Cinta Sang Kaisar

Cinta Sang Kaisar
3.02.Xixi diberi obat dan ramuan????


__ADS_3

Setelah para pelayan mengantar Xixi kekediaman mereka juga membawa seorang tabib agar menyembuhkan Xixi. Para pelayan hanya menunggu dipojokan ruangan dimana Xixi berada.


Sang tabib yang bertugas menyembuhkan Xixi pun memeriksa keadaan Xixi dengan teliti.


"Apakah kepala mu masih sakit?" tanya tabib tersebut kepada Xixi sambil memeriksa denyut nadi ditangan Xixi.


"Sepertinya kepala ku sudah tidak sakit lagi" jawab Xixi dengan biasa.


"Baiklah,aku akan meninggalkan obat dan ramuan untuk mu,kamu harus meminumnya dengan teratur dan tepat" kata tabib kepada Xixi.


"Baiklah tabib" jawab Xixi sambil mengangguk.


"Kalian juga harus memperhatikan gadis ini dan jangan sampai dia tidak meminum obat dan ramuan yang aku kasih. Dia juga tidak boleh makan makanan yang penuh lemak dan kalori itu akan membuat dia sakit kepala lagi" kata tabib itu kepada para pelayan yang ada didalam kediaman tersebut.


"Baik tabib!!!!" serentak para pelayan.


"Baiklah,pekerjaan aku sudah selesai,aku permisi dulu" kata tabib tersebut dengan hormat lalu menuju keluar pintu.


"Satu lagi,obat dan ramuan yang aku kasih ada efek sampingnya,yaitu jika dia meminum obat tersebut dia bakal mengalami ngantuk dan biarkan dia beristirahat" kata tabib menjelaskan kepada para pelayan-pelayan itu sebelum dia melewati pintu keluar.


"Baik,kami mengerti tabib" Serentak para pelayan.


"Baik tabib,aku juga bakal menjaga kesehatan ku dan akan meminum obat dan ramuan dari mu" kata Xixi sebelum tabib itu akhirnya pergi.


Tidak lama setelah tabib itu pergi, Lugian datang ketempat Xixi secara tiba-tiba dan tanpa sepengetahuan para pelayan dan Xixi


Pelayan yang disana terkejut saat Lugian datang dan mereka langsung memberi hormat kepada Lugian. Tidak itu saja,para pelayan pun sangat heran kenapa Lugian mau menjenguk Xixi yang sedang sakit. Sedangkan Xixi saat Lugian masuk dia hendak menyambut beliau agar dia terkesan baik terhadap kaisar.


*TIIITTT...ZONA AUTHOR*


Author:"Dasar Xixi cari muka" kata author sambil menulis naskah.


Xixi:/*melempar author dengan bantal yang ada didekatnya.


Author:"Drasa lu Xixi......gak ada Akhlak lu ama author lu ini,aku pindahin peran lu mau hah??!!" ancam author kepada Xixi.


Xixi:"Maafkan aku author yang mempesona.....hamba tidak sengaja melempar bantal itu kepada kamu author"


sujud Xixi meminta ampun kepada author.


Author:"Baiklah baiklah,karna suasana hati aku sedang good mood,kamu aku bebaskan" kata author kepada Xixi dengan bangga


Xixi:"Terima kasih atas kebaikan kamu nyai...." kata Xixi kepada sang author sambil memegang kaki author.


Author:"Baiklah.....lanjut saja peran lu".


Xixi:"Siap nyonya" kata Xixi sambil hormat 4 jari kepada author.


*KEMBALI KECERITA*


Saat Xixi hendak berdiri Lugian menahan Xixi agar dia tetap berbaring diatas tempat tidurnya.


"Kamu berbaring saja" kata Lugian dengan lembut.


Para pelayan yang melihat kelembutan sang kaisar mereka itu pun sontak tidak percaya karna kaisar yang mereka kenal itu tidak pernah lembut kepada setiap orang-orang yang ada didekat beliau. Kejadian itu sangatlah langka bahkan mereka pun tidak pernah melihat kaisar lembut dengan orang lain sampai mereka memikirkan bahwa kaisar itu adalah seorang gay.

__ADS_1


Author:"Dasar kalian para pelayan gak ada akhlak,masa orang setampan kaisar dikira gay" cemooh sang author yang masih menulis naskah yang belum siap dari 3 bulan yang lalu:v


Para pelayan yang melihat itu pun juga merasa senang karna kaisar mereka sudah mendapat pujaan hatinya.


"Ah,baiklah" kata Xixi dengan nurut ke Lugian.


'Apa yang terjadi dengan kaisar es??,kenapa dia tiba-tiba lembut kepadaku?"kata Xixi dalam hati dengan muka bingung.


"Nona.....anda harus minum obat yang sudah tabib berikan kepada anda" kata salah satu pelayan yang ada disana kepada Xixi dengan sopan dan memberikan satu mangkok kecil penuh obat dan ramuan kepada Xixi.


Xixi pun mengambil mangkok tersebut dari sang pelayan itu dan hendak meminumnya namun.....


"Puueeehh....."


"Kenapa obat ini rasanya sangat pahit sih??" keluh Xixi saat meminum obat itu sedikit


*ZONA AUTHOR*


Author:"Lebay lu Xixi.....baru lu minum sikit woe_-"


Xixi:"Tapi kenapa aku harus meminum obat ini author!!!!!!.....gak ad tablet gitu ato pil,masa obat cair gini!!!....." keluh Xixi kepada author


Author:/*plak.....memukul kepala Xixi


Xixi:"SAKIT WOI AUTHOR!!!" teriak Xixi kepada author.


Author:"Makanya....lu jangan ngeluh² bambang" kesal author kepada Xixi


Xixi:"iyah authooorrr.....(╥﹏╥)" kata Xixi sambil sedih.


Xixi:"hah??,kejutan??,mana author??"


Author:"Udah....lu gk ush kepo,lanjut peran lu sana"


Xixi:"Iyaaahh....."


*KEMBALI KECERITA*


"Kenapa???" tanya Lugian kepada Xixi dengan khawatir.


"Obatnya pahiiitt...." keluh Xixi.


"Sudah....obat itu memang pahit,tidak ada obat yang manis" kata Lugian menasehati Xixi


"Tapi aku tidak mau..." kata Xixi sambil menolak obat tersebut.


"huufff.... berikan obat itu kepadaku" perintah Lugian.


"Mau kamu apain obat itu??"tanya Xixi kepada Lugian sambil memberi mangkok yang berisi obat itu.


Lugian tidak mempedulikan pertanyaan Xixi kepadanya. Dia tiba-tiba meminum obat tersebut dan menyimpan obat tersebut didalam mulutnya.....dan tiba-tiba.


"muucchhh"


Lugian memberikan Xixi obat dengan menggunakan mulutnya. Xixi yang terkejut melihat itu mendorong Lugian dengan sekuat tenaga namun kekuatan Lugian tidak kalah kuat dengan kekuatan Xixi sehingga Xixi cuma bisa pasrah dan akhirnya Xixi meminum obat tersebut walau dari mulut Lugian.

__ADS_1


Para pelayan yang melihat kejadian tersebut langsung syok dan kabur dari tempat tersebut karena takut mereka mengganggu waktu


kaisa mereka dan Xixi.


Author:"Aku harus kemana agar tidak jadi nyamuk mereka seperti ini.....emang nasib jomblo༎ຶ‿༎ຶ"keluhan author dalam hati


Lalu,Lugian melepaskan ciumannya kepada Xixi dan Xixi pun marah kepada beliau.


"APA YANG KAMU LAKUKAN KEPADAKU??!!"teriak Xixi sambil mendorong Lugian.


"Aku?,aku sedang menggodamu" candaan Lugian yang membuat muka Xixi memerah dan malu-malu.


Author:"Selamat menikmati kejutanmu"


Xixi:"kejutan apaan author???!!!,itu ciuman pertamaku!!!!" marah Xixi kepada author


Author:"Bilang aj lu suka_-"


Xixi:"Ehehehhehe....."


Author:"-_-"


"Baiklah baiklah,aku hanya bercanda,kamu istirahatlah,hari juga sudah mau malam"kata Lugian kepada Xixi sambil ketawa kecil.


Xixi cuma bisa menjawab dengan mengangguk.


'Ternyata tuan es bisa ketawa juga toh' cengir Xixi dalam hati.


"Baiklah....aku tidak akan mengganggu istirahatmu,kamu sebaiknya juga cepat tidur dan nanti pagi pelayan akan menemui mu dan membantu kamu rapi-rapi" kata Lugian kepada Xixi dengan menjelaskan secara detail.


'Wah....ini baru pertama kalinya dia berbicara panjang lebar denganku' kata Xixi dalam hati.


Saat itu juga Xixi meraba lehernya dan mencari-cari dimana kalungnya.


'Dimana kalung aku??,bukannya tadi kalung aku masih aku pakai??' kata Xixi dalam hati dengan ekspresi bingung.


Lugian yang melihat Xixi yang sedang bengong akhirnya menyadarkan Xixi dari bengongannya


"ppuukk" suara tepukan bahu


"Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Lugian kepada Xixi.


"Eh,i-i-iya....aku baik-baik saja" kata Xixi kepada Lugian yang dia tiba-tiba sadar dari bengongnya dan mulai fokus dengan Lugian.


"Baiklah....aku akan pergi" pamit Lugian kepada Xixi.


"iyah...te-te-terima kasih" kata Xixi kepada Lugian dengan suara malu-malu.


Akhirnya Lugian pun pergi meninggalkan Xixi yang masih berada didalam kediaman dan Xixi yang disana mulai ngantuk karena afek obat tadi,lalu Xixi pun akhirnya tertidur diatas tempat tidurnya,dan tanpa sadar dia bermimpi.


*biizzzttss,dalam mimpi*


"Xixi....."


~NEXT~

__ADS_1


__ADS_2