Cinta Sang Kaisar

Cinta Sang Kaisar
14. 12. Xixi yang dekat dengan Lugian


__ADS_3

Lugian pun membawa Xixi kesuatu tempat dan menjauh dari Guwo mu agar Xixi tidak dapat bertanya apapun kepada Pedana Mentri tersebut.


"Apa yang kamu lakukan??!! lepaskan aku!! " teriak Xixi sambil memberontak namun tetap tidak berguna.


"Sudahlah kamu ikut saja, aku akan memberikan hukuman kepada kucing kecil yang tersesat ini" ucap Lugian kepada Xixi sambil senyum jahat dan masih mengangkatnya dengan dibopong.


"Kemana kamu mau membawa ku??!!, lepaskan he!! dasar bastard!!" teriak Xixi kepada Lugian karena kekesalannya.


Lugian tidak merespon perkataan Xixi dan hanya tetap membopong Xixi.


Lugian membawa Xixi ke kamarnya dan menghempaskannya ke kasur miliknya itu dan menindih Xixi agar dia tidak bisa memberontak.


"A-a-a-apa yang kamu lakukan dasar cabul!!!" ucap Xixi yang gugup, panik dan mukanya sudah merah semerah tomat yang baru matang.


Gimana dia tidak gugup dan panik??, posisi yang sedang dialami Xixi sekarang ini cukup....... yaaaaah.... membuat otak kita traveling kemana-mana.


Author: He he he!, ngapain kalian?!, jangan macam-macam disini mungkin saja ada anak kecil! /*ikutan merona


"Menurut mu apa yang akan ku lakukan?? " ucap Lugian dengan senyuman iblisnya dan bermacam-macam ide gilanya didalam otak yang dia miliki.


Author: wah wah wah...... Lugian ku memang yang terthe best best best, lanjutkan bakat mu nak! /*memberi mengacungkan jempol.


Xixi: tadi siapa yah yang sudah melarang-melarang kami dan sekarang dianya malah mendukung /* bersuara kecil dan mencibir sambil melihat ke arah lain


Author: hei.... aku mendengarkannya /*memberi tatapan tajam


Setelah mendengar perkataan Lugian kepada Xixi, muka Xixi menjadi semakin merona dan dia mendorong Kaisar tersebut agar menjauh darinya.


"Menjauh kamu dari ku! " ucap Xixi kepada Lugian


"Apa kamu mencoba untuk memerintahkan ku?? " ucap Lugian kepada Xixi sambil memegang tangan yang berusaha untuk mendorong dirinya.


Xixi pun kaget dan merona kembali. Langsung dia menarik tangan yang dipegang oleh Kaisar tersebut dan beranjak dari kasur itu agar bisa kabur. Sayangnya usaha dia sia-sia dan malah ditarik kembali oleh Lugian ke kasurnya dengan posisi seperti semula.


"Sepertinya kucing tersesat ini tidak sabar untuk menunggu ku" ucap Lugian sambil tersenyum sinis.

__ADS_1


"Lepaskan aku dasar Kaisar hidung belang!!! " teriak Xixi sambil memberontak.


"Kamu tidak bisa melawan ku" ucap Lugian yang kemudian membuka baju Xixi hingga terlihat sebagian dadanya.


Tanpa disadari Xixi yang saat itu sudah diam-diam menangis karena perlakuan Kaisar tersebut. Lugian yang melihat hal itu merasa iba dan merasa kesal juga karena entah kenapa dia bisa se emosional ini.


"Pergilah kami dari sini" ucap Lugian sambil menjauh dari Xixi dan mempersilahkannya pergi.


Xixi yang saat itu mendapatkan kesempatan langsung kabur dari kamar sang kaisar tersebut dan berlari sepanjang jalan sambil menangis serta memperbaiki pakaiannya yang sudah berantakan.


Karena gugup, panik dan ketakutan Xixi terusan saja berlari tanpa tau dimana dia berada sekarang dan mulai tersesat di sebuah hutan bambu hijau yang rindang.


"Dimana aku?? " ucap Xixi sambil melihat sekelilingnya dan mengelap air mata yang jauh dipipinya.


/POV Lugian


"Ck! sialan!! " ucap Lugian yang kesal dan melempar sebuah bantal ke lantai.


"Kenapa aku bisa se emosional ini??!! " lanjut Lugian yang emosi kepada diri dia sendiri dan memegang kepalanya karena emosinya itu.


Lalu Lugian tiba-tiba tersadar dari lamunannya dan memukul tembok di sampingnya dengan keras dan hingga terdengar suaranya.


Pelayan yang ada didekat kamarnya yang baru saja datang itu pun kaget dan mengetuk pintu kamar Kaisar.


"Yang mulia Kaisar!, anda baik-baik saja??!! " ucap Pelayan tersebut dengan panik.


"Keluar kamu" ucap Lugian dengan nada dingin karena dia berusaha mengontrol emosinya.


Namun tiba-tiba selir pertama yaitu Cheng mo datang dan berkata kepada pelayan tersebut.


"Apa yang sedang terjadi?? " ucap Cheng mo kepada pelayan tersebut.


"Hormat kepada selir pertama, maaf atas ke lancang saya nyonya" ucap pelayan itu sambil membungkus hormat kepada Cheng mo.


"Aku tidak suka mengulangi perkataan ku" ucap Cheng mo dengan nada dingin

__ADS_1


"Maaf atas ketidak sopanan saya nyonya, saya izin menjawab" ucap pelayan tersebut dengan gugup.


"Saya tadi mendengar suara yang keras dari kamar yang Mulia Kaisar nyonya, saya takut ada sesuatu yang menimpa beliau" ucap pelayan tersebut yang masih membungkuk kepada Cheng mo.


Author:hadeeeeh.... diriku males banget kalau sudah berurusan dengan si cecenguk ini /*memotar bola mata dan mulai malas


"Apa katamu??!! " ucap Cheng mo yang panik dan langsung menerobos masuk kekamar Lugian.


"Kaisar Kaisar! anda tidak apa-apa??!! " ucap Cheng mo yang sudah berada disamping tempat tidur sang Kaisar dengan raut panik.


"Siapa yang menyuruhmu masuk?, kamu tidak pernah diajar tata krama kalau masuk ke kamar orang seenaknya tidak sopan?" ucap Lugian dengan nada dingin dan tatapan tajam.


"Maaf atas ke lancang saya yang mulia saya tidak bermaksud dan saya hanya mengkhawatirkan keselamatan anda" ucap Cheng mo yang memberi hormat kepada yang mulia.


"keluar kamu dari sini" ucap Lugian dengan suara dingin dan tajam itu.


"Tapi yang mulia" ucap Cheng mo yang sudah mengkhawatirkan yang mulia tersebut.


"KU BILANG KELUAR!! " bentak si Lugian kepada Cheng mo.


Karena Cheng mo tidak ingin mendapatkan masalah dia menurut dan pergi dari kamar sang kaisar tersebut.


"Aku yakin ini pasti perbuatan si ****** itu" ucap Cheng mo yang kesel kepada Xixi


"Haaaciuh!!, siapa yang sedang mengutuk ku?? " ucap Xixi yang tiba-tiba bersin sekali.


Cheng mo kemudian karena merasa kesal dia langsung mencari Xixi dan akan menghadapi Xixi secara langsung.


Setelah Cheng mo mencari Xixi yang berada entah dimana dan akhirnya dia menemukan Xixi berada di hutan bambu. Tanpa diragukan lagi Cheng mo langsung menghampiri Xixi dan....


~NEXT~



/*TIIIITTT!!!!ZONA AUTHOR*

__ADS_1


Author: halo para pembaca cinta sang kaisar. Terimakasih kepada kalian para pembaca yang sudah mau membaca cerita novel saya yang agak-agak gimana gitu yah, perlu diasah lagi sepertinya kemampuan saya. Saya mengucapkan Terimakasih sekali lagi kepada para pembaca cinta sang kaisar. Semoga kalian juga sehat-sehat disana. Sampai jumpa di next chapter. babaaaaay!!! /*lambai


__ADS_2