Cinta Sang Kaisar

Cinta Sang Kaisar
11.09.Penyerangan istana


__ADS_3

Namum, tiba-tiba seorang pengawal datang menghampiri Zeyju gin dan Lugian saat itu sedang berlatih dan berkata.


"Yang mulia,istana sedang diserang!!!" ucap pengawal tersebut pada Zeyju gin sambil teriak.


"APA??!!!!!" teriak Zeyju gin sambil terkejut.


"Iya yang mulia, istana kita diserang oleh kerajaan Li" ucap pengawal tersebut kepada Zeyju gin.


"Mereka!!!!!" geram Zeyju gin.


"Para prajurit yang sedang latihan belum kembali???" tanya Zeyju gin kepada pengawal tersebut.


"Mereka belum kembali yang mulia raja" jawab pengawal tersebut dengan sopan namun gelisah.


Zeyju gin yang mendengar jawaban pengawal tersebut mulai gelisah dan khawatir, saat-saat yang mendesak Zeyju gin tidak bisa membentuk strategi apa lagi para prajurit dan para ketua militer sedang tidak diistana.


'Apa yang harus aku lakukan' ucap Zeyju gin dalam hati dengan rasa gelisah.


Lugian yang saat itu mendengarkan percakapan ayahnya dan pengawal tersebut lalu berkata.


"Ayah, aku ingin menyerang juga" tawar Lugian kepada ayahnya.


"Jangan Lugian,kamu harus ketempat yang aman bersama dengan adik dan ibu mu" ucap ayahnya sambil memegang bahu Lugian.


"Tapi ayah" ucap Lugian kepada ayahnya dengan ekspresi sedih.


"Kamu adalah pewaris tahta kerajaan ini sebelum adik mu Lugian,kamu harus menjalankan pemerintahan kerajaan ini jika ayah sudah tidak ada" ucap Zeyju gin seakan-akan itu pesan terakhirnya buat Lugian.


/POV*Xixi


"Sebentar,sejak kapan Lugian mempunyai adik??" nyela Xixi dan bertanya kepada Guwo mu.


*TIIIITTT.......ZONA AUTHOR


Author:"HEI XIXI,KAMU JANGAN MENYELA SEENAKNYA AJA WOE"/*teriak


Xixi:"Berisik kamu author"


Author:"APA??!!!!"/*teriak


Xixi:/*memberi kode


Orang suruhan Xixi:/*Angguk2


Author:"A-a-apa yang mau kalian lakukan??"/*ketakutan.


Orang suruhan Xixi:"ajdhdjd sishdudjsj (Jangan ditiru,area kekerasan)


Author:/*mulut tutup,kaki dan badan diikat dikursi,terbully (jangan ditiru)


"Eum hm hhhmm...heeuuumm!!!!!!" /*suara mulut yang ditutup2.


Xixi:"Baiklah,dengan ini kamu tidak akan berisik"


Author:"HHHMMM!!!!!".


Xixi:"Aku tidak dengar"/*menjahili author


Lugian:/*Terpana oleh kelakuan Xixi


________Jangan ditiru yang diatas_________

__ADS_1


"Nona belum ketemu tuan muda kah??" tanya Guwo mu kepada Xixi.


Xixi hanya menjawab geleng.


"Tenang saja,nona pasti bakal keteymy dengan tuan muda" ucap Guwo mu sambil tersenyum kepada Xixi.


/POV, LANJUT KEJADIAN 14 TAHUN YANG LALU


"Kamu adalah pewaris tahta kerajaan ini sebelum adik mu Lugian,kamu harus menjalankan pemerintahan kerajaan ini jika ayah sudah tidak ada" ucap Zeyju gin seakan-akan itu pesan terakhirnya buat Lugian.


"Baiklah ayah" nurut Lugian namun dengan ekspresi sedih.


"Baiklah,kamu cari ibu dan adik mu. Lalu pergilah ketempat yang aman" perintah ayahnya kepada Lugian.


Lugian hanya menjawab dengan anggukan lalu pergi meninggalkan ayahnya dan mencari ibu dan adiknya.


"Pengawal,siapkan sisa prajurit yang ada diistana. Perintahkan mereka semua untuk menyerang musuh kerajaan Li yang sudah menyerang kita" perintah Zeyju gin kepada pengawal tersebut.


"Baik yang mulia raja" nurut pengawal tersebut dan menjalankan langsung perintah Zeyju gin.


Saat Zeyju gin sedang mengerahkan semua pasukannya untuk menyerang musuh kerajaan Li. Lugian masih sibuk mencari adik dan ibunya dan akan pergi ketempat yang aman atas perintah ayahnya.


Lalu,Lugian bertemu dengan adik dan ibunya dijembatan atas danau yang menghubungkan kediaman dengan kediaman yang lain.


"Ibu!!,Jogu!!" teriak Lugian.


keterangan:Jogu\=adik Lugian.


Lalu,ibu dan adiknya mendengar teriakan Lugian lari menghampiri Lugian lalu sesampainya mereka berdiri didepan Lugian, seanak panah sedang menuju kehadapan Lugian namun dihadang oleh ibunya dan akhirnya ibunyalah yang terkena anak panah tersebut.


"IBU!!!!!" dengan serentak.


Lalu, teriakan Lugian dan Jogu membuat seluruh istana hampir mendengarnya dan Zeyju gin yang saat itu sedang fokus melawan musuh akhirnya kefokusannya hilang karena mendengar teriakan Lugian dan Jogu dan tiba-tiba.......


"Jlep!!!!" sebuah pedang menusuk dada Zeyju gin hingga nembus keorgan jantungnya dan Zeyju gin muntah dara.


"YANG MULIA RAJA!!!!!!" teriak para pengawal yang melihat Zeyju gin yang tertusuk lalu salah satu pengawal Zeyju gin menusuk balik musuh yang sudah menusuk Zeyju gin dan akhirnya musuh tersebut meninggal.


Lalu, para prajurit kerajaan Li langsung mundur karena rencana mereka sudah berjalan dengan lancar.


Lugian dan Jogu mendengar jeritan pengawal tersebut dan lari melihat keadaan ayahnya.


"AYAH!!!!!" teriak Lugian dan Jogu sambil berlari menuju ketempat ayahnya.


"AYAH JANGAN TINGGALKAN KAMI AYAH, KAMI SUDAH KEHILANGAN IBU, KAMI TIDAK MAU KEHILANGAN AYAH!!!!" teriak Lugian kepada ayahnya yang lagi sekarat dengan berlinang air mata.


Jogu hanya bisa menangis melihat keadaan ayahnya yang sekarat.


"Lu-Lugian,ka-kamu harus me-me-memimpin kerajaan ini........kamu juga har-us ku-at dan melindungi adik mu" ucap Zeyju gin kepada Lugian dengan suara terbata-bata karena keadaan sekaratnya.


"Baik ayah,aku akan memimpin kerajaan ini dan melindungi Jogu" jawab Lugian yang saat itu sedang menangis.


Author:/"ikutan nangis


"Jogu.....ka-mu ha-rus mempercayai kakak laki-laki kamu,ka-mu ju-juga harus ku-kuat kayak kakak laki-laki ka-mu" ucap ayahnya kepada Jogu yang keadaannya semakin sekarat.


"Ba-baik ayah hiks,aku akan hiks,menuruti kata-katamu hiks" seduh Jogu karena menangis.


Lalu tangan Zeyju gin hendak memegang pipi Lugian dan Lugian sempat ingin memegang erat tangan ayahnya namun.......nyawa ayahnya tidak selamat dan Lugian tidak sempat memegang erat tangan ayahnya.


Lugian dan Jogu melihat ayahnya tewas dan berteriak.

__ADS_1


"AYAAAHHHH!!!!!!" teriak Lugian dan Jogu.


"Ayaaahh!!!!! hiks hiks,bangun ayah!!!!!" teriak Lugian kepada ayahnya yang sudah meninggal sambil menggoyangkan badan ayahnya yang berharap ayahnya bangun namun itu tidak bakal terjadi.


Kesedihan dan tangisan memenuhi istana, duka yang dialami oleh istana, kebencian istana gin terhadap istana Li. Kebencian Lugian dan adiknya Jogu yang amat sangat mendalam terhadap kerajaan Li.


'Aku akan membalaskan dendam mu ayah ibu' ucap Lugian dan Jogu yang memiliki sepemikiran yang sama.


~NEXT~



*TIIITTT...... ZONA AUTHOR*


Author:"hims hims,heumsihm hmnghn hiumhihm"/*sambil nangis namun mulutnya masih ditutup.


Kamus bahasa:"hiks hiks, kasihan banget Lugian"


Xixi:"Kamu ngomong apaan sih author"


Author:"hmhm huemhm hmhyut hmk"


Kamus bahasa:buka dulu mulut aku


Xixi:"Apasih author, aku gak paham"/*bingung


Author:"hhhmmm"/*mutarin mata


/*beri kode nunjuk ke mulut


Xixi:"Oouuhh..... author mulutnya mau dibuka??"


Author:/*Angguk2


Xixi:/*lepasin selotip dimulut author


"Zraaattt!!!"


Author:"AAAGGGHHHHH!!!!"/*Kesakitan


"Kamu bisa buka pelan-pelan gak sih Xixi"


Xixi:"Hehehe maap:p"/*ngeledek


Author:"Kamu!!!"/*geram


Xixi:/*kabur, berlindung dibelakang Lugian.


Author:/*mengejar Xixi


Lugian:/*pelototi author


Author:/*ketakutan


'Dasar kamu xixi!!'/*dalam hati+geram


Xixi:/*meledek author


Author:/*kesal, kembali kemeja kerjanya


Xixi dan Lugian:/*saling senyum.

__ADS_1


__ADS_2