
"Mama kok gitu, itu lihat ma foto-foto pernikahan mama papa sebulan lalu. Kok mama jadi linglung gini."
"Tapi kenapa mama tidak ingat apa-apa"
"Sudah deh ma ayok kita pergi ke Mall, mama sudah janji hari ini"
Andin masih saja bingung dengan semuanya, tapi karena dia melihat semua foto-foto pernikahan di dinding rumah dia tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Dia hanya menjalani semuanya seperti apa yang akan dilakukan Neina.
M A L A M N Y A........
Ayah Neina pergi lagi Ke rumah Kakek Gumara. Namun kepergiannya kali ini diikuti Oleh Satpam, Neina dan Ibunya.
Saat berbicara dengan kakek Gumara, mereka menguping pembicaraan dari samping rumah.
__ADS_1
"Terimakasih kek atas bantuan kakek selama ini, dengan Ally yang kakek berikan anak saya dan Dedi bisa bahagia waktu itu, jadi mereka bisa saling mencintai, meskipun sekarang Ally nya tidak diberikan lagi. Karena anak saya sudah Move on dari anak itu.
Kakek juga sudah membantu saya dengan memberikan AllY kepada calon Istri saya sehingga dia mau menikah dengan saya, tapi sekarang saya tidak membutuhkan nya lagi kek saya ingin hidup tenang tanpa hal-hal yang seperti itu. Sekali lagi Terimakasih atas bantuan kakek selama ini. Saya pulang dulu! " Ucap ayah Neina.
Segera Satpam Neina dan Ibunya meninggalkan tempat itu, dan sekarang Neina dan ibunya sudah mengetahui semuanya.
Sesampainya di rumah Neina dan Ibunya audah menunggu.
"Bagaimana kami mau tidur, ternyata kita menikah karena kau tidak menyadarkanku, bagaimana kita bahagia di atas ketidaksadaran?" Tanya balik Ibu Neina
"Aku sudah tau ayah, kenapa Dedi tiba-tiba cinta dan tiba-tiba marah kepadaku ternyata ayahalah penyebab semua ini. Kenapa ayah tega melakukannya. Aku ingin dicintai dengan tulus ayah bukan karena guna-guna. Aku benci ayah" Ucap Neina.
"Maafkan ayah, tapi ayah tidak akan mengulanginya lagi, maafkan ayah, ayah menyesal. Ayah hanya ingin kita menjadi keluarga yang utuh dan bahagia. Jangan membenci ayah ." Jawab Ayahnya sambil menangis.
__ADS_1
"Ayah ini sudah sangat keterlaluan pokoknya ayah harua minta maaf kepada Dedi." Ucap Neina.
"Maafin aku Andine, tapi aku sangat mencintaimu dengan setulus hatiku, tapi kalau kamu memang sudah sangat membenciku aku minta maaf kalau kamu juga ingin bercerai, aku akan mengurusnya. Maaf telah membuat hidupmu berantakan."
"Kamu tidak perlu berkata seperti itu lagi. Sekarang aku sudah menjadi istrimu bagaimanapun peenikahan itu sakral. Jadi aku tidak minta kita untuk bercerai."
*+ D i r u m a h D e d i +*
Ayah Neina mengajak Dedi dan Neina untuk pergi ke sebuah taman dekat rumah. Ayah Neina pun menceritakan semuanya, bahwa ayah Neina telah memberikan Ally kepada Dedi sehingga dia tidak sadarkan diri mencintai putrinya. Ayah Dedi minta maaf karena waktu itu telah membuat Dedi mencintai putrinya dengan paksa dia sungguh menyesal dengan perbuatannya itu. Tapi sekarang Dedi sudah sadar karena sudah tidak pernah lagi diberikan Ally itu. Karena Hidup yang tak nyata itu tidaklah kebahagiaan sesungguhnya.
**M a u t a u k e l a n j u t an A k h i r n y a,,
s e g e r a l i k e k o m e n t G u y s **!!!
__ADS_1