Cinta Silvia

Cinta Silvia
ngedate


__ADS_3

Setiba diruang kantor nya zayyan masih memikirkan tingkah nya tadi.


kenapa aku jadi mikirin dia gini si,, pasti dia akan kege_eran.heemmm.pikir zayyan dalam hati.


Tiba-tiba telfon zayyan berdering....


papa ....


tertera nama ayah zayyan di dalam ponselnya.Zayyan segera mengangkat telepon dari ayahnya tersebut.


"assalamualaikum pa"


"waalaikumsalam salam..."


"ada apa papa telepon zayyan siang siang begini"


"begini zayyan,,, nanti setelah pulang sekolah kamu ajak Silvia ke toko perhiasan ya,,,dua hari lagi pertunangan kalian akan dilaksanakan."


"apa,,,,tapi pa,,,"


"nggak ada tapi tapian,,,"


Tut,,Tut,,,,


sambungan telepon pun terputus.Zayyan hanya bisa mengelus dada melihat sikap ayahnya.Selepas pulang sekolah zayyan menunggu Silvia diluar pintu gerbang.Saat Silvia keluar zayyan langsung menarik tangan Silvia menjauh dari sekolah itu.


"lepas...lepaskan aku,,,, siapa kamu,,, beraninya......"mulut Silvia terbungkam .


"Sssstttttt,,,"


"kamu,,"


Memang kalau diluar sekolah, Silvia tidak bisa bersikap formal terhadap zayyan.Apalagi sekarang zayyan merupakan calon tunangannya.


"papa menyuruhku untuk mengajak kamu ke toko perhiasan,,,"


"tapi...aku masih memakai seragam"

__ADS_1


"nanti ke toko baju dulu,,kamu ganti baju disana"


"hemmmm......."


Meskipun sedikit malas Silvia menuruti keinginan zayyan.Mereka berdua pergi ke toko perhiasan terbaik di salah satu mall . Silvia dan Zayyan memilih sebuah cincin yang sederhana untuk pertunangan mereka.


"bagaimana menurut kamu sil,"tanya zayyan sambil menunjuk kan salah satu cincin yang ada di toko.


"bagus,,,ini terlihat sederhana tapi elegan dan cantik"jawab Silvia dengan tersenyum.


"kamu suka,,"


Silvia hanya mengangguk menjawab pertanyaan zayyan tersebut.


"ya sudah, kita pesan yang ini saja ya"ucap zayyan.


"Mbak,, tolong Bungkus yang ini saja ya "


"baik tuan "jawab pelayan toko tersebut.


"pak zayyan,,, kita makan dulu yuk"ajak Silvia.


"kamu laper"


Silvia mengangguk.


"ya sudah,,kamu pilih tempat makan mana yang kamu suka "


Silvia kemudian memilih restoran yang ia suka.


"Sini pak"


"jangan panggil pak dong,dikira aku pedofil lagi "


"lah terus apa dong"


"kak, atau Abang gitu"

__ADS_1


"baiklah kak,,,ayo makan disitu,,, sepertinya enak tu"


Silvia dan Zayyan menuju ke restoran yang dipilih oleh Silvia.Seorang pelayan menyambut mereka dengan ramah.


"silahkan tuan dan nyonya ini menu di restoran kami"kata pelayan tersebut.


''kamu mau pesan apa sil"


"ini aja pak,,,,, oops maksud aku kak"


"kerang abalon??"


"iya,,,,,,ya udah samain aja ini mbak"


"siap tuan,,, tunggu sebentar ya"


pelayan itu pun pergi dari meja mereka.Tak lama kemudian, pelayan itu kembali dengan membawa pesanan zayyan dan Silvia.


"heemmmm ,,,baunya harum"ucap Silvia.


zayyan hanya tersenyum. Silvia langsung melahap makanan yang ada di depan nya tanpa rasa malu . Sementara zayyan memperhatikan gadis itu.


'sebenarnya kamu itu cantik sil,, cuma menyebalkan dan juga ngeselin 'batin zayyan.


Silvia yang melihat zayyan hanya menatap nya pun segera menyadarkan zayyan.


"woi,,, makanan itu jangan hanya dilihatin tapi di makan"sentak Silvia kepada zayyan yang membuat nya kaget.


"eeehh,,,,iya iya,, bawel banget sih kamu"


"emang dari dulu kali,,,"


"baiklah,,,,, habis kan makanan kamu,,, saya antar kamu pulang"


"hmmm,,"


Mereka berdua kembali menikmati makanan yang tersaji sampai mereka benar benar merasa kenyang.

__ADS_1


__ADS_2