
Saat Xixi hendak pergi ke-kediaman Pedana Menteri selanjutnya tiba-tiba 'puk'.
Ada tangan yang menyentuh pundak Xixi dan ternyata dia adalah salah satu Pedana Menteri kaisar.
"Siapa kamu??" tanya Pedana Menteri tersebut.
"Hah??!, sa-saya Xixi,orang yang dibawak oleh kaisar Lugian" ucap Xixi dengan ekspresi terkejut.
"Ouh.....kamu yang diistana tadi??" tanya Pedana Menteri tersebut yang mulai ingat dengan Xixi.
"Hehehehe iya" ucap Xixi sambil ketawa garing.
"Salam nona Xixi" ucap Pedana Menteri itu kepada Xixi dengan hormat dan bungkuk.
"Eh??,ayolah....jangan seperti itu" kata Xixi kepada Pedana Menteri tersebut dengan gak enak hati.
"Maaf kelancangan saya nona, saya tidak tau kalau itu anda" ucap Pedana Menteri tersebut sambil bungkuk karena merasa bersalah.
"Jangan seperti itu Pedana Menteri" ucap Xixi dengan ramah.
"Sebagai penghormatan saya nona,saya akan memperkenalkan diri. Saya adalah Guwo mu Pedana Menteri istana" ucap Guwo mu Kepada Xixi dengan hormat dan sopan sambil menundukkan kepalanya.
"Baiklah,senang bertemu dengan anda tuan Guwo mu, angkatlah kepala anda" ucap Xixi kepada Guwo mu sambil menyuruh dia mengangkat kepalanya dengan sopan.
Lalu Guwo mu pun menuruti perintah Xixi.
"Apa yang sedang kamu lakukan dihalaman rumah ku nona Xixi??" tanya Guwo mu yang agak curiga dengan Xixi.
"Hah?!, jadi ini rumah anda??" tanya Xixi kaget serta menaruh harapan kepada Guwo mu.
"Iya,ini rumah saya" ucap Guwo mu sambil menunjuk kearah rumahnya dengan sopan.
'Syukurlah,semoga Pedana Menteri ini tau' ucap Xixi dalam hati sambil berharap.
"Jadi,apakah anda tau maksud dari acara istana tadi??" tanya Xixi kepada Guwo mu.
"Kenapa anda menanyakan itu nona??" ucap Guwo mu sambil menatap Xixi lebih curiga.
"Hah.....tidak tidak Pedana Menteri,saya hanya ingin bertanya karena setelah acara itu selesai entah kenapa saya merasa kalau yang mulia Lugian sangat bersedih" ucap Xixi yang meyakini kepada Guwo mu agar dia tidak dicurigai Guwo mu dengan ekspresi sedih yang mengingat wajah Lugian yang saat itu lagi bersedih.
Guwo mu yang melihat ekspresi Xixi tersebut percaya bahwa apa yang dikatakan Xixi memang benar.
"Sebenarnya acara itu mengenang kematian ayahanda dan ibunda kaisar Lugian yang sudah meninggal selama 14 tahun yang lalu. Acara ini akan diselenggarakan setiap tanggal dimana ayahanda dan ibundanya meninggal" ucap Guwo mu kepada Xixi dengan ekspresi sedih karena mengingat kejadian tersebut.
"Haah!!!,tidak mungkin" ucap Xixi dengan kaget serta tidak mempercayai hal tersebut.
"Saya berkata jujur nona" ucap Guwo mu Kepada Xixi sambil mengangguk kepalanya dengan pelan.
"Yang mulia kaisar saat itu berusia 11 tahun dan beliau masih belajar pedang disaat itu" cerita Guwo mu kepada Xixi yang membuat Xixi merasakan kesedihan juga.
*TIIIITTT......ZONA AUTHOR*
__ADS_1
Author:"heuks heuks, ternyata Lugian memiliki masa lalu yang kelam,hik hik,yang sabar kamu anak ku" kata author sambil mengelap air matanya.
Lugian:"Apakah kamu sedang mengasihani ku author???" ucap Lugian yang kemudian membuat ruangan author terasa hawa2 dingin.
Author:/*kgt
"kenapa kamu bisa disini Lugian??"
Lugian:"Tentu saja,karena eps sekarang tidak ada peran untuk aku,jadi aku main-main diruangan mu"
Author:"Oh iya,untuk sekarang sepertinya kamu tidak ada peran deh:D"
Lugian:"Jadi........ kapan aku akan bermain peran ku???"/*mengeluarkan setengah pedangnya
Author:/*merinding
"Ba-ba-baiklah,a-aku akan membuat scane untuk mu,jadi masukkan kembali pedang mu"/*ketakutan
Lugian:"Apa kau memerintah ku??"/*menyodorkan pedangnya ke-author.
Author"Ampuni author mu ini Lugian" ketakutan sehingga mengangkat kedua tangannya.
Lugian:/*memasukkan pedangnya
Author:"fyuuuhhh"
'Kenapa sih dia selalu galak dengan ku, sedang dengan Xixi enggak:(' ucap author dalam hati sambil meratapi nasibnya.
*TIIIIITTT.....KEMBALI KECERITA*
/POV*14 tahun yang lalu\
*Tempat latihan yang mulia kaisar Lugian*
"Kamu sudah mulai handal ya anak ku" ucap seseorang
"Tentu saja ayah" ucap seorang anak kecil yang berusia 11 tahun dan ternyata dia adalah Lugian saat berumur 11 tahun.
Seseorang yang memanggil Lugian saat itu dengan sebutan *n*ak adalah ayahanda Lugian.
Ayah Lugian adalah raja diistana gin (istana yang dimiliki oleh yang mulia kaisar Lugian sekarang). Beliau adalah orang yang sangat dikagumi oleh Lugian karena keahlian pedang dan strategi militernya juga. Ayah Lugian sudah memenangkan 3 peperangan antar istana lainnya. Beliau bernama Zeyju gin dan ibundanya bernama Lou gin.
Author:"Nama istananya saja gin dan kedua orangtuanya saja nama belakang gin juga,sudah pasti nama belakang Lugian gin dong" (Lugian gin)
*KEMBALI KECERITA
"Ayah" tegur Lugian.
"Hm?" sahut ayahanda Lugian.
"Apakah ayah akan berperang lagi?" tanya Lugian kepada ayahnya dengan ekspresi sedih dan khawatir.
__ADS_1
"Iya Lugian,ayah akan berperang melawan istana Li" ucap ayahnya sambil mengelus kepala Lugian agar Lugian tidak khawatir.
Lugian yang saat itu kepalanya sedang dielus oleh ayahnya memasang muka sedih dan khawatir. Ayahnya yang menyadari ekspresi anaknya berubah lalu.....
"Ayok latihan lagi" ucap ayahnya kepada Lugian dengan senyum cerah.
"Em" jawab Lugian yang mengatakan mau dengan wajah senang karena melihat senyuman ayahnya.
*Diruang author*
Lugian:/*menetes air mata
Author:/*kaget
"Kamu nangis Lugian???"
Lugian:"Tidak, aku tidak menangis" /*usap air mata.
Author:"Kamu tidak bisa membohongiku Lugian" /*ekspresi khawatir.
Lugian:/*pergi dari ruangan author
Author:"Lugian" /*melihat Lugian pergi dari ruangan author dengan ekspresi kasihan+khawatir.
*KEMBALI KECERITA
Lalu,Zeyju gin dan Lugian berlatih pedang bersama-sama, mereka berlatih dengan senyum dan suka cita.
Namum, tiba-tiba seorang pengawal datang menghampiri Zeyju gin dan Lugian saat itu sedang berlatih dan berkata.......
~NEXT~
*PENGUMUMAN*
Author:"Aku sebagai author mohon maaf jika novel cinta kaisar ini jarang update karena kegiatan aku sehari2 dan rasa malas selalu menghampiri aku, hehehe. Aku juga mohon maaf kepada para kru dan para tokoh,terutama....."/*melirik Lugian.
Lugian:/*Menatap author dengan tajam.
Author/*Menggigil.
"Tentu saja Lugian,hehehehe"/*ketawa garing.
Lugian:/*tidak mempedulikan author.
Author/*merasa patah hatiಥ‿ಥ
Xixi:"Aku sebagai perwakilan author dan para kru mohon maaf apabila novel cinta kaisar sangat jarang sekali update"/*bungkuk dengan hormat.
Para kru:"Kami juga mohon maaf atas keterlambatannya"/*bungkuk dengan hormat.
__ADS_1
Author:"Karena ada kesibukan hari2 ku jdi, aku sebagai author mohon maaf karena novel cinta kaisar bakal jarang up. Tpi,aku usahakan update tiap Minggu dan kalian selalu dukung novel cinta kaisar yaaa"/*senyum ramah.
Author, Xixi, Lugian,para tokoh dan para kru:"SAMPAI JUMPA DICHEPTER SELANJUTNYA!!!!......babaaaayyyyy!!!!!....."/*lambai dengan serentak