Cinta Silvia

Cinta Silvia
Dinner


__ADS_3

Malam harinya Silvia memakai gaun warna cokelat susu yang di padu dengan makeup tipis khas anak remaja, membuat nya terlihat cantik dan anggun.


Disisi lain zayyan mengenakan kemeja di padu padankan dengan jas hitam yang membuat ia semakin gagah dan tampan.


Aura yang terpancar dari keduanya begitu memukau .


"Ayo sil kita berangkat ''ayo pa.


Mobil Silvia melaju menyusuri jalanan kota.Sekitar tiga puluh menit kemudian mereka sampai di lokasi tujuan.Pertemuan mereka diadakan disebuah restoran mewah yang berada di hotel bintang lima.Saat Silvia tiba, zayyan dan papa nya sudah berada di kursi mereka.Dari kejauhan Silvia menatap lurus kearah gurunya itu.


'Itu kan pak zayyan 'batin Silvia.


Silvia terus melangkah kan kakinya mengikuti papanya.


"Yang mana temen papa,pa"tanya Silvia.


"Yang itu lho sayang" jawab papa Silvia sambil mengarahkan pandangan ke meja papa zayyan.


Sampai di lokasi papa Silvia menyapa sahabat nya itu.


"Halo brother,,apa kabar?"Sapa ayah Silvia sambil mengulurkan tangannya.

__ADS_1


"Hallo sahabatku, Alhamdulillah baik... mari silahkan duduk"jawab ayah zayyan dengan menjabat tangan sahabat nya itu.


Silvia dan ayahnya duduk berhadapan dengan ayah zayyan.


"Perkenalkan ini anak saya, Muhammad zayyan Al Fath "ucap ayah zayyan dengan semangat.


"Hallo om..."sapa zayyan kepada ayah Silvia.


"Ini anak om ,, Silvia namanya"lanjut ayah Silvia.


"Iya om,, kebetulan kami sudah kenal om... saya guru magang disekolah nya Silvia" tambah zayyan.


"Oo...jadi kalian sudah saling mengenal satu sama lain?"tanya ayah zayyan.


"Wah bagus dong kalau begitu,,"sambung ayah zayyan.


"Bagus? maksud nya om?"tanya Silvia pada ayah zayyan


"Begini Silvia zayyan,,,kami berdua sudah sepakat akan menjodohkan kalian berdua ,kami sudah berjanji sejak kalian masih kecil " ucap ayah Silvia menjelaskan.


"Dan sekarang kalian sudah dewasa,,ini saat nya"lanjut ayah zayyan.

__ADS_1


"Apaa??" ucap zayyan dan Silvia secara bersamaan.


Mereka kaget dengan apa yang diutarakan oleh ayah mereka berdua.


"Tapi ....pa...om... Silvia kan masih bersekolah,," kata Silvia.


"Iya ,,, papa dan om tau kalau kamu masih bersekolah makanya kami memutuskan agar kalian tunangan dulu... nanti kalau Silvia udah lulus baru kalian menikah ". ucap ayah Silvia menjelaskan.


Mereka berpikir apa yang harus mereka lakukan dengan keadaan yang seperti ini.Zayyan dan Silvia adalah anak yang penurut.Mereka tak mau menyakiti kedua orang tuanya.Disisi lain Silvia ingat akan sahabat nya Lily yang sangat mengidolakan zayyan.Bagaimana ia bisa merebut orang yang disayangi sahabat nya sendiri.


"Pa ,,, tolong berikan waktu untuk kami berdua berpikir terlebih dahulu ya",, ucap Silvia pada papanya.


"Iya,papa tunggu jawaban kamu secepatnya ya sayang"


"iya papa"


Mereka berempat pun melanjutkan makan malam mereka.Hidangan direstoran tersebut sangat menggugah selera, sehingga membuat orang yang menikmati nya di buat ketagihan.Silvia menghabiskan seluruh makanan yang ada di piringnya.Zayyan hanya bisa melongo dan tersenyum melihat Silvia yang melahap habis seluruh makanan nya.


'Bener bener tuh anak gak ada malunya sama sekali,, semua makanan dilahap habis oleh nya"batin zayyan.


Setelah semua selesai mereka pun kembali kerumah mereka masing masing.Tentunya dengan pikiran yang masih berkecamuk antara zayyan dan Silvia.

__ADS_1


'Kenapa harus anak ingusan itu sih yang papa jodoh in 'gumam zayyan dikamar nya .


Zayyan dan Silvia masih tidak terima dengan keputusan kedua orang tua mereka.


__ADS_2