Cinta Ke-2

Cinta Ke-2
Pesan Fatir


__ADS_3

Setelah bertemu cika., Khanza kembali teringat sosok kak Fatir yang selalu ia kagumi mendengar semua cerita tentangnya membuat Khanza membuka kembali kenangan lamanya saat masih duduk di bangku sekolah saat ia masih bisa memandangi Fatir di depan kelasnya dan mengambil foto-fotonya saat ia berada di atas panggung mengisi acara sekolah meskipun banyak yang mengaguminya secara terang-terangan,namun Khanza cukup puas hanya memandangnya dari jauh.


Khanza memiliki foto kak Fatir yang di ambil saat pensi dari temannya yang merupakan anggota OSIS dengan senang hati Khanza menerimanya betapa beruntungnya Khanza memiliki teman-teman yang peduli dan tulus padanya meskipun berukuran kecil namun sangat berarti bagi Khanza.Memikirkan kak Fatir yang akan selalu ia kagumi Khanza memiliki ide unik untuk menyimpan kenangannya bersama kak Fatir ia membuat "Buku Besar Pesan Fatir " setiap chat yang ia dapat dari Fatir dan semua pesan dari media sosialnya ia tulis dalam buku tersebut tak lupa ia cover dengan foto-foto kak Fatir yang ia punya.Khanza memang senang membaca novel komedi romantis dan ia membuat "Buku Besar Pesan Fatir" pun terinspirasi dari novel yang ia baca.


Khanza berfikir,ia tidak mau melupakan kenangan bersama orang yang di kagumi nya hilang begitu saja ia sempat mengagumi seseorang dengan tulus namun hilang begitu saja maka Khanza akan selalu memiliki kenangan dengan kak Fatir meskipun hanya mengaguminya dari jauh dan kak Fatir tidak akan pernah tau betapa Khanza mengaguminya walaupun dalam diam.


Beberapa bulan kemudian hal yang tidak di sangka Khanza menimpanya,pesan dari Fatir membuat Khanza bahagia tak terelakan.


"minal aidzin walfaidzin Khanza..." pesan masuk dari Fatir memang saat itu sedang dalam suasana idul Fitri


"ini kak Fatir yah? minal aidzin juga kak." jawab Khanza dengan cepat seakan tidak akan pernah melewatkan momen ini.


"Khanza mudik gak nih?"

__ADS_1


"ngga kak,kalau kakak mudik ngga? kakak kan di Bali sekarang."


"mudik dong ini juga lagi di rumah."


"wah seneng nih main-main dong mumpung di kampung halaman ketemu temen-temen juga." betapa girangnya Khanza mengetahui Fatir ada di kota ini.


"Iyah pengennya sih gitu tapi hujan terus males deh keluarnya."


"hujan-hujanan kan seru kak."


"emhh...kakak berapa lama ada di sini? kapan ke Bali lagi?"


"belum tau kayanya satu mingguan disini kenapa mau ketemu?"

__ADS_1


"eh kakak apaan sih emangnya kakak ada waktu." hati Khanza begitu tak menentu mendapat pesan seperti itu.


"kapan-kapan kita ketemu yah."


"iya kak insyaallah."


Tidak ada balasan lagi dari Fatir namun khanza benar-benar bahagia orang yang selama ini ia kagumi mengiriminya pesan dan ingin menemuinya walaupun mustahil akan bertemu secara langsung Khanza cukup sadar diri posisinya ia hanya pengagum dalam diam tak pernah sekalipun terfikirkan akan mengenal dekat kak Fatir secara langsung.Pesan yang ia dapat ia catat dalam buku besarnya tak sedikitpun kenangan bersama kak Fatir akan terlewatkan.keesokan harinya Khanza memberanikan diri memberi pesan pada Fatir.


" malem kak Fatir."


"siapa?"


"Khanza kak."

__ADS_1


"owh maaf udah mau tidur."


Khanza tidak membalasnya lagi sedikit sesak hatinya mendengar Fatir seperti itu namun ia sadar ia hanya pengagum dalam diam gak seharusnya ia seperti itu namun ia senang setidak nya ia dapat berkomunikasi dengan idola nya meskipun di pandang sebelah mata.


__ADS_2