
"Alhamdulillah"ucap Silvia dan juga zayyan secara bersamaan.
Manik mata keduanya pun bertemu.Sekilas mereka berdua saling pandang.Hingga akhirnya mereka tersipu malu.
"ayo ku antar kamu pulang"ucap zayyan memecah keheningan di antara mereka berdua.
Silvia mengangguk menerima ajakan zayyan.Mereka berdua pun pulang bersama.
"terima kasih ya pak,,, udah nganterin aku sampai depan rumah"
"iya sama sama, sudah menjadi tanggung jawab aku,, buat nganterin kamu sil"
'eh kok jadi aku kamu si,,'batin zayyan tanpa sadar.
"sampai jumpa sil,,aku pulang dulu ya,,,"
"iya pak",,,,,,,
Disepanjang perjalanan zayyan senyum senyum sendiri.
"kenapa hatiku jadi berbunga bunga seperti ini ya,,, apa aku sudah jatuh cinta,,"gumam zayyan pada dirinya sendiri.
Silvia yang sudah berada di kamarnya pun juga senyum senyum sendiri.Ia tak menyangka bisa ngedate sama gurunya.
"gila Lo sil,,,bener bener gila"gumam Silvia pada dirinya sendiri.
Keesokan paginya, Silvia berangkat sekolah seperti biasa.Ia berjalan kaki menuju ke sekolah nya.Zayyan yang melihat Silvia berjalan sendiri itupun menghampiri nya.
"mau bareng "
__ADS_1
"enggak usah pak,,, nanti pada curiga lagi kalau ada yang lihat kita berdua "
"beneran nih,,, enggak mau naik"
"enggak pak,,, bapak duluan saja "
"ya sudah bapak pergi duluan ya,,, hati hati kamu"
"iya pak,,"
Setelah zayyan pergi,,tiba tiba dari belakang Rio memanggil Silvia.
"Sil,,,"
"eh kamu Rio"
Rio menaiki kendaraan Motorsport nya, yang membuat ia terlihat keren dimata para wanita yang mengagumi nya.
"ayo"
Silvia naik di Motorsport nya.Sampai di parkiran, zayyan melihat nya dari kejauhan.Ia merasa cemburu melihat Silvia yang dibonceng oleh Rio.Padahal tadi dia tidak mau dibonceng oleh Zayyan.Mungkin karena zayyan hanya memakai sepeda, makanya Silvia tidak mau dibonceng.Pikirnya.
"awas saja nanti kamu sil"gumam zayyan pada dirinya sendiri.
Silvia berjalan menuju ke kelas nya bersama Rio.Banyak pasang mata yang memperhatikan langkah mereka.Hal itu wajar karena Rio adalah salah satu idola disekolah ini.
"beruntung sekali dia bisa dekat dengan Rio"celetuk salah satu siswa perempuan yang memperhatikan pergerakan mereka.
Silvia hanya tersenyum mendengar pembicaraan tersebut.Di depan pintu kelas, Lily telah menyambut nya.
__ADS_1
"selamat pagi Silvia,,Rio... tumben kalian bareng?"
Belum sempat mereka berdua menjawab Lily memberondong pertanyaan kepada mereka.
"kalian janjian ya,,, atau kalian pacaran?"ucap Lily asal.
"minggir kamu Li,,kami mau masuk "
"jawab dulu pertanyaan ku dong Li."
"awas ahk,," Rio yang tak sabar langsung menerobos masuk.
Dan di ikuti langkah Silvia dan Lily menuju bangku mereka masing masing.
"bener bener kamu ya sil,,, selalu main rahasia dengan aku"
"hehe,,"Silvia hanya tersenyum menanggapi celotehan sahabat nya itu.
Bel pun berbunyi, menandakan bahwa kelas akan segera dimulai.Para siswa segera menyiapkan buku pelajaran yang akan segera dipelajari nantinya.
Salah satu guru memasuki ruang kelas Silvia.Pelajaran matematika.Pelajaran tersulit menurut sebagian para siswa.Guru menerangkan mata pelajaran dengan sungguh-sungguh.Sementara sebagian siswa ada yang mengantuk ada juga yang sungguh sungguh mendengar kan,. Sampai jam mata pelajaran usai pun masih begitu.
"akhirnya,,, selesai juga pelajaran membosankan ini"celetuk salah satu siswa
"huuaaammm.... ngantuk banget aku sil"
"ah kamu Li.. kayak nya kamu selalu mengantuk deh kalau pelajaran dimulai"
"masak sil,,, enggak ahk"
__ADS_1