino keluar karena mendengar suara motorku.


Dino "hei kau dari mana saja...."


Leo "hhh.... panjang ceritanya... tolong angkat Clara dan bawa dia masuk..."


Dino "kau sudah beli makanan?"


Leo "belum,karena itu bawa dia masuk... aku akan pergi membeli makan malam dulu"


Dino "ahh baiklah..."


Aku pergi ke Restoran tempat Letto bekerja.


Letto "ahh Leo! ada apa?"


Leo "aku mau pesan makanan untuk 3 orang!"


Letto "ah baiklah!!"


Leo "hm.. dimana yang lain? kau sedang sendirian?"


Letto "ya yang lain sedang istirahat... sedikit lagi aku akan gantian dengan pekerja shift malam"


Sembari memasak Letto mengajakku berbicara.


Letto "jadi apa kau mau ikut liburan denganku nanti...?"


Leo "hh... nanti letto... aku masih baru saja mempromosikan TokoKopiku.. mulai besok aku akan sibuk! tapi minggu depan saat libur musim panas aku yakin aku bisa ikut..."


Letto "wah bagus bagiku!"


Leo "kenapa kau sangat ingin mengajakku..."


Letto "yah!... entahlah? hanya ingin mengajak orang yang aku kenal! hehe~ alasan yang aneh ya?"


Leo "ya benar.... Aneh..."


Letto "oh y Apa nama Toko Kopimu?"


Leo "Galeo Coffee Shop"


Letto "apa!!!! itu yang lagi viral!! jadi itu tempatmu!!!"


Sejenak Letto membuatku kaget.


Leo "ehh.... Ya.... itu tempatku"


Letto "wahh!!! jadi kau minta bantuan artis untuk mempromosikan tempatmu??"


Leo "ya... bisa di bilang begitu.... tapi yang benar itu minta bantuan temanku.... dia adalah temanku..."


Letto "maksudmu Julius si bintang muda!"


Leo "ah ya...... Aku membantunya menjadi artis... kenalanku ada yang mencari orang-orang berbakat, jadi aku beri tahu bahwa temanku itu memiliki bakat untuk menjadi artis.


Tidak aku sangka dia benar-benar jadi artis.. karena itu dia sangat berterimakasih padaku..... lalu kami semakin akrab"


Letto "wah wah... apa aku bisa menjadi artis kalau dekat denganmu??"


Leo "....... hei berhenti berhayal yang aneh-aneh.... itu hanya kebetulan ada yang ingin merekrut Julius...."


Letto "haha~ maaf aku jadi berhayal berlebihan"


...****************...


Letto "ini dia pesananmu!"


Leo "ah baik,ini uangnya.... sampai jumpa lagi Letto!"


Letto "sampai jumpa!!"

__ADS_1


Aku pulang membawa makanmalam.


Sesampai di rumah Clara sudah bangun dan menunggu diriku.


Clara "selamat datang!!! aku sudah menunggu kk!!"


Leo "...... aku membawa makanmalam,panggil Dino ke bawah"


Clara "baik kk!!!"


...****************...


Setelah makan malam aku duduk di atap(rooftop) memandangi langit malam dan gedung-gedung tinggi di kota.


Clara muncul dan langsung duduk di pangkuanku.


Leo "......."


Clara "Leo kenapa sendirian di sini??"


Leo "aku hanya suka melihat langit malam dan bintang-bintang di atas sana"


Clara "ohh... aku juga suka melihat bintang-bintang!"


Clara diam sejenak.


Leo "???"


Berdiri dan Melihat ke arahku.


Clara "terimakasih karena sudah membawaku ke tempat yang menyenangkan hari ini!!"


Lalu... Dia menciumku di pipiku.


Leo "!!!"


Dia langsung berjalan ke belakang.


Clara "Selamat malam Leo!!"


Leo "!!!...... Selamat malam..."


Aku masih terkejut.. aku memegang pipiku yang ia cium...


Apa maksudnya dia mencium pipiku?


Dino "hei... kau ini bodoh ya..."


Leo "hh!! Dino? sejak kapan kau di situ..."


Dino "dari tadi aku melihat kalian berdua.... kau tau dia menyukaimu"


Leo "..... untuk apa dia menyukai orang dingin sepertiku ini....."


Dino "kau dingin hanya pada orang lain... kau tau... aku melihat dirimu lebih hangat padanya.... bagaimana dia tidak menyukaimu kalau kau sangat mempesona seperti itu...."


Leo "hh....."


Dino "jujur apa kau bahagia saat di dekatnya?"


Leo "........"


Pertanyaan dino membuatku terdiam.


Leo "A-ak-"


Dino "shh"


Dino memotong perkataanku.


Dino "sudah... aku bisa melihatnya dari wajahmu! kau suka saat dia ada di dekatmu bukan!"


Leo ".... t-tapi...... bukannya dia akan kembali saat masalahnya selesai......"


Dino "apa masalahnya dia?"


Leo "dia memiliki hutang pada seseorang.... dan aku rasa hutangnya besar lalu ia ke kota untuk mencari pekerjaan"


Dino "....."


Leo "minggu depan saat libur musim panas aku akan ke utara untuk liburan sembari membantu masalahnya... namun... aku takut dia akan tetap disana setelah membantunya"


Dino "kau akan mengajakku ke sana bukan?"


Leo "ya.."


Dino "asik!!, ehh maaf jadi kau takut dia akan tetap di sana karena masalahnya dia sudah selesai begitu?"


Leo "i-iya.... karena itu aku masih harus menjaga jarak darinya dan menjaga hatiku.... kalau aku terlanjur menyukainya... aku takut merasakan rasa sakit bila dia tidak lagi di dekatku"


Dino "..... aku akan meninggalkanmu di sini sendirian ,aku akan tidur duluan, selamat malam!"


Leo "ya... selamat malam!"


Aku melihat ke arah langit dan terlihat bintang jatuh.


Leo "Aku berharap apapun yang berakhir bahagia..."

__ADS_1


__ADS_2