
Setelah selesai makan Silvia kembali ke dalam kelas.Sementara didalam kelas Lily sudah menunggu nya.
"Silvia,,,,, kamu kenapa kesini.apa kamu sudah baik baik saja sil?"tanya Lily kepada Silvia.
"Alhamdulillah,aku sudah baikan kok Li."jawab Silvia.
"Tadi tuh rencananya aku mau jemput kamu pas waktu istirahat,,,eh kamu nya udah ada disini"terang Lily.
Silvia hanya tersenyum mendengar penjelasan Lily.
"Tadi kenapa kamu bisa pingsan sil?tumben banget". tanya Lily dengan rasa penasaran.
"iya ,,tadi aku bangun kesiangan jadi gak keburu deh buat sarapan"
"oh...gitu ya,aku khawatir tau sil"
"eemmm"
Tak lama berselang pak beni masuk ke dalam kelas.Pelajaranpun segera di mulai.Ketua kelas memimpin semua siswa untuk berdoa terlebih dahulu.Setelah selesai pak Beni mulai menjelaskan materi pembelajaran.
"oke anak anak,,,,apa ada yang mau ditanyakan dari penjelasan bapak tadi" tanya pak beni kepada semua murid.
"Tidak pak"jawab mereka serentak.
"kalau begitu, kita ulangan dadakan ya" ucap pak beni yang membuat semua siswa terkejut.
__ADS_1
"apa pak,,, ulangan" kata salah satu siswa menanggapi ucapan pak beni.
"iya ,,, karena sudah tidak ada yang perlu ditanyakan berarti kalian kan sudah paham semua" lanjut pak beni menimpali.
"tapi kan pak,,,"sanggah salah satu siswa.
"enggak ada tapi tapian,,,Lily silahkan kamu maju kedepan dan bagikan kertas ulangan ini" perintah pak Beni kepada Lily yang sejak tadi hanya melongo saja .
"iya pak"
Lily bergegas maju kedepan dan segera membagikan semua kertas ulangan.
"jangan menyontek ya kalian,,hasil dari ulangan ini nantinya akan dijadikan penentuan siapa yang akan mewakili lomba olimpiade disekolah kita.Kerjakan semua dengan baik ya anak anak" kata pak beni menjelaskan.
"iya pak"Jawab para siswa serentak.
Semua siswa mengerjakan soal ulangan dengan tertib hingga bel istirahat pun berbunyi.
"Akhirnya istirahat juga"keluh Lily.
"Baik semuanya bawa ke sini semua jawaban kalian, besok akan bapak umumkan siapa yang akan mewakili sekolah kita dalam lomba olimpiade fisika" kata pak beni menjelaskan.
"iya pak"jawab anak anak serentak.
"Sil,,,aku yakin kamu pasti lolos" ucap Lily kepada Silvia.
__ADS_1
"hemmmm......aku gak yakin juga si Li" jawab Silvia dengan perasaan ragu.
"kenapa kamu malah ragu sil"tanya Lily.
"iya soalnya kan aku tadi habis pingsan,,jadi ya ngerjainnya sebisaku aja "jawab Silvia dengan polosnya.
"mmmm,,Ayo kita kekantin sil"ajak Lily.
"aku masih sedikit pusing,,,Li"tolak Silvia dengan halus.
"MMM,,,ya udah,,,aku sendiri saja,,kamu mau nitip apa sil? nanti aku belikan "tanya Lily.
"teh hangat saja Li"jawab Silvia dengan lemah.
"oke deh,,, aku pergi dulu ya sil"
Silvia hanya mengangguk.Kemudian ia menyandarkan kepalanya di atas meja.Energi Silvia begitu terkuras pagi ini.Setelah pingsan ia harus menjawab soal soal ulangan fisika,,, yang membuat fisik nya menjadi lemah.Zayyan yang mengajar di kelas sebelah melewati kelas Silvia yang pintunya terbuka.Manikmatanya menangkap sesosok gadis yang sedang terlelap dalam tidurnya.Zayyan memandangi Silvia yang terlihat sangat letih.Dia merasa kasihan dengan calon tunangannya itu.
"ada apa dengan ku"gumam zayyan pada dirinya sendiri.
Zayyan menepis perasaan yang muncul didalam hatinya.
"mana mungkin aku menyukai gadis galak seperti dia"Batin zayyan.
Tiba-tiba Silvia bangun dari tidurnya,,, yang membuat zayyan kelabakan dibuatnya.Zayyan langsung buru buru pergi menuju ke kantor nya.
__ADS_1
"Aneh"gumam Silvia yang melihat sikap zayyan.