
++*** D I R U M A H D E DI ***++
P a g i i t u J a m s u d a h menunjukkan pukul 09.00. Sepertinya Dedi merasa kurang enak badan jadi dia memutuskan untuk tidak pergi ke sekolah, dia hanya berbaring lemas di tempat tidurnya.
Bibi mengantar makanan ke kamarnya karena sedari tadi Dedi tidak keluar. Dedi pun makan di kamar nya.
Sementara ibunya sedang sibuk sendiri di kamar. Bibi kembali ke dapur untuk beres-beres.
--T i n g...... N i n g--
Bel berbunyi. Segera Bibi membuka pintu...
T a r a a a a a a a a a a a.........
Ternyata ayah Dedi pulang dari luar negeri, sudah bertahun-tahun Pak Hendra tidak pernah pulang lagi kerumah. Bibi berteriak ''Bapak Pulang'' dengan keras.
__ADS_1
Sontak Dedi kaget mendengar teriakan Bibi, dua segera bergegas turun untuk memastikan apakah benar ayahnya pulang atau tidak. Ternyata ayahnya benar-benar sudah pulang, Dedi pun memeluk ayahnya dengan erat. Sementara ibunya berdiri jauh dari mereka sambil menangis dan berjalan menghampiri suaminya.
"Ayah kenapa tidak pulang dan tidak ada kabar?? kami rindu dengan ayah, kenapa ayah tidak pernah lagi memberi kami kabar tentang ayah, kemana saja ayah selama ini, apakah ayah mau melupakan kami?? Ucap Dedi dengan cepat sambil menangis terharu.
"Tidak, papa tidak bermaksud begitu, tapi Pasport dan barang-barang papa yang lainnya hilang, butuh waktu yang lama untuk menemukannya. Setelah selesai mengurus data-data papa, papa segera pulang kesini, papa tidak akan pergi lagi. Papa akan mencari pekerjaan disini saja." Jawab ayah Dedi.
Ibunya pun memeluk Ayah Dedi dan Dedi. Tak disangka ayahnya yang hampir terlupakan kini sudah kembali lagi dengan keadaan sehat.
Perasaan Dedi saat itu tak bisa lagi diungkapkan melalui kata-kata, dia tak pernah merasa sebahagia ini sebelumnya.
tring......
"Sayang, kok kamu gak sekolah hari ini??, kamu sakit ya ??? aku jengukin ya.
"Gak usah Gin, aku gak papa kok. Lagi malas aja."
__ADS_1
Balas Dedi .
"Pokoknya aku ke rumah! soalnya aku kangen banget sam kamu." Balas Gina.
Sesampainya di rumah Dedi, mereka berdua duduk di sofa dan bibi membuatkan teh untuk mereka berdua.
Gina begitu perhatian dengan Dedi, dia membawa buah dan mengupas nya buat Dedi.
Akan tetapi Dedi tidak merasa bahagia dengan Gina. Dia tidak tau kenapa, padahal Gina adalah wanita yang Dedi incar selama ini. Tapi setelah dia mendapatkannya dia tidak merasa bahagia.
Ibunya pun datang menyapa Gina dan berterimakasih kasih karena telah menjenguk anaknya. Gina merasa sangat bahagia karena bisa bertemu dengan ibu Dedi langsung.
Sampai-sampai dia begitu bertingkah over di depan Ibu Dedi. Sepertinya Ibu Dedi tidak suka dengan Gina, karena dapat digambarkan dari ekspresi wajahnya.
H a r i s u d a h m e n j e l a n g malam, Gina pamit pulang karena takut terlalu malam pulang. Dedi juga pegi ke kamar untuk tidur.
__ADS_1
Sementara Ibunya akan bersiap-siap pergi bersama ayah Dedi untuk makan di luar. Mereka sudah cukup lama tidak merasakan moment-moment seperti ini.
K e e s o k a n h a r i n y a ......