
Pagi itu seluruh siswa-siswi dari SMA Mutiara , berkumpul di depan Mading melihat nama-nama yang terpampang disana
"Gila wid lu Lulus jadi siswa terbaik , emang otak encer susah buat nyainginnya" kata Vidia dengan nada memuji
"Bisa aja kamu vid , kamu juga hebat ko masuk 5 besar" kata Widia
"Masih jauh kali dari lu , Oia gimana nih tawaran Beasiswa lu di kampus Bima Bangsa jadi kan di ambil.? Pokonya gua bakalan ikut dimana pun lu kuliah , gua ga mau jauh-jauh sama lu soalnya" Tanya Vidia
"Seriuusss..?? ,, iya Vid rencananya aku mau kuliah di situ , aku juga ga mau jauh-jauh sama kamu" kata Widia sambil meluk Vidia
Sangking asiknya ngobrol Widia lupa kalo dia ditunggu Seseorang ditaman sekolahnya
"Ya ampun aku lupa (sambil nepuk jidatnya sendiri) , aku pergi dulu ya Ardi nungguin aku soalnya" bergerak pergi meninggalkan vidia
"iya deh tau yang lagi jatuh cinta, sahabatnya ditinggal" kata Vidia sambil setengah teriak
# Di Taman sekolah
__ADS_1
"Widia , disini" (teriak Ardi sambil melambaikan tangan ke arah Widia)
"Kamu udah lama ..?" tanya Widia setelah mendekat ke arah Ardi
"Sini Duduk disini" (menepuk kursi sebelahnya)
"maaf ya aku telat , tadi aku ngobrol dulu sama Vida" (sambil duduk di sebelah Ardi).
"iya gapapa , aku juga baru sampe ko , Oia aku denger kamu dapet nilai terbaik ya , selamat ya Wid aku percaya kamu pasti bisa, (ucap Ardi sambil tersenyum).
"emm Wid (sambil memegang tangan Widia) Ada yang mau aku bicarakan tentang hubungan kita" kata Ardi
"iya , Kenapa di ?" tanya Widia kebingungan
"Sebenernya aku mau kita... (menggantungkan kalimatnya)"
"Mau kita ...?? " ulang Widia menirukan kata-kata Ardi
__ADS_1
"Aku mau kita sama-sama fokus dalam menyelesaikan pendidikan kita dulu dan aku juga ga bisa menjalin hubungan jarak jauh , karena aku denger kamu mau kuliah ke Bandung kan , jadi aku mau kita selesai baik-baik tanpa ada yang tersakiti" ucap Ardi serius
"(Widia menghembuskan nafasnya berat dan melepas pegangan Ardi) , jadi kamu mau kita putus gitu (ucap Widia sambil mulai berkaca-kaca) , tapi kenapa ? aku salah apa ? kita juga udah jalani hubungan ini lama kan , Di"
"Kamu ga salah , aku cuma mau kita fokus dulu aja Wid , dan aku juga ga mau jalanin hubungan jarak jauh , bukan aku ga percaya tapi aku ga bisa (ucap Ardi sambil hendak kembali memegang tangan Widia namun segera di tepis oleh Widia)
"Baiklah kalo itu sudah jadi keputusan kamu , semoga kamu bahagia dengan keputusan mu dan bahagia dimana pun kamu berada (ucap Widia sambil berlari dan meninggalkan Ardi).
Ardi yang melihat Widia berlari sambil menangis merasakan sesak di hatinya , dia sudah melukai gadis nya , jauh di lubuk hati Ardi yang paling dalam , dia masih sangat mencintai Widia tapi keadaan yang mengharuskan menyudahinya , dia yang berjanji untuk selalu mengisi hari Widia dengan kebahagiaan tapi ternyata dia juga yang menyakitinya.
"Maafkan aku Widia" ucap Ardi lirih meninggalkan taman itu.
#maaf ya temen-temen , kalo ada kata-kata yang ga nyambung atau letak tanda baca yang salah , aku masih balajaarr .
salam manis
Niandraa ....
__ADS_1