Cinta Silvia

Cinta Silvia
mengelak


__ADS_3

"kamu itu selalu mengelak pada kenyataan Li,,hmmm"


"ke kantin yuk sil"ajak Lily.


"ih kamu,, suka nya mengalihkan perhatian,,,haha"


"iya iya deh,,,dah ahk buruan "


"iya bentar bawel,,,yuk"


Silvia dan Lily berjalan menyusuri lorong sekolah untuk menuju ke kantin.Sampai di depan perpustakaan mereka berdua bertemu dengan zayyan.


"Eh,, kamu Silvia,,,, bapak ada perlu dengan kamu"ucap zayyan sambil menunjuk ke arah Silvia.


"sa,,, saya pak"tanya Silvia.Hatinya bertanya tanya,, ada apa kah gerangan gurunya itu memanggil nya.Ia merasa tidak ada kesalahan yang ia perbuat.


"iya kamu sil,,,ikut bapak sebentar "zayyan segera menarik tangan Silvia untuk menjauh dari Lily.


Lily sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya.Ia hanya diam dan terpaku.


"Tadi pagi kenapa kamu menolak ajakan ku sil"tanya zayyan pada Silvia.


"MMM,,,itu...maaf pak,,kan tidak enak kalau dilihat siswa siswa,,, masak guru boncengan dengan seorang murid"jawab Silvia dengan santainya.


"lha terus kenapa kamu malah boncengan sama Rio"


"ahk itu...kami kan teman sekelas gak enak dong kalau saya menolak ajakan Rio"


"ngeles aja kamu,,,,lain kali jangan pernah kamu mau kalau dibonceng orang lain selain aku.Kamu itu calon tunangan ku Silvia, ingat itu" tegas zayyan kepada Silvia.


Kemudian zayyan pergi meninggalkan Silvia.

__ADS_1


aneh banget sih tu orang,belum jadi apa apa udah posesif aja, gerutu Silvia.


Kemudian Silvia berjalan kearah Lily yang sejak tadi menunggu nya.


"lama amat si sil"


"maaf Li"


''Emang ada apa an sih pak zayyan sampai narik Lo kayak gitu"


"entahlah Li,,aku juga enggak tau"


"lah,,,, jangan jangan kalian berdua main dibelakang gue ya,,,hayoo"


"apa an sih kamu,,, enggak lah,,yuk ke kantin aja"


Silvia dan Lily segera berjalan menuju kantin sekolah.Mereka memesan beberapa makanan dan minuman disana.Setelah itu mereka kembali ke dalam kelas.


"masa sih ,,,, bukan nya besok ya Li,,, coba deh kamu lihat di jadwal "


"eh iya besok,,,hehe"


Tak selang berapa lama mata pelajaran jam kedua pun dimulai.Para siswa mulai sibuk dengan kegiatan belajar nya.Hanya terdengar suara seorang guru yang menerangkan, sementara siswa siswa menyimak keterangan dengan khusyuk dan tenang.Sampai jam pelajaran pun kini telah usai.Semua siswa bersiap untuk kembali ke rumah mereka masing masing.


Kepulangan Silvia disambut oleh sang papa.


"papa"


Silvia menjabat tangan ayah nya kemudian mencium punggung tangan nya.


"tumben sekali papa pulang cepat"

__ADS_1


"iya nak,,,ada yang ingin papa bicarakan dengan kamu"


"ada apa ya pa"


"tentang pertunangan kamu, Minggu besok dihotel milik keluarga zayyan.Kamu harus mempersiapkan diri kamu dengan baik ya nak,,,, jangan bikin malu papa"


"iya pa,,, Silvia akan melakukan hal yang terbaik buat papa"


Kemudian keduanya saling berpelukan.Papanya mengusap rambut Silvia dengan lembut.


"anak papa sekarang sudah besar"gumam papanya.


Silvia merasa terharu dengan ucapan papa nya,lalu memeluk nya erat.


Sementara di rumah zayyan.Zayyan sedang berdiskusi dengan ayah nya.


"ayah,,,, apa zayyan boleh menggunakan fasilitas dari ayah"


"boleh dong sayang,,kamu kan anak ayah satu satunya"


"tapi kan zayyan dulu sempat menolak pemberian ayah"


Ayah zayyan pun tersenyum.


"Nak .... semua yang ayah miliki ini adalah milik kamu, kapan pun kamu mau menerima dan menggunakan nya silahkan saja,,,, ayah tidak akan melarang "


"beneran yah "


"iya sayang "


"Terima kasih ya yah,,"

__ADS_1


Zayyan pun kembali ke kamar nya dengan riang.


__ADS_2