
" Happy Reading "
" Apaan sih Lepasin!! (Melepaskan tangan Ardi di tangannya) Mau apa kamu ajak aku kesini ?? ,, kalo kamu mau ngomong sesuatu atau mau jelasin sesuatu , apapun itu , aku udah ga peduli!! Semua ga akan merubah rasa Benci aku , rasa sakit hati aku buat kamu ..!! ,, Aku permisi " Ucap Widia Buru-buru pergi dari situ.
" Aku harus gimana lagi Wid , rasa cinta aku ke kamu tetap sama , maafin aku Wid aku mohon , aku bisa jelasin sama kamu " Teriak Ardi sambil mengacak rambutnya frustasi dan matanya mulai berkaca-kaca.
" Cinta ....??? ,, ceehh .. , makan tuh Cinta , Aku ga akan ketipu lagi sama kamu (Batin Widia sambil terus berjalan dengan air mata yang mulai keluar). Maaf yaa aku lama " Ucap widia ikut bergabung dengan yang lainnya.
" Iya gapapa kok ,, kita juga baru selesai beres-beres nih" Ucap Gita ramah.
Tiba-tiba dari arah yang sama Ardi keluar dan menghampiri yang lain , Gita yang melihat itu langsung memicingkan matanya.
" Sorry sorry gue tadi abis nyimpen barang di tempat editor " ucap Ardi.
" Ardi keluar dari jalan yang sama dengan Widia , dan kalaupun dia keluar dari tempat editor kenapa muter lewat dapur , mata Widia dan Ardi juga kayak abis nangis , sebenernya ada hubungan apa di antara mereka ?? " Batin Dimas .
" Jadi Udah beres semuanya kan yaa ?? ,, Nanti kalo ada problem dan jadwal tayang nya , hubungin kita aja yaa " Ucap Vidia sambil membereskan barang nya di bantu oleh Widia.
" Kalo gitu kita pamit sekarang aja yaa , takut nya kemaleman dijalan " Ucap Widia yang dari tadi risih melihat tatapan dari Ardi .
" Ehemm.. Gimana kalo gue Anter aja , gue juga sekalian mau balik ke tempat orang tua kebetulan tempatnya searah ?? " Ucap Dimas , tak tau kenapa , ada rasa yang beda setiap dia melihat Widia , padahal dia tau betul di hatinya masih ada Gita , walaupun sempat Gita menolak pernyataan Dimas dan itu semua karena Ardi.
__ADS_1
" Ahh.. iya bener , ini juga udah mau malem kalian lebih aman kalo bareng Dimas " Ucap Gita .
" Dengan senang hati ,, hemat ongkos iya ga Wid ?? " Ucap Vidia dengan candaannya , Widia hanya mengangguk.
" Yaudah yuk gue bantuin masukin barang-barang kalian " Ucap Dimas sambil berjalan membawa barang mereka dan masuk ke dalam mobilnya .
" Makasih loh ya kalian udah mau mampir kesini jauh-jauh collab sama kita , maaf ya kalo ada salah-salah kata , jangan kapok ketemu kita lagi yaa " Ucap Gita sambil mengantar ke depan rumahnya.
" iya kak , kita juga seneng ko udah di ajak collab bareng , kapan-kapan kalian wajib ke tempat kita yaa ..?? " Ucap Vidia
" Pasti itu .. Hati-hati yaa kaliaan " Ucap Gita
" Emang nyaa gue mirip supir taxi online yaa ?? ,, sini dong salah satu duduk di samping " ucap Dimas sambil menepuk kursi samping nya.
" Oia lupa , kebiasaan naik taxi online sih kita , sorry sorry (cengengesan) ,, yaudah Wid duduk depan gih , Lo kan tau gue gak bisa duduk di depan takut mabok " Ucap Vidia .
" Sejak kapan?? " tanya Widia bingung.
" Sejak sekarang , Udah sana Lo pindah depan kasian tuh ka Dimas , nanti dia berubah pikiran lagi , lumayan kan ngirit ongkos " Ucap Vidia sambil mendorong Widia .
Widia pun terpaksa pindah duduk ke kursi depan dengan lemas , karena kejadian tadi sudah menguras seluruh energi nya , Gita , Ardi dan Alan bingung melihatnya Widia hanya membalasnya dengan senyuman ..
__ADS_1
" Bye kakak " Ucap Vidia melambaikan tangannya
" Hati-hati " Ucap Gita membalas lambaian tangan Vidia.
Alan pun langsung masuk ke dalam rumah , diikuti oleh Ardi namun cepat cepat ditahan Gita .
" kamu kenal mereka ?? , Aku liat kamu kayak yang ga nyaman gitu , kenapa ?? " Tanya Gita ke Ardi
" Perasaan kamu aja , aku nyaman-nyaman aja kok " Jawab Ardi .
" Yakinn ?? , kalo Widiaa ?? " tanya Gita lagi
" Apaan sih .. Yaudah aku mau masuk dulu , masih banyak yang harus di kerjain " Jawab Ardi dan buru-buru masuk .
" Ada yang kamu sembunyikan dari aku Di " Batin Gita ,, dan ikut masuk kerumahnya..
To be continued
Salam Manis
.. Niandraa..
__ADS_1