Cinta Ke-2

Cinta Ke-2
Pekerjaan (part 3)


__ADS_3

keesokan harinya Khanza bekerja seperti biasa setelah kejadian kemarin Khanza lebih percaya diri untuk bekerja dan sindiran para seniornya sudah tidak di hiraukan lagi seolah sudah merasa kebal dengan sindiran itu.


khanza mulai mengecek mesin Devi dan Khanza melihat senior nya tidak seperti biasanya menjadi lebih pendiam dan tidak menatap Khanza dengan sinis lagi.


"kenapa dia gak biasanya kaya gitu padahal tiap hari usil banget sama aku." curi curi pandang melihat senior nya lalu pergi


"za sini aku mau ngobrol bentar." ucap seniornya


"ada apa?"


" kamu keponakannya ka Dani yah suaminya ka Sania?"


" ia kenapa gitu?" kenapa dia bilang gitu ia aku emang sepupu kak Sania dan ia nikah sama ka Dani


"gak apa-apa udah punya anak belum ka Dani?"


" udah kamu kenal ka Dani?"


" ia kenal za dulu ka Dani pacar kakakku udah lama gak ketemu."


"emang kamu tau dari mana aku keponakannya ka Sania?"

__ADS_1


" kemarin gak sengaja lewat rumah ka Sania ada kamu di sana."


" owh." jawab Khanza singkat lalu pergi


" tunggu za."


" kenapa?"


" maafin aku yah suka usilin kamu."


Khanza pun tersenyum tipis dan pergi ia kembali bekerja.


" setelah udah tau aku keponakannya kak Dani langsung baik gitu hahahaha kemarin-kemarin kemana ajah udah kaya jadi keset aku disini rasain sekarang gak bisa apa-apa kan kamu." fikir Khanza sambil tersenyum membereskan pekerjaan nya.


" ga ada apa-apa pak!" tegas Khanza sembari mengecek sample di meja nya dan bapak senior pun pergi


sembari jalan-jalan mengecek mesin satu per satu ia mendapati bapak seniornya tengah bercakap dengan seorang teknisi.


" udah kesel kemarin ada mesin rusak ga ke cek si Khanza tuh bagiannya jadi saya kena omel bos"


" kenapa lagi si Khanza?"

__ADS_1


" ga tau dasar anak ga punya tanggung jawab"


"ya Tuhan gitu yah pemikiran mereka tentang aku jelas-jelas kemarin baik-baik ajah kejadian mesin rusak kan pas aku istirahat lagian itu juga bukan kesalahan aku dan udah di beresin sama kepala regu" gerutu Khanza dengan kesal.


jam istirahat sudah di mulai Khanza istirahat sendirian di kantin karena ia tidak mau terlalu akrab dengan karyawan yang lain Khanza memesan makanan di kantin dan memainkan handphonenya tiba-tiba seniornya mendekati nya.


"sendirian aja za?"duduk di samping khanza


" eh ia kak."


karyawan lain pun duduk bersama Khanza dan sedikit demi sedikit mereka mulai akrab dan tidak merundung nya tapi Khanza tetap menjaga jarak dengan mereka karena masih saja ada orang yang usil sama khanza.


karena ketidaknyamanan Khanza bekerja disana akhirnya ia memutuskan untuk tidak bekerja disana lagi selepas kontrak kerja selesai.


"za ini kamu tanda tangan yah buat perpanjang kontrak kerjanya" kepala regu Khanza menyodorkan surat kontrak kerja si meja khanza.


"maaf kak tapi saya tidak mau bekerja disini lagi saya cari yang lain ajah dan hari ini hari terakhir saya bekerja disini"


"ya udah g apa-apa moga dapet kerjaan lebih baik lagi nanti gaji kamu bulan ini aku titip senior mu katanya sering lewat rumah mu"


"baik kak makasih."

__ADS_1


Akhirnya Khanza keluar di tempat kerjanya ia mulai mencari pekerjaan kembali karena ia ingin melanjutkan pendidikan nya meskipun sambil bekerja karena keluarga nya tidak bisa membiayai pendidikan ia harus berjuang sendiri.


__ADS_2