
siswa-siswi kelas XII sudah jarang terlihat di sekolah karena mereka telah lulus dan hanya sesekali datang bila ada pengumuman terkait kelulusan nya.
Khanza dan Febi pun tidak menyia-nyiakan kan kesempatan bila kelas XII datang kesekolah,tentu saja untuk melihat pujaan hati mereka kak Fatir dan kak Rian.
seperti biasa Khanza dan Febi datang ke kantin walaupun hanya sekedar duduk bersama.saat menuju kantin mereka bertemu Kak Fatir dan temannya ivan,Febi yang tengah menuruni tangga menyenggol Khanza sampai kepleset dan menyenggol kak Fatir,reflek kak Fatir pun menoleh
"hati-hati yah jalannya licin banyak pasir,kamu ga apa-apa?" tersenyum ramah
"ga apa-apa kak maaf." menundukan kepalanya karena malu,ivan yang ada di samping kak Fatir menatap tajam membuat Khanza semakin malu.
"cie...Khanza di perhatiin kak Fatir."goda Febi
__ADS_1
" kamu ini feb aku malu tau sama kak Fatir" memukul bahu Febi.lagi- lagi menundukan kepalanya karena malu tapi tetap sumringah mengingat kejadian tadi.
"tuh kan seneng?" Febi menepuk bahu Khanza sampai Khanza kaget terbangun dari lamunan nya.
mereka menghabiskan waktu di kantin banyak hal yang mereka bicarakan sambil jajan-jajan disana.
"za kita ke taman dekat tangga yu adem kaya nya."mereka pun duduk di bangku taman dekat tangga kelas sekaligus jalan satu-satunya menuju toilet sekolah.tak lama kak Fatir dan Ivan menuju taman mungkin akan ketoilet,sampai di taman Febi memanggil ivan dari jauh dan berteriak " kak ivan tolong bilangin k kak Fatir ada salam."seketika Khanza mencubit tangan Febi, Febi pun menjerit kesakitan.
"sakit za dini aku cubit balik" mencubit khanza penuh kesal
" aku kan ga bilang salam nya dari kamu,cie...ke gr-an kamu" nyenggol tangan Khanza.
__ADS_1
"ssstttt....kak Fatir datang."menunduk malu
Kak Fatir dan kak Ivan melewati mereka sambil tersenyum ramah.
Khanza belum juga melepaskan pandangan nya dari kak Fatir tiba-tiba teman seangkatannya pun ada yang menyukai kak Fatir ia meneriaki Kak Fatir dari lantai dua.
" kak Fatir salam yah dari aku, aku suka kakak." berteriak seolah ingin semua tau bahwa ia menyukai nya
"huh... apa-apaan sih dia kaya gitu ga malu apa?" gerutu Khanza dalam hati sambil memasang muka cemberut karena cemburu
sedangkan kak Fatir hanya menoleh tanpa menanggapinya hanya kak Ivan yang tersenyum melihat adik kelas nya seperti itu,ya bukan hal yang aneh bagi kak Ivan melihat temannya banyak yang menggemari.
__ADS_1
Fatir dan Ivan duduk di teras kelas nya yang juga bersebrangan dengan taman tempat Khanza dan Febi bersantai, Khanza terus memandangi kak Fatir melihat tingkah lakunya dan mencari informasi sebisa mungkin untuk bisa mengenal kak Fatir lebih dalam.
cukup banyak yang Khanza tau tentang sifat dan sikap nya terhadap wanita dan sedikit tentang keluarganya. semakin ia mengetahui seperti apa kak Fatir semakin dalam rasa kagum yang ia rasakan meskipun ia tidak pernah berharap untuk bisa bersama kak Fatir tapi rasa kagum yang ia berikan melebihi apapun ia selalu berusaha untuk menjadi teman yang baik dan fans yang hangat untuk memberikan dukungan atas karya nya.